
Dunia nyata Manusia
Meminta izin keluarga untuk segera menikahinya, Zeksen menundukkan kepalanya di depannya dan meminta restu nya.
" Aku ijinkan kamu menikahi putriku dengan satu syarat, bahwa kamu harus membahagiakan nya".
" Baik. Aku Zhishu bersumpah di depanmu bahwa aku berjanji akan menjaganya, melindungi nya dan bahkan membahagiakan nya seumur hidup ku. Aku tidak akan membuatnya meneteskan satu jentik pun dari air matanya". Ujar Sumpah janji kepada ibunya.
Mendengar sumpah yang begitu meyakinkan ibunya percaya akan sumpah itu, karena bagaimanapun kebahagiaan anaknya lah yang terpenting bukan yang lain. Mendengar sumpah itu saja sudah cukup baginya untuk menyerahkan hidup anaknya pada kekasihnya yang akan menjadi suaminya.
Saat menantu dan mertua sedang berbincang tiba-tiba Adiknya Yang Ketty datang dan meminta sesuatu yang di inginkan karena ia harus melepaskan Kakak yang cantik yang di sayanginya.
Zeksen menanyakan apa keinginan nya agar ia bisa memenuhi nya.
Keinginan ku hanyalah satu " Aku ingin sebuah mobil yang keren" Ujarnya tersenyum dan Yang Ketty datang mendengar adiknya pun tertawa.
" Kamu. Menyentil dahinya. Belum cukup umur untuk memiliki sebuah mobil sayang".
" Biarin lah kan bisa buat nanti, lagian kan aku kelas 3 nanti juga aku kuliah wlee"
" Baiklah biar Kakak yang ngasih keinginan kamu oke"
" Tidak. aku hanya mau dari calon kakak ipar ku oke"
" Sudah cukup. Aku janji aku akan memberikan apa yang adik ipar aku inginkan"
" Serius?"
" Iyah"
" Asyik. Terimakasih"
Ujarnya memeluk tubuh kakak iparnya, Zeksen.
Yang Ketty tersenyum melihat Zeksen ingin membahagiakan semua keluarga nya dan di dalam lubuk hatinya ia ingin mengucapkan " Terimakasih" Padanya dan sebuah jawaban muncul dalam telinganya " Sama-sama".
Yang Ketty merasa aneh, bagaimana bisa kekasihnya mendengar kan lubuk hatinya
" Karena aku telah membobol hatimu" Ujarnya di dalam hati dan tersenyum saat melihat kearah nya.
Yang Ketty membawa Zeksen pergi ke ruangannya ingin membicarakan sesuatu tentang nya.
" Ada apa"
" Kenapa kamu bisa mendengar isi hatiku?"
" yah karena aku bisa. kenapa?"
" Aku minta jangan plis. Isi hatiku cukup aku yang tau".
" Baiklah aku menuruti kemauan mu nona"
" Kamu"
Ujarnya tertawa berdua.
...***...
Keesokan harinya sebuah pesta di rayakan,
Pesta tunangan.
Zeksen datang dengan sahabatnya dan tiba-tiba ia terpana melihat kecantikan kekasihnya yang datang dengan pakaian yang luar biasa indahnya.
Saat lamunannya di patahkan oleh sahabatnya Zeksen sedikit kesal padanya karena ia telah berani mengganggu tatapannya pada kekasihnya yang belum puas.
__ADS_1
" Apa harus sekesal itu saat kau tidak menatap ku?" Ujarnya tersenyum
" Tidak" Jawabnya dan kemudian mengajaknya berdansa.
Setelah itu Zeksen memasang kan sebuah cincin di jari manisnya dan mengatakan " haruskah kita menikah sekarang, aku sudah tidak sabar ingin selalu bersamamu" Ujarnya berbisik.
Yang Ketty tersenyum malu mendengar perkataan dari nya sehingga ia menciumnya secara langsung di depan semua orang.
Semua orang yang ada di pesta menatap nya dan bersorak gembira untuk nya.
"Ciuman apa ini?"
"Ciuman persetujuan jika aku mau menikah kapan saja dengan dan bersama denganmu". Ujarnya memeluk dengan erat.
Semua orang yang melihat itu bertepuk tangan, melihat kemesraan mereka berdua sehingga pasangan di sana pun membuatnya merasa iri.
" Aku ingin seperti nya"
" Aku juga sayang"
" Kapan kamu seperti itu"
Ujar pasangan-pasangan itu saat melihat kemesraan nya dan ingin Sepertinya.
Zeksen mengumumkan bahwa pernikahan nya adalah "Esok lusa".
Mendengar pengumuman nya semua orang bertepuk tangan dan merasakan kegembiraannya.
Di masa-masa kebagian ini, Bintang datang mengunjungi pertunangan nya bersama dengan seorang wanita.
Wanita itu cantik dan mempesona bagi orang yang menyukai dirinya.
