
Kamar Ungu -
Harimau ganas
Ia membuka pintu itu dengan perlahan dan...
"Bussssss"
Api itu menyambar sangat besar membuat zeksen menjadi kaget. Api itu tidak membakarnya hanya saja membuatnya sedikit tercengang karena api itu menyambar dalam keadaan mendadak.
"Hah untung saja" mengusap dada sambil menghela nafasnya.
Ia meneruskan perjalanan nya masuk kedalam Kamar itu dan secara tiba-tiba pintu kamar itu tertutup seperti ada seseorang yang menutup nya dari luar. Ia tidak kaget sama sekali karena pintu itu tertutup hanya saja ia sudah tertarik dalam isi kamar itu.
Sementara Ketty disini ia sedang di kejar-kejar oleh penjaga itu, Ketty tak kuat jika ia harus terus berlari, jadi ia putuskan untuk melawan mereka semua. Ia menenangkan hatinya dulu baru ia menghajar mereka semua.
Yang Ketty kaget kan adalah kenapa mereka semua mempunyai sebuah kekuatan dan bahkan mereka bisa mengeluarkan senjata mereka sendiri dengan kekuatan nya.
Senjata mereka pun sangat tajam dan berbeda-beda, senjata itu seperti yang ia lihat dalam kamar-kamar itu, dari yang pertama ia lihat adalah
*Mawar Hitam yang sangat tajam, meskipun itu hanyalah sebuah bunga tetapi ketajaman nya bisa Ketty lihat dengan mata hatinya.
Yang kedua adalah
*Harimau Ganas
Adalah harimau yang menjaga sebuah rahasia besar yang belum di ketahui dunia nyata.
Yang ketiga adalah
* Sebuah patung yang bisa menjadi manusia. Oleh karena itu patung itu bisa menyerupai siapa aja yang ada di depannya atau tuan yang menyuruhnya.
Yang ke empat adalah
*Kampak tajam setajam ucapan yang mengenai hati. Orang jika sudah sakit hati karena perkataan orang lain ia akan susah untuk sembuh dan Kampak tajam ini jika sudah mengenai hati maka hancur sudah hatinya.
Dan yang ke lima adalah
*Sebuah pedang yang seperti lidah, jika pedang itu mampu ia kendalikan maka ia juga mampu untuk tepat pada sasaran.
lanjut cerita
Ketty sepenuhnya telah siap untuk bertarung meskipun tanpa senjata, tetapi mereka sangatlah aneh kenapa mereka memberikan sebuah senjata padanya seakan akan ini hanyalah sebuah latihan saja.
Tanpa Ketty ketahui seorang wanita telah menonton dan menunggu adegan bertarungnya di belakang di sebuah apartemen dengan lantai satu, wanita itu menggunakan teropong ajaibnya agar bisa melihatnya lebih dekat lagi.
" Way ada apa dengan kalian, kenapa kalian memberi ku sebuah pedang, kalian sungguh ingin bertarung kan." Ujar Ketty pada penjaga kamar itu.
Tiba-tiba datanglah seorang Gangster yang memakai pakaian serba hitam dan wajah yang di tutup sambil membawa sebuah pedang.
" *** sial mengapa mereka datang lagi belum aku bertarung mereka sudah berdatangan,banyak lagi" Keluh kesah Ketty bergumam.
Penjaga kamar itu tiba-tiba mundur satu langkah dan mundur lagi satu langkah dan kemudian mereka berlari seperti ingin pergi rumah itu lagi. Apa mungkin sesuatu telah terjadi di sebuah kamar-kamar itu?
Gangster itu maju perlahan membuat sebuah lingkaran seperti ingin menyerang secara bersamaan, dan ternyata benar mereka menyerangnya tanpa sepatah katapun.
Suara tebasan pedang itu membuat telinganya terpengaruh dan bahkan hampir membuatnya pusing tetapi, Ia masih bisa mengontrol itu semua Dengan menutup telinganya oleh sebuah kekuatan dan sekarang ia hanya fokus pada pertarungan. bahkan ia menjadi ahli dalam pertarungan menggunakan pedang karena dahulunya ia selalu melatih dan melatih ilmu pedang itu. Dan sekarang ilmu itu ia pakai untuk melawan semua gangster itu.
