
Hari berganti, Bara saat ini sudah mendapatkan siapa pemilik alamat tersebut, bukan nya mendatangi kediaman gadis itu, Dante justru langsung mendatangi perusahaan orang tua gadis tersebut yang tidak lain orang tua dari Zee.
"Selamat datang, tuan Dante Arsenio dan tuan Bara, ada gerangan apa tuan-tuan muda ini mengunjungi perusahaan kami ini?" ucap Ervin Willson selaku daddy dari Zee
Ervin mempersilahkan Dante dan Bara untuk duduk, lalu memesankan minuman untuk kedua tamunya itu.
"Jadi ada kepentingan apa tuan muda?" tanya Ervin dengan menatap Dante dan Bara bergantian
Bara hanya diam, karena dia tidak mengetahui perkara yang terjadi oleh dante dengan putri dari Ervin.
"Putri anda menghancurkan salah satu mobil kesayanganku" ucap Dante
"Zee ? Maksud anda Zeevanya?" tanya Ervin sedikit terkejut.
Dante mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan kelakuan putrinya Ervin yang sedang menghancurkan mobil miliknya dengan menggunakan batu besar.
Ervin memijit keningnya, lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar, lalu dia menatap Dante dengan tatapan rasa bersalah. Ervin sangat tahu kelakuan putrinya yang sedikit bar-bar itu kadang membuat dirinya pusing.
"Maafkan anak saya tuan Dante, apa yang harus saya lakukan? Hmm saya akan mengganti mobil anda dengan yang baru, bagaimana?" tanya Ervin
Dante langsung menggelengkan kepalanya dan menatap Ervin dengan tatapan yang sulit di jelaskan.
"Aku hanya ingin mengetahui, putri anda bekerja atau masih kuliah? Dia saat ini sedang ada kesibukan apa?" tanya Dante dengan santai
Bara yang ada di samping Dante menatap tidak percaya dengan apa yang di ucapakan Dante kepada tuan Ervin. Bahkan tuan Ervin saja merasa terkejut dengan pertanyaan yang lontarkan oleh Dante yang ingin mengetahui kegiatan sang putri.
"Sebenarnya putri saya Zee saat ini tinggal di New York, dia kemari hanya sedang berlibur dan menemui saya. Dia di sana mempunyai sebuah perusahaan fashion peninggalan mommy nya, dia juga mempunya beberapa butik dengan nama butiknya 'VZee'. Tuan tolong jangan sakiti putriku, apapun kerugian yang di lakukan oleh Zee maka saya akan menggantinya. ucap Ervin
__ADS_1
"Terkadang memang sikapnya sedikit bar-bar dan membuat sakit kepala orang sekitarnya, Tapi dia sebenarnya gadis yang baik dan manis tuan" ucap Ervin
Dante jelas saja tahu perusahaan dan butikĀ yang di maksud oleh Ervin yang saat ini di kelola oleh Zee. Dante merupakan pebisnis yang sangat terkenal dengan kepintarannya serta kekayaan yang dimiliki olehnya banyak perusahaan yang tidak berani mengusik ketenangannya.
"Hmmm ya, kalau begitu saya permisi dulu, tuan Ervin" ucap Dante dengan santai dan langsung berdiri dan meninggalkan begitu saja ruangan Ervin yang masih bingung.
Bara juga sama tidak mengerti maksud dari sang bosnya, mau tidak mau dia juga mengikuti Dante dari belakang. Dia merasa Dante sedikit aneh dan dia kenapa hanya bertanya seperti itu, katanya dia akan meminta ganti rugi tapi dia hanya mengajukan pertanyaan mengenai putri tuan Ervin.
Sebelum pergi Bara terlebih dulu pamit kepada Ervin karena dia merasa tidak enak, Ervin hanya menganggukkan kepalanya. Bara dan Dante telah tiba di lobby perusahaan Ervin dan mereka berdua akan masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka tepat di depan lobby.
"Berhenti menatapku seperti itu Bara!" ucap Dante dengan ketus saat sudah masuk kedalam mobil.
"Apa kamu sedang sakit?" tanya Bara
"Tidak" jawab Bara dengan datar
Mobil yang di kendarai oleh Dante juga sudah tiba di perusahaan cabang milik Dante yang berada di London.
Sedangkan di tempat Ervin Willson sepeninggalnya Bara dan Dante dia langsung keluar dari perusahaannya untuk pulang ke mansion nya, karena saat ini sang putrinya sedang berada di mansion.
Ervin langsung pulang ke mansion dan mencari keberadaan putrinya yang sedang bersantai di taman belakang mansion.
"Zee..." panggil Ervin
"Ya dad aku di belakang" sahut Zee
"Kenapa kamu melakukan hal yang bisa membuat dirimu dan daddy bahaya? Kamu tahu kalau pria yang mobilnya kamu hancurkan merupakan CEO ternama dan juga dia seorang mafia yang kejam. Dia bisa saja menghancurkan perusahaan daddy dan perusahaan mu hanya dengan sekali mengedipkan matanya saja" ucap Ervin dengan tegas dan sangat kesal dengan kelakuan putrinya.
__ADS_1
"Tenang saja dad, Zee akan menghadapinya, daddy tidak perlu takut seperti itu. Lagian kenapa dia tidak datang kemari, kenapa harus menemui daddy?" ucap Zee dengan santai
"Apa kamu tidak tahu siapa Dante Arsenio Emilio, sayang?" tanya Ervin dengan wajah gusar
"What ? jadi dia CEO dari Emilio Corp. Oke Zee akan meminta maaf langsung kepadanya"ucap Zee dengan lembut
Ervin menggelengkan kepalanya lalu menghembuskan nafasnya dengan panjang. Dia tidak tahu apa yang akan Dante lakukan dengan putrinya atau perusahaannya.
"Hmmm daddy sangat pusing, dia tinggal di New York dan kamu tinggal di sana dan menjalankan perusahaan serta butik di sana, daddy takut dia melakukan sesuatu padamu di sana, sayang" ucap Ervin khawatir.
Zee mendekati sang daddy nya, dia tersenyum dengan manis dan langsung memeluk pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan gagah itu.
"Tenanglah dad, semuanya akan baik-baik saja. Aku yang akan menemuinya tolong berikan alamatnya padaku" ucap Zee dengan lembut
Ervin langsung mencari tahu, diaman saat ini Dante tinggal selama di London, namun tidak ada informasi yang di dapatnya. Karena keberadaan Dante sangat sulit untuk di dapatakan. Ervin hanya bisa menghela nafasnya karena tidak ada info keberadaan Dante dan Bara.
*
*
*
MOHON DUKUNGANNYA YAAA...
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA ...
TERIMAKASIH ....
__ADS_1