Made In Love Korea

Made In Love Korea
Pengorbanan Ibu Yang Terasingkan


__ADS_3

Para Tetangga yang berkerumung,lalu kaget dan menyuruh dr.jiho agar dr.sudam di bawa masuk.Jenna lalu marah karena merasa sudah tak di pedulikan lagi oleh jiho.Dia pun pergi dari rumah itu bersama anak-anaknya.


Di perjalanan Jenna merasa bingung harus pergi kemana karena dia tak punya sanak keluarga di negara korea.Dan Jenna juga tak punya pekerjaan untuk bisa menghidupi ketiga anaknya,rumah ibu Kim juga terlalu jauh dari tempat dia berada sekarang.


Saat berada di depan sebuah gereja,jenna di hubungi oleh jiho,dia di minta untuk pulang karena kalaupun dia marah,dia tak boleh menyusahkan anak-anaknya,dan jiho yang akan memilih untuk tinggal di klinik saja,sampai Jenna bisa memaafkannya.


Mendengar perkataan jiho,Jenna kemudian setuju, karena mau tak mau Jenna tak ingin anak-anaknya ikut menderita.

__ADS_1


Sesampainya di rumah,jiho sudah tak ada rumah itu terasa lebih sunyi,melihat lemari pakaian yang ada di kamar Jenna dan Jiho tempati ternyata jiho sudah mengemasi beberapa pakaiannya,dan dia memilih tinggal di kliniknya.


Tak lama Jenna berusaha bangkit dari lamunannya karena terus memikirkan kelakuan suaminya,paman Choi dan istrinya datang berkunjung,mereka datang ingin melihat keadaannya Jenna dan berbicara bahwa mereka berdua sungguh tak tahu menahu perihal kabar yang menyulitkannya itu.Karena paman Choi beserta istrinya juga belum lama ini,baru juga tiba di desa setelah kunjungan pertama Jenna ke Korea waktu itu saat acara makan-makan bersama paman Choi dan istrinya pergi selama 3 bulan dan berada di pulau Jeju karena anak dan cucunya yang tinggal disana mengalami kecelakaan parah.


Jenna kemudian mengerti dan curhat ke paman dan imo,bahwa jiho sudah berubah dan dia juga bingung karena untuk sementara waktu dia harus mencari pekerjaan agar dia tak memikirkan jiho terus dan anak-anaknya juga bisa tetap dalam perawatannya.


"kenapa kamu bingung? padahal kamu bisa sangat membantu di kebun strawberry"tanya paman Choi.

__ADS_1


"Itu bukan lagi bisnis keluarganya Jiho karena paman sudah membeli tanah dan sudah memiliki kepemilikan sah dari usaha itu yang sedari awal paman juga punya andil di dalamnya,dan jangan memikirkan apa kata tetangga karena kamu yang punya mata,kamu yang punya hati,dan semua yang ada di hidupmu sendiri adalah tanggung jawabmu sendiri,jadi jangan fokus ke pandangan orang lain" sahut imo istrinya paman Choi.


"itu benar!!,lagian aku dan bibimu ini kewalahan karena akhir-akhir ini banyak pesanan dan yang membantu hanya Choi ji en anak perempuanku satu-satunya"kata paman Choi


"kalau begitu Jenna akan bekerja bersama paman dan imo"jawab Jenna.


Sudah seminggu berlalu Jenna bekerja di perkebunan, setiap harinya dia bekerja dan mengurus ke tiga anaknya.Karena letak perkebunan dan klinik yang begitu jauh,Jenna pun tak pernah melihat batang hidungnya jiho, setelah pertengkaran mereka jiho tak pernah datang kerumahnya untuk mengunjungi anak-anaknya.

__ADS_1


Dan tepat ke'esokan harinya acara pesta pernikahan Lee hara akan di langsungkan,Jenna yang sudah mendapatkan SIMnya meminta izin ke paman Choi agar mobilnya dia bisa pakai untuk ke Seol.Paman Choi pun mengizinkan agar kiranya mobilnya bisa di gunakan Jenna.


Pukul 09.00 AM Jenna berangkat dengan ketiga anaknya,mereka sudah berpakaian sangat rapi dan cantik.Karena acaranya siang sampai malam.Jenna pun berangkat lebih awal,tak lupa Jenna mengajari anak-anaknya agar tak berkeliaran atau makan sembarangan saat sudah sampai di aula pernikahan bibinya hara.


__ADS_2