" Gawat mengapa wanita itu seperti ahli dalam pertarungan pedang kita sampai kelelahan melawannya" gumam gangster-gangster itu.
Gangster itu memberikan isyarat pada rekannya bahwa ia akan melawan nya dari sebelah belakang, Ketty mengetahui soal itu dan berpura-pura seolah ia tidak tau.
Ketty sengaja membuka kembali pendengaran nya agar sesuatu yang terjadi di belakangnya ia akan mengetahui nya lewat tebasan pedang itu. Secara tiba-tiba Pedang itu ingin menebasnya dari belakang dan Ketty menghindarinya, ia membuat rekannya yang di depan matanya yang di tebas oleh rekannya sendiri dan membuat semuanya menjadi sangat marah.
__ADS_1
" Beraninya kamu mempermainkan kami" teriak gangster itu.
" Bukannya kalian yang mempermainkan ku" Ujar Ketty memberitahu mereka bahwa mereka lah yang telah mempermainkannya
Ketty muak dengan pertarungan ini ia langsung mengeluarkan sebuah kekuatan dari matanya yaitu Api, Api yang sedang membara.
Api itu ia taruh dalam pedangnya karena ia muak dengan pertarungan yang membuang buang waktu.
" Aapa itu Api, mengapa bisa" Ujar gangster itu dengan perasaan kaget.
" Hah tidak"
" Crassss" Sebuah tebasan pedang tertuju pada mereka semua.
Hanya dengan sekali tebasan saja mereka langsung terbaring lemas dan kepanasan. Tiba-tiba seorang wanita itu muncul
" Prok..prok..prok" menepuk tangan nya berkali-kali.
Ia menantang Ketty untuk bertarung melawannya. Dan Ketty menolaknya, ia tolak karena ia tak mau menyia-nyiakan kekuatannya untuk manusia kekuatan nya hanya bisa di gunakan untuk melawan iblis Li saja. Wanita itu tak lelah meminta persetujuan nya untuk bertarung dengannya dan Ketty selalu menolaknya, maka dengan paksa wanita itu terpaksa menyerangnya dengan pedang nya sendiri. Ia berjanji jika ia kalah dalam pertarungan ini maka ia akan mengatakan dengan sejujur jujurnya nya apa yang ia lakukan disini.
" Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya"Ujar Ketty saat sedang menebas kan pedangnya yang tertuju pada wanita itu.
Ketty memang ahli dalam pedang sampai-sampai ia menggores tangan wanita itu.Hanya dengan goresan sedikit saja tak membuat nya menyerah ia bahkan lebih bersemangat lagi karena sebuah goresan ini. tetapi semangatnya tidak membuat ia menang dalam pertarungan ini karena kelihaian dan kelincahan Ketty yang terlihat dengan jelas. Akhirnya wanita itu kalah dengan dua goresan di tangannya.
Ia menemukan sebuah cermin dan mencoba memasuki cermin itu dan akhirnya menembus, secara tiba-tiba ia keluar dari cermin itu dan berada di sebuah puncak gunung berapi ia melirik ke sana dan kesini ingin memastikan apa yang ada di gunung ini.
ia berjalan dan terus berjalan ia menginjak sebuah ranting tua dan tiba-tiba ia terjerumus ke sebuah lubang yang di bawahnya berisi tentang Buku-buku tua yang menunjukkan isi buku ini tentang bagaimana melemahkan kekuatan iblis. Ia membacanya dan terus membacanya sampai-sampai terdengar suara raungan Harimau ganas yang mendekatinya.
Itu menunjukkan bahwa penjaga-penjaga itu telah kembali dan bermeditasi.
tetapi hanya Pintu kamar yang bercorak harimau saja yang bermeditasi dan yang lainnya menunggu.
" Aummm " Terdengar suara harimau dalam pendengaran zeksen.
