
Hujan mulai turun di distrik Namsan di area tempat Jenna dulu tinggal,di taman itu Jenna masih duduk termenung sedih,dia sudah tak peduli dengan dinginnya air hujan yang turun membasahi tubuhnya.
Jenna sudah sangat kecewa dengan Jiho,Jenna bingung harus pulang ke Indonesia atau tetap disini,Jenna kemudian berjalan menuju halte bis untuk pergi ke stasiun terdekat.
Sesampainya di rumah ibu Kim,ibu Kim kaget melihat keadaan Jenna yang basah kuyup,ibu Kim lalu menyuruh Jenna ganti baju dan memanggil anaknya minji untuk membantu mencarikan baju untuk Jenna,lalu Jenna di minta untuk menginap saja karena hari sudah sangat gelap, khawatir dengan anak-anaknya,Jenna pun setuju.
Melihat raut wajah Jenna yang sedih,ibu Kim tak ingin bertanya-tanya banyak ke Jenna mengenai pertemuanya hari ini,dan kemudian menyuruh Jenna untuk beristirahat di kamar yang sudah di sediakan minji.
Ke'esokan harinya setelah sarapan,Jenna izin pamit ke ibu Kim untuk pulang ke distrik geonggi rumah kakek neneknya si kembar.ibu Kim lalu mengantar mereka sampai ke stasiun kereta api sambil memberi Jenna sedikit lauk untuk dia dan anak-anaknya nanti makan, walau Jenna menolak,ibu Kim tetap memaksa sebab Jenna pasti sudah lama tidak memakan masakan Korea.Jenna pun sangat berterima kasih dengan kebaikan ibu Kim,dan Jenna pun akhirnya mau menerima pemberian ibu Kim.
Sesampainya di rumah mertuanya,Jenna dan anak-anaknya beristirahat,karena kelelahan dari Busan.
__ADS_1
Besok harinya,Jenna berjalan-jalan mengitari desa sambil membawa anak-anaknya,para tetangga juga sudah akrab dengan mereka,karena orang tua jiho memiliki kebun strawberry yang di kelola paman Choi(sahabat mertuanya)dan warga setempat,Jenna pun ke tempat itu untuk melihat-lihat kondisinya setelah paman choi yang selama ini mengontrol perkebunan itu.
Yunji, Yumna dan yunna mencicipi buah strawberry yang sangat manis,mereka memetiknya sendiri.paman Choi begitu baik,dan tak lupa juga memetik juga untuk Jenna bawa pulang,paman Choi berkata bahwa dulu dia juga sering membantu jiho mengurus anak-anaknya.
Paman Choi berkata ke Jenna,...
"apakah akan tinggal lama di Korea,apakah nak jiho masih sibuk di Seoul?'
"Saya dan anak-anak akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat karena kasian anak-anak harus bersekolah,dan jiho juga sangat sibuk,dan biarpun mereka tinggal disini akan sulit untuk bertemu dengannya."
Besok harinya Jenna dan anak-anaknya bersiap-siap untuk pulang ke Indonesia, tiba-tiba adik iparnya menelponya..
__ADS_1
Adik jiho berkata,..
"Apakah kakak iparnya tidak bertemu kak jiho waktu itu?"
Jenna menjawab,.. "tidak,saya tidak bertemu denganya,mungkin kakakmu sudah tidak mencintai saya lagi,saya sangat kecewa dengan kakakmu,dan kakakmu lebih memilih bersama mantan istrinya,saya pun lebih baik meninggalkan Korea hari ini bersama keponakanmu".
Adik iparnya menjelaskan keadaan sebenarnya ke kakak iparnya,setelah menerima email dari kakak jiho baru-baru ini,dan kakaknya jiho juga masih di rawat di rumah sakit saat ini,setelah kecelakaan yang terjadi tiga hari yang lalu,saat kakaknya jiho ingin bertemu dengan kak Jenna.
sontak Jenna pun termenung,dan menyalahkan dirinya,kenapa tidak mencaritahu keadaan sebenarnya dulu,lalu saat itu juga Jenna bertanya ke adik iparnya,kapan dia akan balik ke Korea,dan adik iparnya pun menjawab bahwa dia akan segera balik setelah ujianya selesai disini.Jenna pun berterima kasih ke adik iparnya karna sudah memberitahu keadaan jiho yang sebenarnya,kemudian mengakhiri pembicaraan mereka di telpon.
Tak lama setelah pembicaraan itu,Jenna membatalkan tiket pesawat yang akan dia pesan,dan buru-buru ke rumah paman Choi.
__ADS_1