
~Happy Reading~
.
.
.
Saat sampai di kamar Ai segera mengganti bajunya dan kemudian berjalan menuju kasur untuk tidur siang sebentar. Perlahan Ai mulai menutup matanya dan tertidur nyenyak, hingga memaasuki waktu ashar Ai baru terbangun dari tidur nyenyaknya. Ai membuka matanya perlahan dan duduk sebentar untuk mengumpulkan nyawanya yang masih berada di alam mimpi. Setelah sadar dan bangun sepenuhnya Ai mulai beranjak turun dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat ashar. Setelah selesai melaksanakan sholat Ai mengambil dan memakai jilbabnya, lalu turun ke bawah untuk membantu bunda di dapur.
~
Sesampainya di dapur Ai tidak menemukan bunda di sana, lalu Ai mencari bunda ke arah belakang rumahnya dimana terdapat taman kecil di sana. Terlihat di sana bunda sedang menyirami tanaman koleksinya. Ai pun menyapa bunda. "Bunda ada di sini ternyata" ucap Ai menginterupsi bunda yang sedang asik menyiram tanamannya.
"Loh kamu nak, sudah bangun" tanya bunda saat menoleh setelah mendengar perkataan Ai.
"Iya bun, Ai kira tadi bunda di dapur lagi masak" kata Ai menjelaskan pada bunda.
"Belum, bunda belum masak nanti setelah selesai siram tanaman ini baru bunda akan masak" ungkap bunda menjelaskan alasannya pada Ai.
"Oh ya udah Ai tungguin bunda di sini" putus Ai sambil mendekat ke arah kursi yang ada di sana dan duduk menunggu bunda.
"Iya sebentar lagi selesai" jawab bunda lembut.
Skip
Setelah selesai dengan urusan tanamannya bundapun mematikan kran air dan berjalan mendekat ke tempat Ai duduk dan mengajak Ai untuk masuk ke dalam menuju dapur. "Ayo kita masuk dan mulai masak" kata bunda mengajak Ai.
"Iya bun" jawab Ai singkat.
Saat sampai di dapur Ai bertanya mengenai apa yang akan mereka masak pada bunda. "Kita mau masak apa bun untuk makan malam" tanya Ai mendekat pada bunda.
"Mm gimana kalau sayur bening, sambel terasi, goreng tempe tahu dan ayam goreng aja" tanya bunda meminta pendapat pada Ai.
__ADS_1
"Boleh juga bun. Ya sudah biar Ai yang mengurus sayur dan juga tahu tempenya dan bunda bagian bikin sambel sama ayam gorengnya" kata Ai mulai membagi tugas dengan bunda.
"Iya nak" jawan bunda menyetujui apa yang Ai katakan.
Ai dan bunda mulai bergegas mengerjakan tugasnya masing-masing dari memotong bahan-bahan, hingga memasak semuanya. Tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat dan menunjukkan pukul 5 sore bertepatan dengan ayah yang baru pulang.
"Assalamualaikum bidadari-bidadarinya ayah" ucap ayah menyapa bunda dan Ai yang sedang asik memasak.
"Waalaikumsalam yah" jawab bunda dan Ai berbarengan.
"Loh tumben ayah cepet pulangnya" tanya Ai pada ayah.
"Iya karena pekerjaan hari ini selesai lebih cepat" jawab ayah pada perntanyaan Ai.
"Ai tolong kamu lanjutin dan pindahin masakan yang sudah matang ke piring ya, bunda mau mengurus ayahmu dulu" pinta bunda pada Ai sembari mencuci tangannya.
"Iya bun tenang aja" jawab Ai sambil tersenyum ke arah bunda.
Bunda beranjak dari dapur dan berjalan mendekati ayah, lalu mereka berduapun berjalan menuju ke arah kamar. Setelah semua masakan selesai dipindahkan ke wadahnya Ai segera menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya.
Waktu magrib pun tiba Ai dan keluarganya menjalani sholat magrib terlebih dulu sebelum nanti mereka menyantap makan malam bersama. Selesai sholat Ai berjalan turun ke bawah menuju meja makan dimana semua anggota keluarganya sudah duduk manis di meja makan.
"Malam semuanya" sapa Ai pada seluruh keluarganya yang berada di meja makan.
"Malam juga nak/sayang" jawab bunda dan ayah bersamaan.
"Malam juga kak" jawab kedua adik Ai.
"Ayo semuanya mari makan" ajak ayah pada semuanya.
Skip makan malam
Selesai makan malam Ai dan bunda membersihkan meja makan dan juga mencuci piring kotor. Setelah semuanya selesai dan bersih Ai berpamitan untuk kembali ke kamar.
__ADS_1
"Bun Ai ke kamar ya" ucap Ai pada bunda meminta izin
"Iya nak, nanti jangan lupa setelah untuk turun ke bawah" ucap bunda mengingatkan Ai.
"Iya bun" jawab Ai. Sudah menjaadi kebiasaan di keluarga mereka bahwa setiap sehabis isya mereka akan berkumpul dan berbincang sejenak di ruang tamu bersama.
~
Setelah selesai Ai pun berjalan keluar kamar dan turun menuju ruang tamu untuk berkumpul bersama keluarganya yang lain. Di tengah perjalanan menuju ruang tamu handphone Ai berbunyi menandakan adanya pesan masuk. Ai segera mengambil dan memeriksa handphonenya, ternyata itu adalah pesan dari Haris yang berkata akan menghubungi Ai 15 menit lagi.
Isi pesan dari Haris "(Assalamualaikum Ai, apa kabar? Aku sedang dalam perjalanan pulang dan saat sampai di rumah aku akan menghubungimu sekitar 15 menit lagi)"
"(Waalaikumsalam Alhamdulillah aku baik, bagaimana denganmu? Baiklah aku akan memberitahukan pada ayah)" balas Ai pada pesan Haris.
Begitu sampai di ruang tamu Ai mendudukkan dirinya di sebelah adiknya, lalu ia memanggil ayah untuk menyampaikan pesan dari Haris tadi.
" Yah, tadi Haris memberitahu Ai kalau dia akan menelepon dan berbicara dengan ayah 15 menit lagi" ucap Ai menyampaikan pesan tersebut pada ayah.
"Oh iya nak" jawab ayah singkat sambil mengangguk ke arah Ai.
15 menit kemudian handphone Ai kembali berbunyi dan saat dilihat ternyata itu adalah panggilan masuk dari Haris.
Drrttt... Ai segera mengangakat panggilan tersebut
"Halo Assalamualaikum" ucap Ai pada orang disebrang telpon tersebut.
"Waalaikumsalam Ai, apa kabar?" tanya Haris pada Ai.
"Alhamdulillah baik, bagaimana kabarmu Haris?" tanya Ai.
"Alhamdulillah aku juga baik Ai" jawab Haris pada pertanyaan Ai. " Apa ayahmu ada Ai, aku ingin berbicara dengannya sekarang?" tanya Haris lagi.
"Ada, tunggu sebentar" jawab Ai pada Haris sembari berjalan ke arah ayah dan menyerahkan handphonenya pada Ayah.
__ADS_1
"Halo Assalamualaikum Haris" ucap ayah menyapa Haris.
...----------------...