Made In Love Korea

Made In Love Korea
Teman yang ku sukai selama di Korea adalah istri keduaku.


__ADS_3

Seorang wanita tiba-tiba lewat di samping mobil mereka,dan ibu Kim melihat wajahnya dan itu adalah Jenna yang berjalan masuk ke rumahnya sambil membawa buket bunga untuk adiknya yang akan lamaran,dan ibu Kim memberitahu ke si kembar bahwa itu ibu mereka,seketika yunji dengan suara kecilnya memanggil "..ommaa"


Ibu kim pun sontak turun dari mobil dan menghampiri Jenna, anak-anaknya juga seketika memeluknya di tengah keramaian.


Jenna pun sontak kaget,ada anak kecil yang memanggilnya dengan sebutan ibu,dalam bahasa Korea.


Ketika melihat ibu Kim dengan si kembar,Jenna pun bersalaman dengan ibu Kim dan Jenna bertanya siapa anak kembar ini,ibu Kim bilang dia nantinya akan menjelaskan secara detail,tetapi sebelum itu ibu Kim meminta Jenna untuk bicara berdua dulu karena disini terlalu ramai,Jenna kemudian mempersilahkan mereka masuk kerumahnya,Jenna pun kemudian mengajak ibu Kim ke kamarnya untuk mengobrol dengan si kembar juga,yang terus lengket ke Jenna.


Ibu Kim menjelaskan semuanya dan memberikan surat jiho ke Jenna,Jenna antara tidak percaya bahwa anaknya ternyata hidup dan prihatin juga dengan keadaan jiho,sontak menitihkan airmata sambil memeluk ke tiga anaknya,lalu berterima kasih ke ibu Kim yang rela datang jauh-jauh untuk mengantarkan anaknya kepadanya.


Ibu Kim pun bertanya,apakah ini acara lamaranya,Jenna pun lalu menjawabnya bahwa ini bukan acara lamaranya tetapi acara lamaran adik bungsunya, mendengar itu ibu Kim pun lega, bahwa bukan Jenna yang akan menikah.


Jenna juga menjelaskan bahwa dia dan Jiho belum mentandatangani surat cerai.setelah acara adiknya selesai dia baru akan ke Korea lagi untuk mengajukan surat cerainya.


Di balik pintu kamar Jenna,ada para kakak iparnya yang menguping pembicaraan mereka,dan sontak salah tingkah saat mereka di pergoki jenna,dan ipar Jenna pun bertanya "apakah ketiga anak kembar ini, anaknya?,Jenna pun menjawab..iya".


Semua keluarganya pun kaget mengetahui anaknya Jenna ternyata sudah besar begini.Jenna sewaktu pulang ke Indonesia,tak ingin keluarganya tahu yang di alaminya makanya dia berbohong mengatakan anaknya sehat-sehat saja di asuh oleh ayahnya.


Jenna pun memperkenalkan ibu Kim dan anak-anaknya ke keluarganya,dan sepupu-sepupu si kembar mengajak si kembar untuk bermain walaupun si kembar tidak mengerti sama sekali bahasa sepupunya itu.


Saat bermain,yunji,Yumna dan yunna di perkenalkan oleh sepupunya ke teman-teman yang lain,dan teman sepupunya itu heran dengan bahasanya dan sepupunya si kembar bilang adik-adiknya ini Made in Korea,sontak para ibu tertawa kecil melihat kelakuan mereka bertiga.


3 Bulan berlalu hari pernikahan adiknya Jenna pun tiba,dan Jiho juga akan berangkat ke Indonesia untuk menemui anak-anaknya dan juga Jenna,karena mereka akan sepakat mengakhiri pernikahan paksa yang mereka lakukan di masalalu,sebab dari awal mereka menikah bukan karena cinta,dan Jiho juga berfikir tentang masa depan Jenna jika suatu hari nanti dia bertemu dengan pria idamannya.


Pada hari H pesta pernikahan itu,Jenna kebetulan tak berada di rumah,dia berada di mesjid bersama dengan sepupunya untuk meminta izin ke pengurus mesjid,agar bisa memakai mesjid yang sangat indah ini untuk akad nikah adiknya sambil membawa sedikit perintilan dekorasi.


