
Villa Hancunhe di Beijing
Negri dongeng
Terbangun di sebuah tempat yang sama dengan Yang Ketty di sebuah labirin saat ia berusia 10 tahun.
Zhen Juan sering mengintip Yang Ketty yang sedang berlatih pedang disaat ia berusia sama dengannya.
Zhen Juan melihat tangan mungilnya yang memungkinkan ia memiliki sebuah pemikiran bahwa " Apakah ia bisa memegang sebuah pedang besar yang seberat baja?".
Di saat pemikiran nya memikirkan itu, secara sengaja Yang Ketty melihat gadis kecil itu dan diam-diam menghampiri nya dengan mengatakan padanya bahwa " Jika ia mampu atau berkeinginan untuk berlatih pedang dengannya ia pasti akan bisa menguasai nya secara bertahap".
Dengan kagetnya Zhen Juan melihat Yang Ketty yang tiba-tiba berada di hadapannya dan berbicara dengannya, mencoba mengangguk dengan suara kecil di bibirnya dan berkata" Iya".
Yang Ketty tersenyum saat mendengar jawaban dari dirinya dan ia pun tidak lupa untuk menanyakan sebuah "namanya siapa" dan Zhen Juan menjawab nya dengan tersenyum juga " Zhen Juan". "Yang Ketty".
Setelah perkenalan itu Zhen Juan sering berlatih pedang dengannya sampai ia pun mahir di bidangnya.
Tetapi setelah berumur 20 tahun Zhen Juan pergi dari hadapan Yang Ketty dan berpamitan.
Setelah itu ia tak pernah datang lagi atau bertemu dengannya.
10 Tahun berlalu di saat Yang Ketty sedang dekat dengan Zeksen, Zhen Juan tiba-tiba datang dan melihat keakraban nya.
Setelah melihat itu Zhen Juan pun pergi tanpa sepengetahuan Yang ketty.
Dan pada hari itu disaat ia pergi ke suatu tempat dimana tempat itu berada di sebuah medan perang yang sedang dilanda krisis gangguan Iblis, ia tersentak ketakutan dan mencoba melawan.
Di saat dirinya mampu menggunakan pedang di saat itu juga ia mengalami kekalahan. Bukan kalah dari keberanian melainkan kalah akan kekuatan.
Zhen Juan memang mempunyai sebuah ilmu pedang tetapi ia tidak mempunyai sebuah kekuatan seperti ilmu sihir.
wajar saja jika Zhen Juan mengalami kekalahan di saat ia sendiri tidak mempunyai kekuatan ilmu sihir di tangannya, karena bagi sang iblis mempunyai ilmu pedang saja tidak cukup baginya untuk bisa mengalahkannya.
Dalam keadaan itu Zhen Juan bisa apa? selagi ia bisa hidup ia pun hanya bisa melarikan diri atau bersembunyi dari nya dengan keadaan terluka di sekujur tubuhnya.
Saat Kekuatan iblis itu akan mengenai dirinya tiba-tiba Yang Ketty datang bersama Kekasihnya, Zeksen ia mengatakan bahwa " Dia bukanlah tandinganmu", sang iblis menjawab Nya dengan tertawa bahwa " Kamu juga bukanlah tandinganku".
Ujarnya berselisih kata.
Zhen Juan bersembunyi dan melihat atraksi Yang Ketty yang sedang melawan iblis Li.
Tetapi di saat semua itu terjadi Iblis Li dengan sengaja mengarahkan kekuatan nya pada kekasihnya saat kekasihnya sedang melindunginya.
Yang Ketty yang melihat kekuatan itu pun menghalanginya dan mengenai dirinya dan dari situlah Zhen Juan membuat perjanjian dengan Yang Ketty yang sedang sekarat bahwa suatu saat nanti Dimana pun ia berada ia akan melindungi nya entah bagaimana pun caranya ia pasti dan akan melindunginya.
Di saat janji itu terucap dari bibirnya tiba-tiba sebuah kekuatan kecil mengarah pada tubuhnya dan kemudian luka di sekujur tubuhnya pun sembuh dengan total.
Begitu lah Zhen Juan menceritakan semua kejadian masa lalunya pada Zeksen dan semua rekannya bahwa yang sebenarnya Zhen Juan adalah teman dekat rekannya, yang tak lain adalah yang Ketty, dan akan berusaha menepati sebuah janji yang belum sempat ia tepati karena kekurangan sebuah ilmu sihir darinya.
" Oh jadi setelah kamu mendapatkan ilmu sihir itu, kamu kesini dengan tujuan untuk melindungi Yang Ketty rekan kami".
