
Karena malam semakin dingin,Jenna dan jiho kemudian masuk tidur dan bergabung dengan anak-anaknya, mereka tidur sambil pelukan.
Ke'esokan harinya mereka yang sudah sejak tadi bangun, meminum minuman hangat bersama di pagi hari,sambil mendengarka Yumna bernyanyi.
Setelah itu mereka bersiap untuk pulang.
Jiho bertemu dengan kepala desa di jalan dan menyarankan kepadanya untuk nantinya mengelola klinik di desa ini,karena jiho belum mendapatkan pekerjaan baru lagi,walau ada banyak yang menawarinya,jiho berkata dia masih menikmati masa-masa istirahatnya bersama keluarganya.Dalam hati Jenna,ingin jiho bekerja di rumah sakit besar yang ada di daerahnya di Indonesia, karena bulan depan dia akan kembali ke Indonesia untuk puasa disana,Jenna ingin jiho menetap bersamanya di Indonesia,sebab Jenna selalu di liputi rasa khawatir jika berjauhan lama-lama dengan ayahnya yang fisiknya sudah lemah,dan tak sanggup LDR lagi dengan jiho.Namun satu sisi Jenna sebagai istri hanya bisa ikut maunya suami bagaimana,tak ingin membebaninya hanya berharap suatu hari nanti jiho ingin menetap lama di Indonesia.
__ADS_1
Kemudian di pagi hari Jenna, berangkat ke pasar,ini pertama kalinya Jenna ke pasar tradisional Korea dia di temani istri dari paman Choi,Jenna ingin membeli bahan makanan untuk membuat bakso, karena anak-anaknya suka sekali dengan bakso buatanya, istri dari paman Choi juga berkata ke Jenna,jiho sangat beruntung memiliki istri yang pandai memasak masakan Indonesia dan Korea seperti kamu,disini juga ada jajanan khas Korea apakah kamu mau ke kios jajanan disini,Jenna menjawab baiklah imo(panggilan Jenna ke istri paman Choi.
Saat berjalan ke kios tersebut,Ada seorang
Ajjuhssi pingsan di dekat kios, ajjuhssi itu mengalami serangan jantung dadakan,sontak Jenna langsung sigap menolongnya dengan memberi pertolongan pertama dan melakukan CPR ke ajjuhssi tersebut lalu menusukkan jarum ke ibu jari kaki ajjuhssi itu,berusaha membuat aliran darah ajjuhssi itu lancar,setelah memeriksa nadinya.Sambil menyuruh bibinya menelpon nomor kontak darurat agar ambulance cepat datang.
Tak lama ajjuhssi itu sadar dari pingsannya,dia tertolong berkat kesigapan Jenna,lalu bantuan tenaga medis juga sudah datang dan ajjuhssi itu di berikan bantuan alat oksigen dan selanjutnya di bawa ke rumah sakit.
Dalam perjalanan pulang, Jenna sambil bercerita ke imo,bahwa dia dulunya seorang perawat,namun karena dia memiliki trauma setelah ibunya meninggal,Jenna berhenti menjadi perawat,dia mengalami trauma setelah ibunya selesai di operasi dan kemudian dia meninggal di ICU.dia begitu menyesal tak berada di samping ibunya saat di operasi dan lalai menjadi ahli medis, karena kelalaian seorang perawat magang,di depan kedua matanya sendiri ibunya harus menderita.walau dia sudah berusaha memprotes namun keluarganya yang lain tidak peduli dengan tanggapanya, karena ibunya sudah lama sakit dan Jenna harus ikhlas bahwa itu bukan kesalahan medis.Saat itulah Jenna trauma dengan rumah sakit dan merasa sesak jika ada di rumah sakit.
__ADS_1
Jenna juga berkata bahwa waktu dia harus banting tulang bekerja setelah melepas cita-citanya menjadi perawat bedah,dia sering sakit dan di rawat di rumah sakit karena kelelahan,atau mengalami insiden kecelakaan,dia kadang di juluki oleh para suster kala itu pasien pulang paksa saat Jenna sakit dan harus di opname.Menurut Jenna klu penyakitnya bisa dia kontrol sendiri di rumah dia akan pulang paksa,dan jika sakitnya butuh pengobatan lama,maka dia berusaha terlihat pasien baik-baik saja,tampa mengeluh sakit dan bisa kemana sendiri,sampai dokter melihatnya bahwa dia sudah jauh lebih baik,padahal itu trik dia agar bisa di perbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan saja.dia hanya bisa tahan di rumah sakit hanya dengan tiga hari saja.Setiap berada di rumah sakit,dia akan terbayang-bayang jeritan ibunya.Imo langsung memegang tangan Jenna supaya dia bersemangat,dan lalu berkata bahwa mungkin karena itu tuhan memberikanmu jodoh seorang dokter.Agar kau bisa nantinya juga tak merasa sesak dan sedih lagi.Dan dia akan selalu merawatmu ketika tak harus ke rumah sakit.Jenna berkata bahwa hal yang membuatnya terkadang sedih,melihat pasien yang pernah dia rawat,menyapanya di jalan atau dimana pun dan pasien itu memancarkan senyuman harapan bahwa dia bisa hidup sehat lagi, walaupun aku terkadang sudah tak hapal nama-nama mereka,mereka begitu ingat denganku.
Setelah dari pasar Jenna lalu bersiap-siap untuk memasak,karena sebentar lagi jiho dan anak-anaknya pulang dari kebun strawberry.
Sehabis makan bakso,jiho kemudian pergi ke balai desa,karena tadi pagi Bapak kepala desa memintanya kesana.
Pak kepala desa meminta tolong kepadanya untuk membantu warga lansia untuk di cek kondisi kesehatan mereka,tentu saja jiho dengan senang hati mau membantu.
Di balai desa ada seorang kakek bercerita bahwa dari waktu dia berjualan di pasar,ada seorang laki-laki yang umurnya masih di bawah dia,mengalami serangan jantung tiba-tiba,untung seorang gadis menyelamatkannya,dan cepat-cepat memberikan pertolongan pertama, saya sangat takut,dan mulai sering-sering memeriksa kondisi kesehatan saya,sebab saya hanya tinggal sendiri, anak-anak saya sudah sangat lama tidak pernah mengunjungi saya,kalau saya bisa waspada tentang bahaya penyakit dari sekarang,itu akan membantu saya mempersiapkan diri.
__ADS_1
Terus semua orang disana juga menimpali perkataan kakek tersebut bahwa yang di katakannya ada benarnya,dan lalu meminta kepala desa, membuat klinik pengobatan di balai desa ini,sebab kalau ke rumah sakit sangat membutuhkan waktu dan jalannya sungguh tidak mendukung,kepala desa kemudian berkata bahwa dia sudah meminta izin ke atasannya untuk menyediakan fasilitas kesehatan lengkap di desa ini,dan sudah menawari jiho untuk memegang kendali,warga lalu berkata syukurlah.