Saat jiho sampai di rumah Jenna,jiho memperkenalkan diri ke keluarga Jenna,betapa kagetnya semua orang yang hadir melihat ketampanan suami Jenna itu yang baru pertama kali mereka lihat.


Jiho yang di persilahkan duduk oleh ayahnya Jenna yang sudah sangat berumur,dia begitu baik ke jiho dan Jiho begitu sopan menjabat tangan ayahnya Jenna,yang tak pernah dia temui selama ini,ayahnya Jenna pun paham akan situasnya yang jauh dan saat itu ayahnya Jenna juga ingin sekali bertemu menantunya itu tetapi karena umurnya dan kesehatanya dia tidak bisa naik pesawat jauh,Saat itu keluarga Jenna tahu,Jenna hamil karena insiden inseminasi, walau mereka sudah sah menikah di Korea tetapi belum sah menikah di Indonesia secara adat dan agama Jenna,dan yang menjadi wali nikah Jenna saat itu adalah paman Jenna yang kebetulan ada di Korea yang juga bekerja menjadi TKI.Pamanya berkata bahwa dia hanya sekilas melihat wajah Jiho sebelum pakai masker karena saat itu virus flu di Korea lagi sedang keras-kerasnya dan saya dan Jiho memakai masker terus selama acara pernikahan yang di adakan secara sederhana bersama dengan Istri pertama dari jiho.


Keluarganya Jiho pun, bertanya ke jiho apakah dia datang untuk melangsungkan acara pernikahanya secara sah dengan Jenna yang sempat tertunda beberapa kali.


Mendengar itu Jiho pun,kini tahu selama ini Jenna tidak mengatakan apa yang terjadi sebenarnya ke keluarganya.Jiho lalu menjawab bahwa dia harus membicarakanya ke Jenna dulu,dikarenakan Jenna memiliki pikiran berbeda tentang pernikahan ini.


Tiba-tiba anak-anaknya datang menghampiri memanggilnya Appa.jiho pun memeluk anak -anaknya dengan senyum sumringah, ayahnya Jenna lalu mengatakan bahwa apa yang di katakan jiho juga betul adanya karena pernikahan itu tidak di dasari suka sama suka,namun mereka tetap harus menikah secara agama dan hukum di Indonesia,jiho berkata dia selalu siap menikah secara agama karena agama jiho sekarang adalah Islam,3tahun yang lalu setelah orangtuanya meninggal dunia,dia masuk Islam setelah bertemu dengan seorang teman di lingkungan kerjanya dan temannya itu membantu melewati masa-masa sulit dengan mengajarkan Islam padanya.


Ayahnya Jenna pun tenang mendengar pernyataan jiho itu,dan Jiho juga berkata temanya itulah yang mengajarkanya berbahasa Indonesia dengan lancar.


Setelah obrolan yang panjang,kakaknya Jenna bertanya ke jiho,..."apakah mau saya antar ke tempat Jenna berada sekarang,soalnya Jenna lagi ke masjid,anak-anaknya juga sedari tadi merengek mencarinya,saya sudah siap-siap mau kesana mau antarkan anak-anaknya, kalau mau ikut ayo,kita kesana sama-sama",mendengar itu Jiho pun berkata,baiklah kalau tidak merepotkan.

__ADS_1


Kakaknya Jenna lalu berkata,"iya daripada disini menunggu Jenna,Jenna juga kayaknya agak lama,soalnya disana dia sedang mempersiapkan acara akad".


Setelah sampai ke masjid tiba-tiba si kembar di panggil sama pemilik warung yang berada tepat di samping masjid dan pamanya mengikuti mereka,lalu menyuruh jiho masuk duluan ke masjid,dan bilang ibunya si kembar ada di dalam sedang merapikan peralatan akad,dan yunji juga bilang tadi ibu memakai baju pink dan terlihat seperti tuan putri disney.jiho pun mengelus kepala yunji dan pamit masuk ke mesjid yang besar dan indah itu.