Ia keluar dari ruangan itu dan melihat lebih dalam lagi dan ternyata sebuah harimau putih sedang tertidur.
lalu siapa yang mengaum itu?
Ia kembali kedalam ruangan itu dan melihat keatas lubang terdapat sebuah harimau hitam yang sedang menunggunya tengah mengaum dengan keras.
Karena raungannya yang sangat keras itu sehingga dapat membangun kan harimau lainnya dan bahkan harimau putih juga terbangun. Hanya saja harimau putih itu seperti sedang menjaga sesuatu di dalam ruangan nya itu.
Zeksen mengintip ruangan itu dengan kekuatan yang ada di balik kepalanya sehingga ia nekat untuk pergi ke ruangan itu secara terang-terangan dan perlahan.
dalam suasana yang hening itu nampak terdengar suara helaan nafas yang tertahan.
Ia berjalan perlahan menuju ruangan itu dan mencari-cari isi yang ada di dalam kepalanya itu. Prediksi nya itu ternyata salah sesuatu itu ada di dekat tubuh sang harimau yang sengaja harimau jaga. Ternyata harimau itu sangat lah pintar ia sengaja menyimpan sesuatu itu di dekat tubuhnya agar saat tangan itu ingin mengambil nya ia akan mencium bau tubuhnya.
Dan untungnya juga zeksen lebih pintar dari pada harimau itu ia sengaja menyembunyikan bau tubuhnya dengan kekuatan nya dan mencoba mengambil sesuatu itu, Ia mengambil nya dengan perlahan dan ia mengambil sesuatu itu yang ternyata adalah sebuah Pedang yang legendaris di jamannya waktu dulu
NEGERI DONGENG
Dahulu kala ada seorang Petarung yang sangat hebat. Kehebatannya telah mendunia sehingga sang kaisar sangat menyukai pahlawan itu kemudian sang kaisar sengaja mengadakan perlombaan itu dan hadiahnya itu adalah Sebuah pedang Naga yang memiliki corak harimau Jika sebuah pedang memiliki sebuah corak maka kekuatan pedang itu akan dua kali lipat lebih besar kekuatannya. Sang kaisar sengaja mengadakan pertarungan ini karena tidak ada yang mampu mengendalikan pedang naga ini dan sang kaisar telah merasakan bahwa kali ini ia mungkin tidak akan salah perkiraan lagi. Mungkin kali ini seseorang itu akan mampu untuk mengendalikan nya.
Sang kaisar memberi perintah untuk mengumumkan sebuah perlombaan nya kepada semua warga desa, agar petarung itu bisa mengetahui nya sehingga mengikuti perlombaan nya. Singkat cerita
Petarung itu datang ke perlombaan dengan penyamarannya yang tak di ketahui oleh semua orang tetapi, ia tak bisa menutupi setiap gerakan pertarungan nya di mata sang kaisar karena sang kaisar tau Bahwa Petarung yang hebat itu seperti apa.
Ia mengalahkan semua petarung-petarung yang dulu, petarung- petarung yang dulu itu sebenarnya ia sudah memenangkan perlombaan nya tetapi karena ia tak bisa mengendalikan pedang naganya jadi merek semua mengembalikan pedang itu kepada sang kaisar dan di ganti hadiahnya dengan sebuah uang.
Dan ini yang kesekian kalinya sang kaisar membuat perlombaan akankan Perkiraan sang kaisar benar pada petarung itu?
Dan ternyata terjawab sudah saat petarung itu mengalahkan semuanya dan mengambil hadiah sebuah pedang naga.
__ADS_1
Sang kaisar menunggu reaksi pedang itu muncul saat ia berada di tangan petarung lain.
Reaksi pedang itu ternyata sebuah petir yang menyambar dan di tambah sebuah Api yang membara.
Petarung itu melatih pedangnya agar bisa mengontrol nya, bersamaan dengan datangnya hujan petir ia terus melatihnya.
