MAFIA VS PSYCHOPATH

MAFIA VS PSYCHOPATH
28


__ADS_3



Leon dan Shione sudah kembali ke mansion. Mereka melihat  Arthur sedang melamun di balkon. Shione menghampiri nya.



"Hai Arthur " sapa Shione. Arthur menoleh. "Hai Shione" jawab Arthur. "Kau terlihat murung? Tell me what happen? " tanya Shione.



"Aku putus dengan Cellina" jawab Arthur. "Siapa Cellina? " tanya Shione.



"Sekretaris nya Eduardo" jawab Arthur. "Hah? Lalu kenapa kalian putus? " tanya Shione.



"Aku hanya mengajaknya menikah, itu saja , Cellina juga mendesakku agar segera menikahinya namun aku menunggu Eduardo dan Leon" jawab Arthur yang membuat alis Shione berkedut.



"Aku ingin segera menikah agar tidak kesepian terus, aku ingin ada seseorang yang memperhatikan ku seperti Leon yang di perhatikan oleh mu" kata Arthur.



"Oh begitu ya, kau pasti akan segera menikah setelah Eduardo, dan Leon menikah " kata Shione.



"Kau akan menikah dengan Leon? " tanya Arthur. "Entahlah, ku harap begitu " jawab Shione.



"Semoga saja begitu, ku lihat Leon bahagia dengan mu, dan kau juga, ku pikir kalian cocok" kata Arthur.



"Terimakasih " kata Shione.



"Kalau ada yang ingin membuat kisah cinta tentang kalian, judulnya Mafia VS Psikopat itu keren kan? " kata Arthur.



Shione tertawa. "Mana ada yang mau membuat cerita gila semacam riwayat hidup ku dan Leon yang berbelit-belit" kata Shione.



"Kurasa aku bisa" sanggah Arthur. "Kau penulis? " tanya Shione. "Bukan, tapi aku mampu merangkai kata-kata " jawab Arthur.



"Kurasa kau memang anak yang ajaib" kata Shione. "Ahaha kau berlebihan" kata Arthur.



♡♥♡♥♡♥♡



Eduardo, Rachel, Arthur, Leon dan Shione tengah makan malam.



Selesai makan malam, mereka sedikit berbincang. Ya bisa di bilang percakapan basa-basi.



"Bagaimana keadaan Rider, Leon? " tanya Eduardo. "Kurasa sekarang Rider baik-baik saja, mungkin lebih baik, karena dia sudah memiliki seorang anak   " kata Leon.



"Iya, ku harap kau segera menikah, iya kan Rachel? Rachel pasti senang " kata Arthur. Rachel terbelalak dia pun menunduk.


__ADS_1


Leon dan Eduardo mendelik Arthur dengan sinis membuat Arthur menciut. "Maaf" kata Arthur pelan.



Eduardo membelai perut Rachel. "Rachel sedang mengandung anakku, aku pasti menikahinya" kata Eduardo sambil menatap tajam Rachel. Rachel menatap Eduardo dengan penuh arti.



Shione dan Arthur saling pandang karena mereka melihat  kejanggalan yang tidak mereka ketahui apa itu.



Leon terlihat biasa-biasa saja. Karena dia sudah tahu semuanya. Tentang masa kecil Eduardo dan Rachel. Mungkin tidak ada yang tidak di ketahui oleh Leon sama sekali. Adik yang baik bukan?



"Bahkan, aku sudah mencetak surat undangan nya " kata Eduardo sambil menunjukkan surat undangan kepada Arthur.



Arthur terkejut kemudian segera mengambilnya. Shione mendekat melihat  surat undangan itu dengan Arthur.



Senyuman mengembang di wajah Arthur dan Shione. "Ye!! Eduardo menikah!! Yu huuuu!! " Arthur langsung menari India.



Alis kiri Shione berkedut. Leon dan Eduardo sweet drop. Lalu Rachel? Dia tertawa lepas melihat  kekonyolan Arthur.