Di dalam masjid jiho kebingungan karena ini pertama kalinya dia masuk masjid setelah menjadi mualaf waktu tiga tahun yang lalu di Korea,dan masjid yang biasa ia kunjungi juga gak sebesar mesjid disini.


Di dalam mesjid Jenna sedang sibuk-sibuknya.Baterai jam dinding di masjid tiba-tiba mati,melihat kakek pengurus mesjid akan naik tangga untuk mengganti baterainya,Jenna karena kasihan melihatnya sempoyongan naik tangga maka Jenna yang berinisiatif sendiri untuk dia yang ganti baterainya dan kakekpun berkata ke Jenna bahwa kalau begitu dia lanjut dengan urusan yang di depan untuk pergi memasang janur tanda akan ada acara akad nikah disini,dan Jenna mengiyakan.


Jiho tiba-tiba melihat sesosok gadis yang wajahnya begitu familiar,gadis itu sedang berdiri di atas tangga sedang mengganti baterai jam dinding di masjid itu.


Masih memasang baterai jam dinding,Jenna agak kesulitan karena tangganya pendek dan badannya kecil,tampa di sengaja karena sangking semangatnya Jenna terpeleset dan jatuh ke pelukan jiho,mereka saling menatap dan saling mengenal.


Jenna lalu berdiri bangkit dari pelukan jiho,dia kaget lalu berbicara,..


"Ya.a..a..apa yang kamu lakukan disini?"sahut Jenna dengan wajah sumringah


Jiho yang jantungnya masih berdebar, melihat kecantikan Jenna jiho pun seketika lupa dengan tujuannya kesini,jenna pun memukul bahu jiho karena mereka dulu akrab dan Jiho tiba-tiba tersadar setelah memperhatikan kecantikan Jenna.


jiho berkata ke Jenna,.."dia mencari istri keduanya disini".


(karena mereka berdua, waktu menikah di Korea tak pernah tahu wajah satu sama lain,dan mereka juga curhat memakai nama yang ternyata mereka salah paham dengan nametag di seragam kerja mereka masing-masing,saat itu Jiho tidak sengaja seragam dokternya di tumpahi kopi oleh anak remaja,lalu dia meminjam seragam dinasnya temanya,dan Jenna yang saat itu berpura-pura memakai identitas temanya karena dia membantu temenya untuk mengambil shiftnya lalu dia memakai seragam kerjanya agar tidak ketahuan sama istri pemilik toko,dan juga mereka dan hanya curhat tentang nikah yang tidak di rencakan tampa menyebut nama pasangan mereka dan keluarganya yang rumit,makanya gak saling kenal satu sama lain,alhasil pertemuan mereka ini ternyata adalah takdir bahwa Istri yang dia cari ternyata temanya selama ini).


Jenna lalu terdiam kaku dan berkata,..


"jangan bilang namamu juga sebenarnya jiho?"


Tiba-tiba yunji,Yumna dan yunna berlari kecil menghampiri ibu dan ayahnya,dan memanggil mereka dengan sebutan ommaa...Appa..


Jenna dan Jiho pun saling menunjuk dengan ekspresi tidak percaya.


di ikuti paman mereka di belakang dan berkata,...


"kalian sudah bertemu,saya tadi datang bersama suamimu,dia datang ke rumah mencarimu,makanya saya mengajaknya kesini"..


Belum selesai kakaknya berbicara,Jenna yang kaget mendengar kata suamimu .. tiba-tiba pingsan saat itu juga.


Jiho antara percaya dan tidak,berusaha meraih Jenna saat pingsan,dan mencoba membuatnya sadar dari pingsannya.


Masih di tempat yang sama,Jenna lalu sadar dan membuka mata,dan meminta kakaknya untuk mengajak anaknya pergi bermain dulu karena dia ingin berbicara berdua dengan jiho.

__ADS_1


Mendengar itu kakaknya langsung membawa si kembar untuk keluar jalan-jalan lagi.


Jenna dan jiho selanjutnya berbicara berdua,jiho berkata ke Jenna apakah ini semacam takdir, orang yang membuatku nyaman selama ini ternyata istriku sendiri,dan Jenna pun juga tak menyangka orang yang membuatnya bangkit dari keterpurukan adalah suaminya sendiri.Bagaimana pun mereka berdua sangat bersyukur.