Ia bernama Azalea Corolline, yang berumur sama dengan nya.
Bintang datang dengan niat meminta maaf dan mengundang nya ke acara pernikahan nya Besok.
Bintang tersenyum ramah padanya dan pada kekasihnya.
senyuman itu Zeksen melihat nya. Merasakan ada yang tidak beres tentang nya.
" Nyalakan musiknya" Teriak Justine dan menghampiri Alana meminta nya untuk ikut berdansa dengannya.
Alana pun menyetujui nya jika ia harus berdansa dengannya.
Sedangkan Farel yang melihat nya berdansa seperti merasakan kecemburuan di hatinya.
" Bolehkah aku berdansa juga denganmu" Ajak Zhen Juan pada farel yang dari tadi menatap Alana yang sedang berdansa.
Zhen Juan melihat mata farel menuju Alana.
" Kenapa kau menatap adikmu begitu dalam. Apa kah kau cemburu dengannya?"
" Tidak. baiklah aku akan ikut berdansa denganmu.
Tersenyum saat menyentuh tangannya dan mengatakan" Apa kau tidak memiliki sesuatu di hatimu" Tanyanya.
" Sesuatu apa?"
" Yah sesuatu yang telah mengisi hatimu dengan seseorang"
" Tidak. aku tidak punya"
Ujarnya menatap terus Alana.
Zhen Juan kesal melihat tatapan nya pada Alana yang begitu dalam.
__ADS_1
Ia bergumam di dalam hatinya dengan sebuah pertanyaan.
" Apakah dia mencintai adiknya? Mana mungkin, dia kan adiknya!".
Zhen Juan mencoba menarik tubuh farel dalam dekapannya sehingga farel merasakan kaget.
" Apa yang kau lakukan?. Kita sangat dekat".
" Kenapa? Apa kau merasa sesak?" Ujarnya melepaskan dekapannya dan mendorong nya ke arah Alana.
Zhen Juan menarik Justine dan sekarang berdansa dengannya.
Dan Farel yang melihat Alana sendirian mengajak nya berdansa.
" Apa adikku tidak keberatan berdansa denganku" Ujarnya mencoba menaruh lengannya di pinggangnya.
" Tidak" Tersenyum dan menaruh lengannya di bahunya.
Zhen Juan cemburu melihat kedekatan antara farel dan Alana sehingga ia tidak melihat tatapan Justine yang menyukainya sejak awal pertemuan nya.
Dari awal Justine ingin mengajak nya berdansa tetapi, ia merasa malu saat berada di samping wanita yang di sukai ya.
" Kenapa? Apa kamu tidak merasa bahagia berdansa denganku?" Tanya Justine pada Zhen Juan.
" Aku. Mendekapnya di pelukan Justine. Mm apa yang kau lakukan ini sangat dekat"
" Tidak apa-apa kan"
" Bagaimana tidak, ini sangat dekat aku tidak bisa bernafas"
" Aku bisa membuat nafas buatmu" Ujarnya tersenyum nakal saat berada di dekatnya.
Zhen Juan mencoba melepaskan nya karena ia merasa malu jika ia harus di liat oleh orang-orang.
Sedangkan ia tidak malu saat mendekap farel tadi.
Justine tau pandangan Zhen Juan kemana karena dari awal ia tau kalau Zhen Juan menyukai farel.
Justine tidak akan menyerah untuk membuat nya merasakan jatuh cinta kepadanya.
Sedangkan Zeksen, Yang Ketty dan Bintang mereka juga sama, silih berganti pasangan saat berdansa.
Saat Bintang berdansa dengan Yang Ketty, Ia menyempatkan tangannya di pinggang nya secara dekat tetapi ia menyembunyikan nya dari hadapan nya, karena ia tidak ingin jika yang Ketty merasakan ketidak nyamanan saat berada di dekatnya.
Bintang tidak tau jika kekasihnya saat ini sedang mengawasinya dan dan mencoba untuk membaca isi hatinya.
{ Jika saat nya nanti di pernikahan aku akan menculik mu dengan menggantikannya di pelaminan}
Zeksen mendengar nya dan mencoba untuk meruntuhkan niatnya.
{ Jika kau berani menyentuh istri ku, aku akan membunuhmu }
Mendengar balasan dari suara hatinya itu bintang meliriknya dan menatap nya.
{ Apa itu kamu? }
{ Iyah aku lalu kenapa? }
{ Kenapa bisa dia mendengar kan isi hatiku? }
Zhishu tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan dari isi hatinya lagi.
Bintang melepaskan Yang Ketty dan menyuruh nya pergi ke hadapan kekasihnya.
" Apa kau baik-baik saja?"
__ADS_1
" Kenapa kamu menanyakan kabarku? Ada apa?" Tanyanya.
" Tidak. Tersenyum. Ayo lanjutkan"