Membuat Shione tersenyum karena melihat tawa Rachel yang biasanya terdiam bahkan tidak pernah tersenyum. Leon juga tersenyum melihat  tawa Rachel. Dia yang tahu semuanya, merasa kasihan pada Rachel.



Eduardo membelai kepala Rachel melihat  kebahagiaan Rachel.



"Yee!! Rachel tertawa, ayo menari" Arthur menarik tangan Rachel kemudian menari bersama. Arthur juga menarik tangan Shione. "Tidak -tidak, terimakasih, aku tidak bisa menari" tolak Shione.



♡♥♡♥♡♥♡




"Apa kau yakin? Pergi ke Amerika hanya untuk memberikan surat undangan? " tanya Eduardo.



"Iya, aku mau ada urusan juga disana" jawab Leon. "Baiklah " kata Eduardo sambil memberikan surat undangan itu.



♡♥♡♥♡♥♡



Keesokan hari nya, Leon dan Shione berangkat ke Italia. Mereka naik jet pribadi milik Eduardo.



Sesampainya di mansion mewah Rider, mereka berdua merasa aneh dengan keadaan mansion yang hanya memiliki beberapa pelayan.



Mereka di persilakan duduk oleh seorang pelayan yang tidak mereka kenal. Leon dan Shione pun duduk di sofa ruang tamu.



"Oh ya, adikmu itu pandai menari ya" kata Shione sambil tertawa. "Entahlah dia memang sering begitu " jawab Leon.



"Mungkin dia menyukai aktor India" kata Shione. "Mungkin, dia memang berdarah India" jawab Leon.

__ADS_1



"Oh iya kau benar aku lupa" kata Shione. Mereka tertawa mengingat kejadian semalam dimana Arthur mengajak Rachel menari. Suatu kejadian yang langka.



Rider dan Aori memasuki ruang tamu. Leon dan Shione menoleh. Shione tersenyum melihat  Refaldo yang berada berada di pangkuan Aori.



"Hai anak manis" sapa Shione sambil mencium pipi Refaldo. Bayi itu tertawa senang. Aori memberikan Refaldo kepada Shione.



Dengan senang hati, Shione menggendong nya. Rider duduk di samping Leon. "How are you, Rid? " tanya Leon.



"I'm so so good" jawab Rider sambil menoleh kearah Aori dan Refaldo.



"Ok I can see you" jawab Leon. "And you? " tanya Rider. Leon memberikan sebuah surat undangan pada Rider.



Dalam surat itu tertera nama Leon dan Shione. "Ah ku pikir kau yang akan menikah, ternyata Eduardo " kata Rider.



"Ahaha, tentu aku juga akan menikah " kata Leon "Kau ini" gerutu Rider.



"Siapa namanya? " tanya Shione pada Aori. "Refaldo Archilles Sora Smith" jawab Aori.



"Your name is so cool baby" kata Shione sambil menggoda Refaldo.



"Kemana saja kalian 2 bulan ini? " tanya Aori. "Kami di Italia, mengurus semuanya termasuk acara pernikahan kak Eduardo dengan Rachel " jawab Shione.



"Begitu kah? Aku turut senang mendengar nya Shione " kata Aori. "Apalagi aku, pasti aku yang paling senang" kata Shione.



"Kenapa jadi kau yang paling senang? " tanya Aori. Shione berbisik ke telinga Aori.



Aori tersenyum geli mendengar pengakuan Shione yang terlihat sangat bahagia itu. "Lalu apa kalian akan menginap disini? " tanya Aori.



"Seperti nya tidak, kami harus mengurus semuanya disana " jawab Shione. "Jadi, kalian jauh- jauh datang kesini hanya untuk memberikan surat undangan? " gerutu Aori



Setelah cukup lama, mereka _Leon dan Shione_ pun bergegas kembali ke Italia.



Mereka akan segera menggelar acara pernikahan Eduardo dan Rachel. Tidak mungkin mereka tidak membantu bukan?



♡♥♡♥♡♥♡





By

__ADS_1



Ucu Irna Marhamah


__ADS_2