"Iya betul"
" Tetapi selama itu kamu kemana aja?"
Tanya Farel penasaran.
" Aku pergi mencari seorang guru yang bisa mengajariku sebuah ilmu"
" Tepat nya dimana"
" Di sebuah Gurun berasap salju"
"Apakah kamu baik-baik saja selama di gurun itu?"
" Tentu. karena aku tinggal di sebuah Gurun yang di jaga ketat oleh beberapa murid"
" Baik lah aku percaya sepenuhnya atas cerita yang telah kamu ungkapan pada kami " Ujar Zeksen percaya dan memberikan nya sebuah tempat tinggal bersama nya.
...***...
Pagi hari Zeksen memulai rencana awalnya untuk membuat kekasihnya mengingat dirinya dengan bantuan Zhen Juan yang mungkin saja dapat memulihkan sebagain ingatan nya.
__ADS_1
Mendengar perkataan Zeksen terhadap Yang Ketty yang kehilangan ingatannya Zhen Juan mengingat kejadian di masa lalunya bahwa "ada seorang murid yang sama yang telah kehilangan ingatannya dan kemudian sembuh karena obat dari gurunya".
Zhen Juan mencoba memberikan saran nya kepada Zeksen kekasihnya dengan cara " memberi tahu bahwa Yang Ketty harus di bawa ke dalam perguruan nya dan harus di berikan obat oleh gurunya.
Saran dari Zhen Juan, Zeksen mendengarkannya dan mencoba untuk menuruti sarannya.
Sekolah SMK Negeri 3
Dalam pembelajaran nya Zeksen memberikan sebuah tugas untuk semua muridnya tentang Sejarah Kastil yang pernah di kunjungi nya.
Tugas itu sengaja ia berikan karena Zeksen mau Kekasihnya mengingat sesuatu tentang kejadian masa lalunya, dengan alasan sebuah tugas.
Kemudian Ia mengakhiri pembelajaran nya dengan tugas yang telah di berikan nya dan mengatakan pada seluruh muridnya bahwa " Satu Minggu kemudian ia akan mengecek hasil tugas yang telah di berikan nya".
" Jangan sampai terlambat dalam mengerjakan sebuah tugas, jika salah satu dari kalian ada yang terlambat, satu poin dari tugas kalian Kaka potong oke, tetap bekerjasama anak-anak. Semangat"
Ujarnya tersenyum dan pergi.
"Sampai jumpa dilain hari"
" Huuuuuuuu"
Jawab semua murid itu bersorak.
Kantin.
"Ket Lo paham ga sih maksud tugas dari kak Zeksen. gak tau kenapa tapi perasaan gue merasa bahwa ada sesuatu yang aneh yang tidak pernah terlihat oleh pandangan kita"
"Menurut aku sih enggak "
Ujar mereka berbincang-bincang sambil melahap makanan nya dengan cepat.
Setelah makanan itu habis mereka berdua pun pergi dan berpisah.
Yang Ketty kearah kanan dan temannya kearah kiri sambil melambaikan tangannya dan berkata " Sampai nanti " lalu tersenyum dan pergi.
Di saat Yang Ketty berjalan kearah parkiran, ia melihat gurunya berdiri di depan mobilnya dan bertanya-tanya " Sedang apa sih kak zeksen di sana? Aku kan jadi risih dpi temui dia terus". Kemudian berjalan kearah nya dan menanyakan lagi pertanyaan yang tadi ia tanyakan pada diri sendiri.
Zeksen menjawab nya dengan jujur bahwa ia "ingin membawa Yang Ketty ke suatu tempat lagi" dan Yang Ketty menolak dengan berkata "Tidak".
"Kamu tau aku akan Risen dari guru di sekolah ini jadi ini adalah permintaan terakhir ku,aku harap kamu mengerti itu"
" Baiklah untuk kali ini aku ikut dengan mu. tetapi mengapa Kaka harus Risen dari sekolah "
" Itu karena kekasih Kaka tidak mengingat kenangan bersama dan Kaka jujur, Kaka pergi ke sekolah itu hanya untuk bisa bersama dengannya, tetapi kekasih Kaka malah menjauhi Kaka"
Ujar Zeksen termenung dan sedih.
"Jika kamu tidak mau tidak apa-apa aku tidak akan memaksa kamu lagi".
Ujarnya membalikan badan dan pergi dengan perlahan dan kemudian" Tunggu Kak zeksen".
Mendengar kata "tunggu" di telinganya, ia pun membalikkan badannya dan kemudian meliriknya dengan berkata kepada " Ada apa?".
