Mencintai CEO

Mencintai CEO
12.H-Pernikahan


__ADS_3

Hari yang ditunggu telah tiba,ya hari pernikahan hana dan ellang


Tidak bisa dipungkiri bahwa akhirnya apa yang hana mimpikan selama ini tercapai tapi hana juga harus bisa menaklukkan ellang karena dengan pernikahan saja tidak menjamin ellang untuk tidak berpisah dia harus membuat ellang mencintainya...


Dirumah hana acara resepsi diadakan,karena rumah hana yang besar dan mempunyai taman yang luas


Didalam kamar hana menatap dirinya didepan cermin "Apa benar ini aku" ucap hana


Tibalah mama hana "Mari sayang kita turun,mempelai pria sudah datang" ucap mama hana


Hana hanya mengangguk dan tersenyum saat mama mulai menuntunnya keluar dan mereka menuruni tangga satu persatu


Ellang yang mendengar suara langkah kaki pun mengarahkan pandangannya ke arah tangga "Sungguh cantik bak bidadari" ucap ellang tanpa sadar dan membuat sang papa menggelengkan kepala "Emang baru sadar kalau hana itu cantik" ucap sang papa


"Emang siapa yang bilang dia cantik" elak ellang


Hana yang sudah duduk disamping ellang tidak menoleh sedikitpun ke arah ellang karena dia sudah dag dig dug serr


"Baik kita mulai acaranya" ucap penghulu


Acara pun dimulai dan ellang begitu lancar saat mengucapkan ijab qobul dan kini mereka sudah tukar cincin


Hana mencium tangan ellang dan ellang mencium kening hana


Semua bersorak gembira akhirnya si dingin dan arrogant itu menikah juga hehe


Setelah ijab qobul selesai mereka langsung menuju pelaminan untuk menyalami tamu tamu yang datang,begitu banyak para koleganya ellang


Mereka tidak menyangka rekan bisnisnya yang satu menikah padahal ellang sangat anti perempuan

__ADS_1


"Selamat ya ell" ucap eva


"Ya terimakasih" ucap ellang singkat


"Cihh jangan harap kau bahagia dengan pernikahan ini" ucap eva dalam hati


Tamu undangan pun sudah pergi satu persatu karena hari juga sudah mulai larut


"Kalian istirahat lah" ucap papa hana


Mereka hanya menganggukkan kepala


"Hana ajak ellang ke kamarmu nak" ucap mama hana


"Iya ma" ucap hana


Tiba didalam kamar hana begitu kagum dengan kamarnya yang sudah dihias seperti kamar pengantin,ellang yang melihat itupun biasa saja


"Mandilah terlebih dahulu ell" ucap hana


Ellang hanya mengagguk saja dan berlalu ke dalam kamar mandi


"Apa akan ada malam pertama" ucap hana dalam hati karena dia sangat gugup


Walaupun hana mencintai ellang tapi tetap saja rasanya uuuhhh entahh heheh


Ellang keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas pinggang saja sontak membuat hana memalingkan wajah kearah lain


"Dimana bajuku" ucap elang

__ADS_1


"Emmm sebentar aku ambilkan dulu" ucap hana dengan gugup


Ellang yang memperhatikan hana berjalan menuju kopernya pun dibuat terpesona oleh kecantikan hana ya hana cantik tanpa make up


"Ini pakailah,aku akan mandi dulu" ucap hana masih gugup


"Ya terimakasih" ucap ellang pelan tapi masih bisa didengar oleh hana


Sudah setengah jam hana berada dikamar mandi,dia belum keluar karena gugup sekali


Ceklek...


Hana keluar kamar mandi menggunakan baju tidur bahan satin diatas lutut tentu itu membuat ellang yang melihat hana begitu mempesona dan hana masih mematung dengan tatapan ellang


"Tidurlah disampingku" ucap ellang


"Iya" ucap hana dengan senyum sebenarnya hana takut ellang melakukan sesuatu padanya,walaupun ellang belum mencintainya tetap saja tapi dia akan terus berusaha agar ellang bertekuk lutut oleh pesonanya


Mereka tidur saling membelakangi tapi saat malam tiba AC dikamar begitu terasa dingin tanpa mereka sadari mereka saling berpelukan saat tidur uuhh betapa hangatnya


Pagi telah tiba


Ellang yang sudah bangun lebih dulu,menatap wajah hana yang menurutnya sangat cantik tanpa make up alis tebal bulu mata lentik hidung kecil tapi mancung dan bibir hana yang begitu seksi.ingin rasanya ellang me***at bibir hana itu tapi dia tidak berani


Hana menggeliat dan terbangun ellang pun pura pura tidur karena dia malu kalau ketahuan memperhatikan wajah hana


"Kau begitu tampan ell,Alismu yang tebal,bulumatamu yang lentik,hidungmu yang mancung,bibirmu yang begitu seksii" Ucap hana sambil menelusuri wajah ellang dengan jari tangannya "Rahangmu juga sangat kokoh begitu aku mencintaimu ell" ucap hana lagi


Hati ellang kembali merasakan dag dig dug saat hana menelusuri wajahnya dan ucapan hana yang membuat ellang enggan membuka mata karena dia ingin mendengar apa saja yang akan hana ucapkan

__ADS_1


__ADS_2