Ia menebaskan pedangnya kepermukaan bumi sehingga membuat semua orang terkena setrumnya. Hanya satu kelemahan pedang itu saat hujan datang Api yang membawa itu Takan bereaksi sama sekali tetapi saat musim kemarau pedang itu akan menjadi sangat luar biasa.
Zeksen yang mengingat kejadian dulu kala itu membuatnya terpesona akan keistimewaan Pedang naga itu.
Tetapi Akankah ia sanggup menanggung reaksi dari pedang naga itu?.
Semuanya kembali pada kemampuannya sendiri.
Ketika tangan zeksen mengenai pedang naga itu tiba-tiba harimau putih itu mengaung dengan keras seakan akan ia ingin segera melahapnya. Zeksen yang takut akan hal itu menenangkan pikirannya.
" Dengan segenap jiwa ragaku aku meminta izinmu wahai harimau putihku, tolong terima lah ketulusanku padamu" Ujar Zeksen lewat sebuah hati yang tulus.
Mendengar perkataan hatinya itu harimau tidak mengaung lagi dan bahkan ia mengijinkannya untuk menyentuh pedangnya.
Saat ia menyentuhnya ia membukanya melewati hati yang tulusnya itu menggunakan sebuah mantra entah mantra apa yang ia gunakan sehingga pedang itu menurut begitu saja.
Ia meletakkan dua jari di pedangnya dan membangkitkan reaksinya itu.
" Wah luar biasa" Gumam Zeksen.
Ia mencoba meminta izin lagi pada harimau putih itu untuk mencobanya.
Karena pedang itu luar biasa ia menebaskan pedang itu ke arah langit sehingga membuat naga itu muncul dan membawanya ke angkasa.
" Wah aku terbang sungguh terbang ini sangat menakjubkan, Hai kawan apakah kita sungguh bersahabat sekarang" Ujar Zeksen pada naga itu.
Naga itu membuatnya terjatuh karena omongan yang asal bicara itu. Naga itu menjadi marah dan kembali kedalam pedangnya.
" Apa yang terjadi mengapa naga itu marah saat aku memanggilnya sahabat" Ujar zeksen bertanya-tanya.
Zeksen mengembalikan pedang naganya pada harimau putih itu tetapi harimau putih itu malah mengaung seakan-akan ia menolak pedang itu.
" Ada apa dengan harimau putih ini tadi naga sekarang harimau,Kenapa mereka berdua sama saja?" Gumam zeksen.
Zeksen memberikan sebuah kekuatannya pada harimau itu untuk mengubah wujudnya sementara menjadi sebuah manusia.
"Brussssss" harimau itu berubah wujud.
"Sekarang katakan sebenarnya apa yang terjadi pada kalian kenapa kalian seperti marah padaku" Tanya zeksen pada harimau itu.
" Saat tuan meminta izin kepada saya,saya sudah mengijinkan nya tetapi, Jika pedang naga itu menurut maka itu akan jadi milik tuan seutuhnya dan tidak berhak tuan kembalikan"
" Lalu sang naga kenapa ia marah?" Tanya zeksen.
" Itu karena tuan menganggapnya sebagai sahabat saja bukan sebagai rekan" Jawab harimau itu menjelaskan
" Padahal lebih bagus sebagai sahabat dari pada rekan, karena bagiku sahabat adalah segalanya dan rekan hanyalah sementara saat ia membutuhkan nya" Gumam zeksen.
Sang naga mendengar perkataan nya itu dan ia keluar dari pedangnya dan mengatakan
" Apakah benar Sahabat adalah segala?" Tanya Naga itu pada zeksen.
" Iyah benar. Dengarkan aku naga putih aku tidak akan memanfaatkan mu maka jadilah sahabat ku selamanya saat suka maupun duka" Penjelasan zeksen pada naga itu.
Akhirnya naga itu mengerti apa yang ia jelaskan. Karena ia sudah menjadi pemilik nya maka ia simpan pedang itu ditangan nya dan bukan di sakunya.
Setelah itu Zeksen kembali ke luar cermin dan kamarnya
__ADS_1