(di dalam hati mereka sebenarnya dari pertemanan itu sudah ada benih-benih cinta namun menyangkalnya dengan dalih itu karena mereka nyaman sesama teman dan tak ingin hubungan pertemanan mereka nanti renggang jika salah satu dari mereka bilang suka)


Jiho tersenyum,mengingat bahwa wajah anaknya yunji begitu mirip denganya sedangkan Jenna juga bilang betapa bodohnya kita tak bisa saling menyadari dan dia berkata pantas wajah kedua putrinya begitu tak asing,dan tertanya wajahnya mirip jiho.


Jihopun lanjut berkata bahwa kita tidak menyadarinya karena kita di pertemukan karna konflik yang begitu rumit,saling menyakiti dan tersakiti sehingga tak begitu peduli anak-anak kita itu mirip siapa.


Aku kemari ingin mengatakan tentang kelanjutan pernikahan kita


Jenna pun tertunduk diam, mendengar pernyataan jiho.Apakah kita akan tetap menikah secara agama di sini,atau kita bercerai sesuai perjanjian saat kamu mengandung anak-anak kita.


Jenna pun bilang ke jiho,bahwa perjanjian itu dia setuju karena dia tidak ingin menghancurkan rumah tangga jiho.


Jiho pun mengerti,dan mengatakan bahwa itulah sebabnya aku sekarang meminta izinmu untuk menjadi suamimu secara sah di tempat suci ini.


Jenna lalu berkata ke jiho,apakah ini lamaran sungguhan.


jiho mengatakan ke Jenna, sebenarnya dia datang untuk membahas perceraian demi masa depan ibu pengganti dari anak-anaknya, bagaimana pu dia tak ada hak mempertahankan karena mereka juga tak pernah berhubungan suami istri dan ingin membuatnya bebas dari status pernikahan di gantung saat ini,agar nantinya dia juga bisa menikah dengan pilihannya sendiri.


Tetapi ternyata teman yang dia sukai selama ini, adalah istri keduanya,makanya jiho tak ingin mengakhiri pernikahan ini dan juga dia di satu sisi tidak ingin anak-anaknya merasakan kehilangan kasih sayang dari ayah ibunya jika nantinya mereka bercerai.


Jenna mengerti dan merasakan hal yang sama dengan apa yang di rasakan jiho.


Dia lalu menerima lamaran jiho,dan akan berkata ke keluarganya untuk melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama Islam.


...


Acara akad pun di gelar,Adik jenna menggelar akad di masjid,sedangkan setelah itu Jenna dan jiho menggelar akad di rumah Jenna secara sederhana,karena tak di perbolehkan menggelar akad nikah secara bersamaan di tempat yang sama, menurut tetua adat, dengan mahar yang di berikan jiho yang begitu besar dalam mata uang dollar, pernikahan mereka pun sudah sah.


Saat acara resepsi si kembar,menjadi pengantin kecil dan Jenna begitu telaten mengajari anak-anaknya dalam bersikap.Jiho memandangi Jenna sangat dalam melihat sifat keibuan Jenna.


Karena jiho dan Jenna tidak memiliki foto pernikahan, keluarganya Jenna berkata ke jenna apakah ingin menggelar resepsi pernikahan kembar dengan adikmu.Jenna dan Jiho pun mengiyakanya,walau banyak tetangga bertanya-tanya mengapa mereka menikah untuk kedua kalinya.


Setelah pesta resepsi selesai,karena anaknya sudah sangat mengantuk karena kelelahan jenna dan Jiho kemudian menggendong anak-anak mereka ke kamar kakak perempuanya Jenna.


Setelah anak-anaknya tidur,Jenna dan jiho pun kemudian pergi ke kamar Jenna di lantai atas,dan di situlah jiho yang sudah sangat menyukai Jenna,dan Jenna yang sangat mengagumi jiho, mereka berdua melakukan malam pertama yang tak pernah mereka lakukan sebelumnya,saat itu Jiho mengambil keperawanan Jenna,dan menjadi suami istri seutuhnya.

__ADS_1


__ADS_2