
Mendengar ucapan dari asisten perawatnya,jiho pun berguman dalam hatinya bahwa dia sangat menyesali perbuatannya ke Jenna selama ini yang sangat tulus mencintainya dan jiho'pun akhirnya kinisudah mengetahui bah mantan atlet yang pernah di kagumi namun dia tak pernah memberi tahu karena takut aku mengingat kenangan terpurukku.
Akhirnya Yukada dan istrinya pamit pergi karena sudah lama juga berbincang-bincang dan mereka ingin menjemput anak mereka di sekolahnya.
Di dalam mobil Jiho terus menatap semua foto-foto kebersamaannya dengan Jenna yang dia masih simpan di handphonennya.Kemudian menghubungi kenalan dokter residen yang berkerja di rumah sakit tempat Jenna di rawat,dan ternyata selama ini jiho diam-diam sering memantau perkembangan Jenna lewat teman dokternya itu,dan jiho juga sudah tahu bahwa Jenna sudah lama sadar dan kehilangan ingatannya sebagian akibat shock yang di deritanya sebelum kecelakaan.
"Hallo!! bagaimana kesibukanmu hari ini kawan?"tanya jiho.
"Ya, seperti biasa kawan dan aku tahu tujuanmu bukan ingin menanyakan kabarku, melainkan kabar mantan istrimu"celetuk temannya yang membuat jiho jadi malu.
"(Tersenyum) terima kasih sudah jadi teman yang cukup peka"ucap jiho.
"Istrimu sudah beberapa hari tidak kontrol padahal dia masih harus berobat jalan,untuk mengecek retakan di tulang punggungnya dan tempurung kepalanya"jawab teman dokternya.
__ADS_1
Karena khawatir jiho pun memesan tiket ke Korea untuk mencari tahu sendiri, walau sebenarnya dia sudah sering mengunjungi Jenna diam-diam,dan hanya kakaknya Jenna yang mengetahuinya bahwa dia sering menolong Jenna diam-diam serta memberinya uang untuk Jenna dan yunji.
Jiho juga sudah berjanji ke kakaknya Jenna bahwa dia tak akan menampakkan dirinya di hadapannya Jenna karena takut Jenna akan terguncang dengan masalalunya.Maka dari itu dia hanya bisa diam-diam dari Jauh memperhatikan Jenna dan anaknya yunji.
Sesampainya di Korea,jiho pun menyusuri gang-gang kecil di rumah tempat Jenna tinggal sekarang,dia berhenti tepat di rumah bertingkat di sebelah rumah kontrakan Jenna, selama ini rumah itu sudah di beli oleh jiho,sambil memperhatikan yunji sedang memakan es krim di Gasebo kecil di halaman atas rumah itu dan angin sepoi-sepoi berhembus menerpa kain yang sejak tadi menutupi Jenna yang sedang menjemur pakaian, jantung jiho berdetak kencang untuk kesekian kalinya ketika sudah melihat Jenna disitu.
*Flashback*
...........
Dia begitu senang tak kala sudah memastikan bahwa Jenna baik-baik saja.Beberapa menit kemudian Jenna meminta yunji untuk tidak boleh keluar atau membukakan pintu untuk orang yang dia tak kenal,sebab Jenna ingin keluar membeli sesuatu di minimarket depan gang kontrakannya,yunji pun mengangguk dan lalu masuk ke rumah.
Di perjalanan menuju minimarket,Jenna tiba-tiba kecopetan dan akhirnya berlari mengejarnya,namun cedera Jenna akibat kecelakaan itu belum sembuh betul akhirnya Jenna terjatuh sebelum menangkap pencuri itu dan jiho yang mengikuti Jenna sejak tadi langsung tak berfikir panjang,diapun membantu Jenna berdiri dan mengejar pencopet itu sendirian.
__ADS_1
Jenna langsung terkejut dan hanya bisa diam bisu melihat laki-laki itu yakni jiho berlari sangat kencang.
Jiho mantan atlet diapun bisa mendapatkan pencuri itu lalu menghajarnya, karena sudah tertangkap basah pencopet itu pun memberikan dompet yang dia curi tadi,jiho lalu mengembalikan dompet itu kepada Jenna.
Karena musibah itu,jiho melanggar janjinya dan dia bertemu begitu dekat dengan Jenna.
Tak butuh waktu lama dengan perasaan jiho campur aduk diapun membalikkan badan dan berjalan menjauh dari Jenna, karena hatinya sudah tak karuan sedari tadi di pandangi Jenna.
Namun hal terduga terjadi,Jenna dengan suara lemahnya tiba-tiba berbicara,. ..
"Jiho..aku sangat merindukanmu!!!"
(***TAMAT***)
__ADS_1