
~Happy Reading~
.
.
.
Sesampainya di depan kamar kedua adiknya Ai pun mengajak mereka agar segera turun ke bawah untuk sarapa, karena ayah dan bunda sudah menunggu mereka di meja makan. Mereka melihat ayah dan bunda sudah duduk di meja makan menunggu anak-anak. Ai dan kedua adiknya pun menyapa ayah dan bunda begitu mereka sudah sampai di meja makan.
"Selamat pagi ayah bunda" sapa mereka bertiga bersamaan sembari duduk di tempatnya masing-masing.
"Pagi juga nak/sayang" jawab ayah dan bunda bersamaan menyapa ketiga anaknya.
"Ayo kita sarapan sekarang" interuksi ayah mengajak semuanya untuk mulai menyantap sarapan mereka.
Skip~
Setelah menyelesaikan sarapan ayah dan juga kedua adik Ai bersiap untuk berangkat kerja dan sekolah. Ai mencium tangan ayah yang akan berangkat kerja setelahnya Ai beralih untuk membereskan meja makan. Sedangkan bunda mengantarkan ayah sampai pintu depan diikuti juga oleh kedua anak lelakinya yang akan pergi sekolah. Ayah dan kedua adik Ai berpamitan pada bunda, lalu mereka segera berangkat. Setelahnya bunda masuk ke dalam menuju dapur untuk membantu Ai membersihkan meja makan.
"Loh, sudah selesai ternyata" ucap bunda saat melihat meja makan dan semua piring kotor sudah bersih dikerjakan Ai.
"Hehe iya bun" jawab Ai sambil tersenyum ke arah bunda.
"Kamu gak ke kampus hari ini nak?" tanya bunda pada Ai yang sedang mengelap tangannya yang basah.
"Enggak bun, hari ini Ai di rumah aja" jawab Ai lagi.
__ADS_1
"Ya sudah, kalau kamu gak ke kampus. Kamu bisa bantu bunda bikin kue hari ini?" tanya bunda lagi pada Ai.
"Bunda ada pesanan kue?" tanya Ai sambil berjalan mendekati bunda.
"Iya bunda ada pesanan kue dari bu RT" jawab bunda sambil berjalan mengambil mangkok dan mulai menyiapkan bahan untuk membuat kue.
"Oh ya sudah ayo, Ai bantu bun" kata Ai sambil berjalan mendekati bunda yang sedang menyiapkan bahan-bahan untuk bikin kue pesanan bu RT.
"Kita mau bikin kue apa bun" tanya Ai lagi pada bunda.
"Bikin kue lumpur dan risoles nak" kata bunda menjawab pertanyaan Ai.
"Oh oke bun, kalau gitu biar Ai aja yang bikin risolesnya bunda bikin kue lumpurnya biar cepat siap" putus Ai dengan senyum manis di bibirnya.
"Ya sudah kalau kamu maunya begitu" pasrah bunda mengikuti kemauan anaknya.
Ai mulai mengupas dan memotong bahan-bahan yang di perlukan untuk isian risolesnya, seperti kentang, wortel, daun bawang dan bahan lainnya. Setelah selesai dikupas Ai mencuci semuanya sebelum ia mulai memasak isian risoles tersebut. Selesai dengan isian risoles Ai pun lanjut membuat adonan untuk kulit risolesnya.
Setelah semua kue yang Ai dan bunda buat sudah selesai dan matang serta sudah disimpan kedalam wadah, Ai berpamitan pada bunda untuk kembali ke kamarnya untuk istirahat sejenak. Sesampainya di kamar Ai mengambil handphonenya dan berjalan menuju kasur, kemudian merebahkan tubuhnya yang lelah sehabis berkutat di dapur tadi. Ai pun berkirim pesan dengan sahabatnya Reina.
Percakapan Ai dan Reina di handphone
"(Assalamualaikum Ai, kamu lagi ngapain aku bosen nih di rumah aja)" isi pesan Reina.
"(Waalailaikumsalam Rein aku juga bosen nih gak tau mau ngapain. Mau ngerjain skripsi tapi lagi gak mood hehe)" balas Ai pada pesan yang dikirim Reina sambil terkekeh.
"(Gimana kalau kita ke taman aja sekalian cari udara segar?)" tulis Reina lagi.
__ADS_1
"(Boleh juga tuh, tapi kamu jemput aku ke rumah ya)" pinta Ai pada Reina.
"(Huh dasar manja...ya udah kamu siap-siap sana gak pakai lama!)" balas Reina dengan sedikit kesal, namun tetap mengiyakan permintaan Ai.
"(Iya iya Reina bawel)" balas Ai lagi.
Ai pun segera mengganti bajunya dan bersiap-siap agar Reina tidak lama menunggu nantinya. Setelah selesai bersiap Ai turun ke bawah untuk menemui bunda dan meminta izin kalau dia akan pergi ke taman bersama Reina. Sesampainya di bawah Ai menghampiri bunda yang sedang duduk di depan televisi.
"Bun, Ai izin pergi ke taman sebentar ya sama Reina" izin Ai pada bunda.
"Iya, tapi jangan lama pulangnya" kata bunda memberi izin pada Ai.
"Enggak kok bun, paling lambat jam 2 Ai sudah pulang" jawab Ai lagi sambil menjelaskan pada bunda.
"Ya sudah hati-hati di jalan. Ini kamu dijemput sama Reina?" tanya bunda lagi.
"Iya bun, ini Ai lagi nunggu Reina datang" Ai menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan bunda.
~
Tak lama Reina sampai di rumah Ai dan mereka berdua berpamitan pada bunda untuk segera pergi.
"Assalamualaikum bun Reina izin ngajak Ai ke taman ya bun" izin Reina pada bunda Ai.
"Iya nak, kalian hati-hati perginya ingat jangan telat pulangnya" jawab bunda sembari mengingatkan kedua gadis itu.
"Iya bun, ya sudah kami pergi sekarang ya bun" ucap Ai pada bunda.
__ADS_1
"Assalamualaikum bun" ucap mereka berdua dan mencium tangan bunda bergantian.
...----------------...