
Kerajaan Halilintar
Di sebuah medan tempur beberapa dari 5000 pasukan dan di tambah 3606 pasukan khusus dari lawan menyerang tanpa belas kasihan. Mereka menyerang lawan di saat lawan itu sedang sekarat dan bahkan di habisi nya dengan keji.
5000 pasukan dan 2576 khusus panglima Zeksen setengahnya kalah dalam pertempurannya
Para panglima perang musuh maju karena tujuan nya sekarang adalah panglima zeksen.
Zeksen melihat panglima musuh itu menuju dirinya dan ia mengubah rencana nya.
Sebuah pasukan khusus dengan rencana cadangannya yaitu rencana formasi labirin dengan kekuatan tinggi dari kegelapan zeksen akan mengubah segalanya.
Dengan kekuatan kegelapan yang melawan cahaya matanya, kekuatan ini di perkuat dengan Api, listrik,pasir, suara dan alam.
Cukup dengan kegelapan dan suara yang menyeramkan dari alam kekuatan ini mampu membuat lawan ketakutan sebelum menyerang.
Dan bahkan saat ini ketika panglima perang itu memasuki formasi labirin, hatinya mulai gemetar tetapi ia tidak menunjukkan rasa ketakutannya itu pada lawan.
Ia meminta bantuan pada semua rekannya untuk maju bersama dan membentuk formasi juga.
Formasi lawan yaitu formasi menyerang seperti kapal yang sedang menyelam di air.
Tetapi formasi itu tidak mampu merobohkan keyakinan zeksen bahwa formasi dialah yang sangat sempurna karena baginya ini tidak ada tandingannya.
keyakinan zeksen menjadi kenyataan di saat semua para rekan panglima nya menjadi gemetar ketakutan dan bahkan raut wajahnya yang pucat menunjukan bahwa ia tidak mampu untuk maju lagi.
" Panglima suara itu sangat menyeramkan dan bahkan mengganggu hatiku yang menjadi tenang dan sekarang ketakutan dan menjadi gelisah" Sorak rekan-rekan nya mengatakan " Iyah benar panglima ini tidak akan mudah".
" Jika kalian tidak mampu baiklah. sekarang kalian pulang dan memasak saja di rumah" katanya dengan marah-marah.
Semua rekannya terpaksa mengikuti perintahnya meskipun hati merek sangat gelisah dan ketakutan.
Di sisi kanan ke dua rekan panglima perang diam-diam pergi tetapi di halangi oleh suara yang menakutkan yang mendekatinya.
Katanya " Jika kalian mundur aku tidak akan menggangu dirimu lagi dan pasukanmu. tetapi jika tidak kalian semua pasti mati".
Tersentak rekan panglima perang itu ketakutan, kakinya gemetar dan ia berlari kearah panglima.
" Panglima sebaiknya kita mundur lihat di belakang kita pasukan kita sekarang menjadi sangat sedikit dan banyak di antaranya yang meninggal. tolong hargailah para pejuang" bentak rekannya itu.
" berani kamu membentak saya"
" maaf tuan tapi demi keamanan pasukan juga saya membentak tuan"
" Benar panglima coba kamu pikirkan bagaimana nasib istri-istri kita"
" Dasar payah... memikirkan kembali kenangan bersama anak-anaknya. dan baiklah kalau begitu. Mundur" teriaknya mundur pada pasukannya.
Yang Ketty melihat kemenangan di matanya dan ia berkata" Sayang kita menang, apa sebaiknya kita pulang?"
" Baiklah, tapi tunggu sebentar kita liat apakah musuh kita benar-benar mundur atau tidak" katanya menatap pasukan musuh.
Beberapa menit kemudian pasukan musuh itu pergi, Yang Ketty dan Zeksen pun pergi tetapi di saat semua itu tiba-tiba serangan musuh mulai muncul dengan kekuatan halilintar nya yang mulai menyakiti pasukan-pasukan.
Pasukan-pasukan itu merasakan kesakitan tetapi mereka tidak kenapa-kenapa dan bahkan malah Zeksen dan yang Ketty yang merasakan kesakitan nya.
Seperti tersambar petir yang dahsyat Zeksen dan yang Ketty pun sekarat ia tidak bisa apa-apa lagi tetapi kekalahan itu baik untuknya karena saat ia meninggal di Medan tempur nya tiba-tiba sebuah cahaya datang membawa pergi mereka berdua ke langit.
__ADS_1
Saat mereka berdua di kelilingi cahaya, pasukan musuh dan pasukannya sendiri terpukau dengan keindahan alam yang terjadi.
Mereka bertanya-tanya " bagaimana bisa seorang manusia yang meninggal bisa di bawa oleh cahaya?"
" Apa jangan-jangan mereka bukan dari dunia ini?"
