
Hari yang ditunggu telah tiba,ya hari pernikahan hana dan ellang
Tidak bisa dipungkiri bahwa akhirnya apa yang hana mimpikan selama ini tercapai tapi hana juga harus bisa menaklukkan ellang karena dengan pernikahan saja tidak menjamin ellang untuk tidak berpisah dia harus membuat ellang mencintainya...
Dirumah hana acara resepsi diadakan,karena rumah hana yang besar dan mempunyai taman yang luas
Didalam kamar hana menatap dirinya didepan cermin "Apa benar ini aku" ucap hana
Tibalah mama hana "Mari sayang kita turun,mempelai pria sudah datang" ucap mama hana
Hana hanya mengangguk dan tersenyum saat mama mulai menuntunnya keluar dan mereka menuruni tangga satu persatu
Ellang yang mendengar suara langkah kaki pun mengarahkan pandangannya ke arah tangga "Sungguh cantik bak bidadari" ucap ellang tanpa sadar dan membuat sang papa menggelengkan kepala "Emang baru sadar kalau hana itu cantik" ucap sang papa
"Emang siapa yang bilang dia cantik" elak ellang
Hana yang sudah duduk disamping ellang tidak menoleh sedikitpun ke arah ellang karena dia sudah dag dig dug serr
"Baik kita mulai acaranya" ucap penghulu
Acara pun dimulai dan ellang begitu lancar saat mengucapkan ijab qobul dan kini mereka sudah tukar cincin
Hana mencium tangan ellang dan ellang mencium kening hana
Semua bersorak gembira akhirnya si dingin dan arrogant itu menikah juga hehe
Setelah ijab qobul selesai mereka langsung menuju pelaminan untuk menyalami tamu tamu yang datang,begitu banyak para koleganya ellang
Mereka tidak menyangka rekan bisnisnya yang satu menikah padahal ellang sangat anti perempuan
__ADS_1
"Selamat ya ell" ucap eva
"Ya terimakasih" ucap ellang singkat
"Cihh jangan harap kau bahagia dengan pernikahan ini" ucap eva dalam hati
Tamu undangan pun sudah pergi satu persatu karena hari juga sudah mulai larut
"Kalian istirahat lah" ucap papa hana
Mereka hanya menganggukkan kepala
"Hana ajak ellang ke kamarmu nak" ucap mama hana
"Iya ma" ucap hana
Tiba didalam kamar hana begitu kagum dengan kamarnya yang sudah dihias seperti kamar pengantin,ellang yang melihat itupun biasa saja
"Mandilah terlebih dahulu ell" ucap hana
Ellang hanya mengagguk saja dan berlalu ke dalam kamar mandi
"Apa akan ada malam pertama" ucap hana dalam hati karena dia sangat gugup
Walaupun hana mencintai ellang tapi tetap saja rasanya uuuhhh entahh heheh
Ellang keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas pinggang saja sontak membuat hana memalingkan wajah kearah lain
"Dimana bajuku" ucap elang
__ADS_1
"Emmm sebentar aku ambilkan dulu" ucap hana dengan gugup
Ellang yang memperhatikan hana berjalan menuju kopernya pun dibuat terpesona oleh kecantikan hana ya hana cantik tanpa make up
"Ini pakailah,aku akan mandi dulu" ucap hana masih gugup
"Ya terimakasih" ucap ellang pelan tapi masih bisa didengar oleh hana
Sudah setengah jam hana berada dikamar mandi,dia belum keluar karena gugup sekali
Ceklek...
Hana keluar kamar mandi menggunakan baju tidur bahan satin diatas lutut tentu itu membuat ellang yang melihat hana begitu mempesona dan hana masih mematung dengan tatapan ellang
"Tidurlah disampingku" ucap ellang
"Iya" ucap hana dengan senyum sebenarnya hana takut ellang melakukan sesuatu padanya,walaupun ellang belum mencintainya tetap saja tapi dia akan terus berusaha agar ellang bertekuk lutut oleh pesonanya
Mereka tidur saling membelakangi tapi saat malam tiba AC dikamar begitu terasa dingin tanpa mereka sadari mereka saling berpelukan saat tidur uuhh betapa hangatnya
Pagi telah tiba
Ellang yang sudah bangun lebih dulu,menatap wajah hana yang menurutnya sangat cantik tanpa make up alis tebal bulu mata lentik hidung kecil tapi mancung dan bibir hana yang begitu seksi.ingin rasanya ellang me***at bibir hana itu tapi dia tidak berani
Hana menggeliat dan terbangun ellang pun pura pura tidur karena dia malu kalau ketahuan memperhatikan wajah hana
"Kau begitu tampan ell,Alismu yang tebal,bulumatamu yang lentik,hidungmu yang mancung,bibirmu yang begitu seksii" Ucap hana sambil menelusuri wajah ellang dengan jari tangannya "Rahangmu juga sangat kokoh begitu aku mencintaimu ell" ucap hana lagi
Hati ellang kembali merasakan dag dig dug saat hana menelusuri wajahnya dan ucapan hana yang membuat ellang enggan membuka mata karena dia ingin mendengar apa saja yang akan hana ucapkan
__ADS_1