Mencari Cinta Di Alam Nyata Manusia

Mencari Cinta Di Alam Nyata Manusia
Pergi membawa luka


__ADS_3

Ingatan Zeksen sebelum kehamilan istrinya


Di saat anak-anak mu lahir, di situlah kamu akan kehilangan kekuatan mu beserta istrimu dan kamu akan menjadi manusia seutuhnya. Tapi kamu tenang saja aku, akan mengembalikan kekuatan mu pada saat kamu dan juga istrimu meninggal dunia ,di alam nyata manusia dan kembali ke dunia tempat kalian berasal yaitu dunia dongeng


" Ternyata benar bahwa kekuatan ku sekarang telah hilang, dan bahkan aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi sekarang,hanya bisa menggunakan pengetahuan yang mendalam. aku hanya bisa menjaga mereka seperti layaknya manusia biasa.


Saat ini aku takut dengan mereka yang kapan saja bisa saja berbuat jahat pada keluarga, dan untuk itu aku... Sudahlah yang terpenting sekarang membesarkan anak-anak ku itu lebih penting dari apapun. dengan penuh kasih dan juga sayang aku pasti bisa melalui semuanya"


8 tahun kemudian


" Sayang. sepertinya sudah waktunya bagi kita untuk mengajar kan anak-anak kita seni bela diri dan juga pengetahuan"


Kata yang Ketty pada suaminya


" Baiklah aku yang akan mengajarkan mereka"


Tersenyum yang Ketty sambil memeluk suaminya.


14 tahun berjalan menuju 15 tahun yang akan datang.


Setelah 14 tahun lamanya, mereka berdua tidak pernah lelah mengajar kan anak-anak caranya agar dapat menjaga diri sendiri.


Seni bela diri tingkat tinggi dan juga pengetahuan yang mendalam.


Pengajaran itu berhasil mereka ajarkan pada anaknya sehingga anaknya menjadi sangat hebat di segala bidang.


10 tahun silam


Sekolah seni beladiri pasutri


Belajar silat dan mempraktekkan nya bersama rekannya di sekolah, anak itu selalu menang dan selalu jadi juara.


Di usianya 10 tahun wajar saja jika ia selalu menang dan jadi juara, karena ia beda dengan anak-anak yang lainnya. Bukan karena ia kaya ataupun memiliki kekuatan tetapi, karena ia mampu dan juga pintar.


Setelah mendapat kan 10 piala dalam 2 hari berturut-turut, anak itu terbang tinggi angkasa sampai ia lupa dengan jati dirinya.


Kesombongan nya mulai membawa petaka sampai pada akhirnya yang Ketty dan Zeksen marah dan murka.


Setelah kemarahan nya reda mereka berdua memberikan hukuman berat padanya sehingga entah kenapa anak itu menjadi sosok yang baik hati dan juga penolong.


Kesombongan nya hilang beserta keangkuhannya.


Kemudian Zeksen dan yang Ketty sangat bangga padanya sampai-sampai ia tidak bisa berkata apa-apa.


Setelah di umur yang ke 14 tahun dan akan menginjak 15 tahun, anak itu mulai berbaur dengan sekolah barunya dan juga teman sekelasnya.


Setelah tau hal itu yang Ketty menjaga pergaulannya karena di era ini jaman modern pergaulan sangatlah sensitif bagi anak-anak di seusia nya.


Jadi yang Ketty meminta Zeksen untuk memberikan pengetahuan tentang pergaulannya pada anaknya, agar anaknya tidak salah bergaul.


Setelah selesai ia memberikan pengetahuan dan pengertian pada anaknya, kini anaknya mengerti apa yang mencoba ayah dan ibunya jelaskan padanya.


15 tahun di mulai saat pukul 12.00 jam malam.


Memberikan sebuah kejutan pada anak-anak nya dan memberikan sebuah kado istimewa untuk nya.


" Selamat ulang tahun"

__ADS_1


Ucap kedua orang tuanya di kamarnya membawa kue ulang tahunnya


" heaaahhh"


" Ma. pak. ada apa ini?"


" Aduh anak mamah. kalian lupa yah kalau kalian sedang ulang tahun sekarang"


" Apa? asyikk kadoku"


" Ray Jiyeon. tiup lilinnya dulu dong sebelum hadiahnya"


" Dan kamu juga Raya. berdua dulu sebelum meniup lilin"


Kata orang tuanya.


"Huh!"


" Sudah. dan hadiahnya"


meminta dengan tangan di bawahnya


" Ini hadiah untuk kalian"


Di buka hadiah itu dan mereka berdua terkejut


" Wah maa pah, ini sangat berharga bagiku"


" Bagiku juga"


" Sama-sama"


katanya sambil mencium kening kedua anaknya.


...***...


Pagi menjelang


Yang Ketty dan zeksen, beserta anak-anaknya pergi untuk liburan karena ini adalah hari ulang tahun anaknya yang membahagiakan.


