MAKE YOU LOVE ME !!!

MAKE YOU LOVE ME !!!
Bab 13


__ADS_3

Hari berganti, tepat hari di hari minggu ini terdengar suara ponsel milik Bara. Bara menjawab panggilan tersebut dan mendengarkan ucapan dang balik telepon.


"Ya nanti aku akan sampaikan kepada Dante" ucap Bara, lalu memutuskan sambungan telepon tersebut.


Kemudian Bara langsung menghubungi Dante, tanpa dirinya tahu saat ini pukul berapa saat menghubungi sang atasannya. Dante tidak langsung menjawabnya, namun Bara terus menghubungi Dante terus menerus.


"Apa kamu tahu ini hari liburku sialan!" ucap Dante dengan kesal saat menjawab panggilan dari Bara yang sedari tadi menganggu tidurnya.


"Sialan apa kamu tidak melihat jam berapa saat ini" ucap Dante dengan kesal dan langsung mematikan teleponnya dan melemparkannya ke sembarang tempat.


"Menyebalkan!!!" ucap Dante kesal dan dia melanjutkan tidur nya kembali tanpa ingin tahu maksud dari Bara menghubunginya.


Berbeda dengan Dante, saat ini Zee sedang di hubungi oleh sang daddy. Daddy nya menceritakan sesuatu yang terjadi menimpa perusahaan milik Daddy nya.


"Kita bisa melewatinya dad, tenanglah" ucap Zee dengan lembut kepada sang daddy nya.


Hingga berbagai pembicaraan berlangsung cukup lama dan Zee merasa sudah cukup dan dia akan mengecek butiknya jadi dia mengakhiri sambungan teleponnya dengan sang daddy.


***


Hari berganti saat ini Dante dan Bara sedang berada di sebuah pulau pribadi milik Dante.


"Bagaimana penjualan senjata kita Bara?" tanya Dante sambil menatap hamparan pantai di depannya.


"Sejauh ini baik, asal kubu lawan tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun" jawab Bara


"Hmmm" sahut Dante dengan menganggukkan kepalanya.


Secara tiba-tiba Dante teringan dengan Zee gadis cantik yang dengan berani pada dirinya.


"Apa menurutmu gadis yang memukulku itu cantik?" tanya Dante pada Bara dengan tiba-tiba

__ADS_1


Bara menatap sang atasan selaku sahabatnya tersebut dengan tatapan aneh, kemudian dia terkekeh dan menggelengkan kepalanya.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Bara


"Entahlah, tapi aku seakan-akan sudah terpikat olehnya, dia selalu ada dalam pikiranku dan aku menyukai dia saat dia sedang emosi" jawab Dante sambil tersenyum dan terbayang wajah Zee.


"Ayo kita tangkap dia untuk ku" ucap Dante


"Tangkap? aku kira kamu akan menikahinya?" tanya Bara


Terlihat Dante seakan sedang berpikir dengan ucapan dari Bara


"Menikah?" gumam Dante pelan dan tersenyum miring


"Baiklah, aku akan menikahinya" ucap Dante dengan santai


Bara yang sedang meminum minuman kaleng pun langsung tersedak karena mendengar ucapan dari sahabatnya tersebut. Bara terbatuk-batuk sambil menatap tajam kearah Dante.


"Kamu akan menikahinya?" tanya Bara memastikan ucapan dari sahabatnya tersebut.


"Hmm ya" jawab Dante santai


"Sebaiknya kamu jangan terlalu banyak bertanya, lebih baik kamu bantu aku untuk mengurus semuanya dan bantu aku untuk mendapatkannya, dia terlihat sangat sulit untuk didapatkan jadi dia harus mau menerimanya dan mau menikah denganku" ucap Dante


Bara yang mendengarnya hanya bisa memijit keningnya yang terasa berdenyut akibat memikirkan perintah dari Dante.


"Oh yaa bisnis daddy nya Zee sedang dalam masalah, lebih baik kamu memulainya dari sana" ucap Bara


"Apa ada kecurangan?" tanya Dante


"Hmm dan dia sendiri yang melakukan kecurangan tersebut" jawab Bara

__ADS_1


Kemudian Dante membuka ponselnya dan dia membaca berita dan artikel tentang perusahaan dari daddy nya wanita incarannya.


"Menarik" ucap Dante setelah membaca artikel tersebut.


Bara hanya bisa menatap aneh pada atasan selaku sahabatnya tersebut. Ekspresi yang di lihatnya dari Dante terlihat sangat aneh, dan baru sekarang Dante seperti ini.


"Bara aku tahu bagaimana cara menjadikan Zee sebagai istriku" ucap Dante dengan santai.


Bara langsung menatap pada Dante dan dia paham dengan ide yang akan di lakukan oleh Dante.


"Hmm aku paham dengan ide mu" ucap Bara


"Atur jadwal kita kesana, kita akan mendatangani calon mertuaku" ucap Dante lalu tersenyum menyeringai mengingat wajah Zee yang selalu emosi di hadapannya.


"Kita lihat, apa yang akan aku lakukan, kamu akan bersikap menyebalkan atau kamu akan seperti ayam yang kehilangan induknya" gumam Dante pelan membayangkan Zee dengan menatap kearah pantai yang ada di hadapannya.


Bara mendengar gumam dari Dante hanya bisa tersenyum saja. Dia yakin jika Dante saat ini sudah mencintai dan menyukai gadis yang bernama Zeevanya tersebut. Tidak mungkin Dante mau terikat dalam sebuah pernikahan jika dia tidak menyukai gadis tersebut.



*


*


*


MOHON DUKUNGANNYA YAA...


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAHNYA YAA...


TERIMAKASIH...

__ADS_1


__ADS_2