" Sudahlah lah kita pasukan musuh kan, seharusnya kita senang dong bahwa panglima perang mereka meninggal"
" Iya sih benar. meskipun kita kalah tetapi yang sebenarnya mereka lah yang kalah banyak dari kita karena pulang tanpa membawa panglimanya haha" ujarnya tertawa dan di ikuti yang lainnya " haha".
Pasukan Zeksen berduka membawa kemenangan nya tetapi terbalut dengan rasa kecewa dan bahkan hancur.
Setelah mereka pergi dan tiba di kerajaan nya mereka mengatakan " salam paduka. Kita menang dalam perang" katanya dengan bersedih hati.
" Untuk itu,mari kita rayakan kemenangan kita. cepat buat pengumuman penting di istana agar kita bisa merayakannya" kata paduka raja
dengan perasaan bahagia.
Pasukan itu tertunduk dan meminta maaf kepadanya karena mereka Lalay dalam menjaga panglima.
" Paduka maafkan kami semua karena telah gagal.."
" Gagal dalam hal apa kita kan sudah menang. dan yah dimana Zeksen panglima kita?" tanyanya
Pasukan itu bersedih dan berteriak " maafkan kita yang mulia"
" Ada apa sebenarnya ini kenapa kalian semua bersedih? bukannya kalian menang?"sahutnya berdiri
" Yang mulia kita gagal dalam menyelamatkan panglima perang"
" Yang mulia di saat kemenangan kita. pasukan musuh menyerang dari belakang dengan mengaktifkan menara halilintar dan halilintar itu mengenai panglima kita sehingga meninggal" katanya dengan sedih
" Jika begitu. dimana mayatnya kenapa aku tidak melihatnya?"
" di..di bawa pergi oleh cahaya yang mulia"
" Apa? cahaya! aneh mengapa bisa?. Apa jangan-jangan..Dia bukan berasal dari dunia ini melainkan dunia lain?" ujarnya bertanya-tanya.
...***...
Di sebuah istana mewah Zeksen dan yang Ketty di tidurkan di ranjangnya dengan keadaan masih tidak sadarkan diri.
Para peri menyembuhkan nya dan mereka sudah tidak dalam bahaya.
Yang Ketty di kembalikan tubuhnya ke dunia manusia dan Zeksen tetap berada di istananya.
sahabat-sahabat nya datang dengan terburu-buru dan mereka bertanya " Peri bagaimana dengan keadaannya? apa mereka baik-baik saja?" katanya bertanya.
" Kalian tenanglah. semuanya baik-baik saja"
Di saat mereka sibuk berbincang-bincang tentang keadaan nya, Zeksen terbangun dan melihat ruangannya " kenapa seperti nya aku berada di duniaku Dunia Dongeng?"
Sang peri melihat kesadaran Zeksen dan ia menanyakan nya " Apa kamu baik-baik saja sekarang?" tanya peri padanya
" Baik peri. tapi kenapa aku bisa berada disini?"
" Aku yang membawamu pergi"
__ADS_1
" Lalu kekasihku, dimana dia?"
" Kekasih mu aku bawa dia ke dunia manusia dan jangan khawatir"
" Baiklah terimakasih peri telah menolong ku dan kekasihku. Seperti nya aku harus pergi menemui kekasihku"
" Jangan dulu kesehatan mu belum pulih"
" Aku baik-baik saja peri" Katanya beranjak dari ranjangnya
" Biar kami antarkan dia peri" kata sahabat nya pada peri
"Baiklah kalau begitu hati-hati"
" Baik"
Berangkat terbang menuju alam nyata manusia, merangkul Zeksen dengan kedua sahabatnya dan ia berkata " disini sudah berapa hari?"
" 2 hari" kata Alana pada zeksen
" Serius"
" Iyah 2 hari. kenapa?"
" tidak... kenapa aku merasa di sana sudah beberapa minggu?"
Katanya di dalam hati.
Melaju dengan kencang dan sampai pada tujuan.
Rumah Yang Ketty
Berlari ke arah rumahnya dan membuka pintunya. Melihat dia, kekasihnya yang sedang membersihkan rumahnya dan menghampirinya. Memeluknya dan mencium keningnya " Apa kamu baik-baik saja sayang?" tanyanya menatapnya.
" Aku baik-baik saja? tenanglah. duduk"
katanya " dan kalian juga duduklah dulu. akan ku siapkan makanan untuk kalian"
" Tidak usah. kamu belum sehat sayang"
" Aku sehat. lihat aku berolahraga" Mendongkrak-dongkrak kakinya dan kanannya.
" Baiklah baik sudah cukup"
" Apa kamu juga baik sayang?"
" Aku baik jika aku bisa melihat mu tersenyum"
" Ini aku tersenyum. hmmm" katanya melebarkan senyumannya yang manis
" Aduh kenapa aku merasa Segaran sekarang" katanya tertawa
" Dasar gombal"
" Khmm..khmm"
Melihat kearah sahabat nya dan Zeksen meminta maaf karena ia sudah bermesraan di depan mereka.
__ADS_1