Yang Ketty menatap matanya dengan tatapan kasian. Ia berteriak kepadanya bahwa " Bagaimana bisa kamu pergi tanpa mendengar jawaban darinya?".
" Jawaban apa?"
" Jawaban jika aku Siap untuk pergi bersama dengan Kaka ke suatu tempat itu, tapi dengan satu syarat bahwa Kaka tidak boleh meninggalkan sekolah ini"
" Untuk itu Kaka harus memikirkan nya lagi"
" Baik kalau begitu aku juga"
" Eh jangan,baik aku janji tidak akan meninggalkan sekolah ini"
" Siapa yang mau meninggalkan sekolah,tadi aku hanya becanda" Gumam Zeksen dengan suara pelan.
Mendengar ucapan Zeksen yang tidak karuan Yang Ketty berkata" Apa?" dengan suara lantang dan jawaban Zeksen dengan tersadar dari gumaman nya ia pun menjawab perkataan nya dengan " Tidak. tidak apa-apa".
Zeksen tersenyum dan menggenggam tangannya dengan mengatakan " Biar aku mengantarkan mu kedalam mobil ku"
" Terimakasih "
__ADS_1
Ujar Yang Ketty berterimakasih.
Mereka berdua pun pergi ke rumah Yang Ketty untuk meminta izin orang tua nya lagi.
Setelah meminta izin kepada kedua orang tua nya Zeksen mengajak nya pergi kerumahnya untuk memperkenalkan semua rekannya.
Villa Hancunhe di Beijing
Setelah sampai di rumahnya semua rekannya menyanjung dirinya dan berkata " Selamat datang Kaka cantik".
Yang Ketty tersipu malu saat mendengar pujian dari semua rekannya zeksen dan mengatakan " Aku bukan Kakak tapi aku masih gadis belia".
Ujarnya tersenyum dan merasa heran.
Zeksen mengatakan dengan suara hatinya bahwa " Jangan memanggil nya Kakak karena saat ini ia adalah seorang gadis belia".
Mereka pun menjawab " Maaf aku tidak tau dan baiklah"
" Maaf gadis belia"
Ujarnya tersenyum ramah tetapi bodoh.
" Bukan gadis belia tetapi, sudahlah panggil saja aku Yang Ketty" .
" Oh baik gadis belia yang Ketty"
Ujar semua rekannya dan betapa bodohnya ucapan yang terucap di bibirnya.
" Dasar bodoh kalian semua, panggil Yang Ketty bukan gadis belia terus"
Ujar Zeksen memberi tahu kepada seluruh rekannya di dalam suara hatinya.
" Kita salah lagi"
" Iya dasar bodoh. sudahlah lupakan lain kali jangan tunjukkan sikap bodoh kalian".
" Baik-baik dan maafkan kami"
" Silahkan masuk"
Ujar Alana mempersilahkan masuk.
Setelah masuk Zeksen memperkenalkan semua rekannya dan berkata " Kedua lelaki ini adalah Farel&Justine dan untuk kedua wanita ini adalah Alana dan Zhen Juan"
" Senang berkenalan dengan kalian"
Ujarnya tersenyum dan bersalaman.
Setelah lama berbincang-bincang akhirnya Yang Ketty merasa dekat dengan semua rekannya lewat obrolannya.
Dan setelah itu rencana Zeksen untuk membawa Yang Ketty ke suatu tempat itu pun di tunda dalam semalam karena hari sudah menunjukkan malam.
Yang Ketty menyetujui nya karena ia pun tidak mau jika harus berangkat di saat malam hari, dan kemudian ia pun tertidur di rumah miliknya Zeksen, yang suatu hari nanti akan menjadi miliknya juga.
***
Pagi Hari menjelang mereka semua membereskan semua barang yang akan di bawanya pergi ke suatu tempat.
Setelah selesai Mereka pun berangkat tanpa adanya kendaraan dan Yang Ketty merasakan keanehan.
" Dimana kendaraan yang akan kita tumpangi untuk pergi ke tempat itu"
" Mm akan aku tunjukkan dan kamu harus memejamkan mata"
Yang Ketty menuruti nya dan memejamkan matanya.
Setelah selesai ia membuka matanya dan melihat " Dimana? tidak ada".
" Lihatlah ke belakang"
Dengan terkejut ia melihat punggung nya yang telah memiliki sebuah sayap yang indah.
" Apakah kita akan pergi dengan sayap ini"
__ADS_1
" Tentu dan ayo"
Ujarnya memegang tangannya dan pergi ke angkasa bersama dengan semua rekan-rekan nya.