Liburan ke taman bunga tidak lupa membawa makanannya.


Mereka bersenang-senang saat liburannya menikmati pemandangan dan juga kesejukan udaranya.


Menikmati secangkir kopi dan makanan ringan seperti cemilan dan yang lainnya.


"Mah pah andai kita selalu seperti ini pasti aku dan adikku merasakan kebahagiaan yang lengkap. mah pah jangan pernah sekalipun mamah dan papah meninggalkan kita tanpa seijin dariku" kata Ray pada kedua orang tuanya, yang saat ini ia berada di pangkuan ibunya sambil menikmati makanan dan juga pemandangannya.


" Raya juga mah pah, tidak mau jauh jauh dari kalian berdua" katanya dengan senyuman manja di wajahnya.


" Anak-anak jangan seperti itu. Mengusap rambut Ray dan juga Raya. kalian tau, di dunia ini tidak ada yang abadi jika sudah takdirnya kita tiada atau berpisah maka mamah dan papah ingin berpesan pada kalian"


" Pesan apa mah pah?"


" Mah pah jangan ungkit soal kematian aku gk suka" kata Ray pada ke dua orang tuanya.


" Ray diem dulu kalo mamah ngomong" kata Zeksen sedikit kesal jika omongan istrinya di potong.

__ADS_1


" Ray dengarkan mamah yah, pesan ini penting untuk kalian berdua. kalian harus bisa menjaga diri kalian masing-masing dari hal apapun. Jaga adikmu dan jaga kakakmu, jangan sampai kalian saling cuek terhadap satu sama lain. saling mengasihi dan saling percaya. Jika salah satu dari kalian tidak menurut, cubit saja salah satunya supaya kalian sadar atas perbuatan sendiri. mengerti!"


" Iyah mah aku mengerti"


" Mah, cemilan ini enak loh apakah ini buatan mamah?" kata Ray mengalihkan pembicaraan karena ibu dan ayahnya mengungkit soal pesan terakhir.


" Ray kamu tuh kenapa sih malah mengalihkan perhatian. ingat yah papah gak mau kalau kamu jadi anak yang pembangkang"


" Pah, aku ini bukan anak pembangkang tapi aku ini anak mamah sama papah yang haus akan kasih sayang" katanya dengan suara tegas dan lantang.


" Ray,jangan gitu ah" kata yang Ketty yang mulai menggelitik tubuh Ray saat ini, dan Ray mulai kegelian.


Dia mulai meminta ampun pada mamahnya karena baginya ini sangat geli.


Canda tawa mereka tunjukan bersama-sama


Sampai pada akhirnya kebahagiaan itu hanyalah sementara.


Setelah kebahagiaan itu bersemayam di hati kedua anaknya, mereka mulai mengingat untuk melepaskan anak-anak nya.


Mereka tidak rela jika harus pergi tanpa kedua anaknya. mereka bersedih dan mulai hancur.


Di saat kepulangannya tiba.


Mereka menaiki mobil yang tadi di tumpanginya ke taman.


Saat di perjalanan Tiba-tiba Zeksen mengantuk, entah apa yang membuatnya sampai mengantuk tapi kali ini dia tidak bisa berbuat apa-apa. rasa kantuknya seperti tersihir oleh suatu kekuatan yang besar sampai-sampai ia lepas kendali dan akhirnya mobilnya menabrak kan diri pada mobil lain, dan mobil itu terguling ke angkasa dan jatuh ke tanah sampai rusak parah.


Saat mobil itu rusak dan berguling terbalik, tiba-tiba tangan kedua anak itu mulai bergerak-gerak dan mereka mulai sadar.


Melihat kedua orang tuanya yang tidak sadarkan diri yang di penuhi dengan darah dan luka-luka, mereka menangis histeris sambil memanggil nama kedua orang tuanya.


" Maa.. pahh"


" Mamahh"


" Papah"


" Bangun.. bangun"


" Hik hik"


Terlintas bayangan kecelakaan itu di kepala mereka berdua sampai pada akhirnya mereka melihat arwah ibu dan juga ayahnya.


Memanggil-manggil nama anaknya dan berkata


" Ray, raya. maafkan mamah dan juga papah mu yah sayang, ini mungkin berat tapi ini juga sudah kehendak. jaga diri kalian yah sayang, jaga adikmu ray,jangan sampai kamu membuat adikmu bersedih berlarut-larut. Salam dari kami, mamah dan papah pamit"


Dengan suara yang lemah dan tidak berdaya


" Mah pah jangan tinggalkan kita"


mereka berdua pingsan.


Para warga datang dan menelpon ambulan dan juga polisi.


Ambulan datang membawa Ray dan juga Raya kerumah sakit sementara ayah dan ibunya di kremasi.

__ADS_1


__ADS_2