Made In Love Korea

Made In Love Korea
Teman Curhat ku Adalah Istriku


__ADS_3

Setelah sampai ke masjid tiba-tiba si kembar di panggil sama pemilik warung yang berada tepat di samping masjid dan pamanya mengikuti mereka,lalu menyuruh jiho masuk duluan ke masjid,dan bilang ibunya si kembar ada di dalam sedang merapikan peralatan akad,dan yunji juga bilang tadi ibu memakai baju pink dan terlihat seperti tuan putri disney.jiho pun mengelus kepala yunji dan pamit masuk ke mesjid yang besar dan indah itu.


Di dalam masjid jiho kebingungan karena ini pertama kalinya dia masuk masjid setelah menjadi mualaf waktu tiga tahun yang lalu di Korea,dan masjid yang biasa ia kunjungi juga gak sebesar mesjid disini.


Di dalam mesjid Jenna sedang sibuk-sibuknya.Baterai jam dinding di masjid tiba-tiba mati,melihat kakek pengurus mesjid akan naik tangga untuk mengganti baterainya,Jenna karena kasihan melihatnya sempoyongan naik tangga maka Jenna yang berinisiatif sendiri untuk dia yang ganti baterainya dan kakekpun berkata ke Jenna bahwa kalau begitu dia lanjut dengan urusan yang di depan untuk pergi memasang janur tanda akan ada acara akad nikah disini,dan Jenna mengiyakan.


Jiho tiba-tiba melihat sesosok gadis yang wajahnya begitu familiar,gadis itu sedang berdiri di atas tangga sedang mengganti baterai jam dinding di masjid itu.


Masih memasang baterai jam dinding,Jenna agak kesulitan karena tangganya pendek dan badannya kecil,tampa di sengaja karena sangking semangatnya Jenna terpeleset dan jatuh ke pelukan jiho,mereka saling menatap dan saling mengenal.Jenna lalu berdiri bangkit dari pelukan jiho.


"(Kaget) Ya.a..a..apa yang kamu lakukan disini?"tanya jenna dengan wajah sumringah.


“Aku mencari seseorang disini”jawab jiho.

__ADS_1


Jiho yang jantungnya masih berdebar, melihat kecantikan Jenna jiho pun seketika lupa dengan tujuannya kesini,jenna pun memukul bahu jiho karena mereka dulu akrab dan Jiho tiba-tiba tersadar setelah memperhatikan kecantikan Jenna.


karena mereka berdua, waktu menikah di Korea tak pernah tahu wajah satu sama lain,dan mereka juga curhat memakai nama yang ternyata mereka salah paham dengan nametag di seragam kerja mereka masing-masing,saat itu Jiho tidak sengaja seragam dokternya di tumpahi kopi oleh anak remaja,lalu dia meminjam seragam dinasnya temanya,dan Jenna yang saat itu berpura-pura memakai identitas temanya karena dia membantu temenya untuk mengambil shiftnya lalu dia memakai seragam kerjanya agar tidak ketahuan sama istri pemilik toko,dan juga mereka dan hanya curhat tentang nikah yang tidak di rencakan tampa menyebut nama pasangan mereka dan keluarganya yang rumit,makanya gak saling kenal satu sama lain,alhasil pertemuan mereka ini ternyata adalah takdir bahwa Istri yang dia cari ternyata temanya selama ini.


Ketika Jiho, melihat dress yang di kenakan Jenna sama dengan yang anaknya maksud.


"apakah nama aslimu sebenarnya Jenna?"tanya jiho.


"...(Diam sejenak)..


Mereka saling memandang karena merasa seakan tak kemudian tiba-tiba ketiga anak kembarnya memanggil mereka dari arah pintu.


“ ommaa...!!Appa..!!!”Teriak ketiga anaknya.

__ADS_1


Jenna dan Jiho pun saling menunjuk dengan ekspresi tidak percaya.


"kalian sudah bertemu,saya tadi datang bersama suamimu,dia datang ke rumah mencarimu,makanya saya mengajaknya kesini"sahut kakaknya Jenna.


Belum selesai kakaknya berbicara,Jenna yang kaget mendengar kata( suamimu) dia pun tiba-tiba pingsan saat itu juga.


Jiho antara percaya dan tidak,berusaha meraih Jenna saat pingsan,dan mencoba membuatnya sadar dari pingsannya.


Masih di tempat yang sama,Jenna lalu sadar dan membuka mata,dan meminta kakaknya untuk mengajak anaknya pergi bermain dulu karena dia ingin berbicara berdua dengan jiho.


Mendengar itu kakaknya langsung membawa si kembar untuk keluar jalan-jalan lagi.


Jenna dan jiho selanjutnya berbicara berdua,jiho berkata ke Jenna apakah ini semacam takdir, orang yang membuatku nyaman selama ini ternyata istriku sendiri,dan Jenna pun juga tak menyangka orang yang membuatnya bangkit dari keterpurukan adalah suaminya sendiri.Bagaimana pun mereka berdua sangat bersyukur.

__ADS_1


Di dalam hati mereka sebenarnya dari pertemanan itu sudah ada benih-benih cinta namun menyangkalnya dengan dalih itu karena mereka nyaman sesama teman dan tak ingin hubungan pertemanan mereka nanti renggang jika salah satu dari mereka bilang suka


__ADS_2