
"Iya pah C-U-C-U" ucap mama sambil dieja
"Akhirnya punya cucu,punya cucu, punya cucu" ucap sang papa sambil joget joget saking bahagianya
"Iissh papa ini kaya anak kecil aja malu dong dilihat para bibi" ucap sang mama sambil menunjuk ke arah para bibi
Papa yang mendengar ucapan mama pun langsung berhenti joget joget "Aduh malu sekali bisa turun wibawaku" Ucap dalam hati papa
Para bibi yang melihat tuannya seperti itupun menahan tawa karena tuannya jarang sekali bertingkah konyol seperti itu
"Yaudah yuk mah kita kekamar" ajak papa
"Ngapain pah kan kita belum sarapan" jawab mama
"Ehh iya papa lupa hehe" ucap papa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Haiiisss bahagia juga perlu tenaga pah" ucap mama
"Iya iya namanya juga lupa pluss lagi bahagia" jawab papa
mereka pun sarapan tanpa ada pasangan pengantin baru
Setelah selesai sarapan mama dan papa kembali kekamar
"Mau ngapain sih pah ngajak mama kekamar segala" tanya mama
"Kita harus beri kabar baik ini sama besan mah" ucap papa
"Oohh udah mama kirim tadi foto mereka ke besan pah" ucap mama
"Terus sudah ada balasan?" tanya papa
"Belum hehe" mama cengengesan
"Yaudah ditelpon aja ma" usul papa
"Iya iya" jawab mama
dan menelpon ke keluarga WIJAYA
Dikediaman WIJAYA
Pagi setelah sarapan mereka menuju taman belakang untuk sedikit bersantai karena beberapa hari ini sibuk diperusahaan, lantaransan CEO sedang cuti
"Pah rasanya sepi sekali ya" ucap mama
"Iya mah,kapan kita punya cucu" kata papa
"Semoga aja secepatnya ya pah" harap mama
"Iya mah,kita do'akan semoga hana bisa membuat ellang takluk" ucap papa
__ADS_1
"Iya pa aamiin" mama mengaminkan
Tiba tiba bibi dari arah pintu "Nyah nyah anu" ucap bibi tersengal sengal karena sedikit berlari
"Anu apa bi? kalo ngomong yang jelas dong" ucap mama
"Itu lohnya hapenya bunyi terus" Jawab bibi
"Lah kenapa engga dibawa ke sini bi" ucap mama sambil meninggalkan bibi
"Oiya ya kok malah engga dibawa hapenya ya" bibi menepuk jidatnya
"Bibi bibi " papa geleng geleng kepala
"Hehe maaf loh tuan,maklum sudah tuwir" Ucap bibi
"Yaudah bibi permisi ya mau kembali kedapur" ucap bibi lagi
Papa ellang hanya menganggukan kepala saja dan dia menyusul sang istri
Ditelpon
"Hallo jeng,maaf ya lama angkat telponnya" mama ellang
"Iya hallo juga jeng,iya gapapa jeng santuy" mama hana
"Ada apa ya jeng sepertinya ada berita penting?" mama ellang
"Iya sangat penting malah jeng" mama hana
"Jeng buka pesan saya dong" mama hana
Tanpa mematikan telpon mama ellang langsung membuka pesan dan dia begitu syok dengan apa yang dia lihat
"Woooaaahh i-ini serius jeng? "mama ellang
" Lah masa iya saya bohong jeng, saya lihat dengan mata kepala saya sendiri loh jeng"mama hana
"Loh apa pintu kamarnya engga dikunci jeng? " mama ellang penasaran
"Hehe anu jeng... saya pake kunci duplikat" mama hana cengengesan plus sedikit malu
"Oohh begitu jeng,yasudah nanti siang saya kerumah jeng saja ya" mama ellang
"Eehh kita ketemu saja jeng sekarang bagimana?" mama hana
"Hemm yasudah kita ketemu ditempat biasa ya" mama ellang
Setelah telepon berakhir mama ellang langsung menceritakan kepada sang suami yang sudah kepo sedaritadi
"Jadi gitu loh pah,yuk kita berangkat" mama ellang
__ADS_1
"Iya yuk" papa ellang
Hari semakin siang dan menunjukkan pukul 11:30
"Hoamm" ellang menguap
"Haiss pasti dia kelelahan karena ulahku semalam" ucap ellang sambil membelai wajah hana
"Ahh rasanya aku tidak ingin berhenti untuk mengulang menggempurnya lagi" ucap ellang lagi
Hana menggeliat dengan mata yang masih terpejam hana mengeratkan pelukannya
"Ahh nyaman sekali" ucap hana
"Apa kau mau mengulang kejadian semalam" bisik ellang
"Iya" hana tanpa sadar "Eh tunggu ini,mimpi kan" hana membuka mata
Dia begitu terkejut sekarang ellang sudah berada diatasnya lagi,dan terjadilah apa yang harusnya terjadi
"Kau mesum juga ternyata" hana kesal
"Ya,tapi kau menikmatinya kan" ellang senyum mesum
"Ya aku menikmatinya sangat menikmatinya malah" hana kesal
"Apa kau ingin mengulang lagi lagi dan lagi hemm,aku masih kuat kok" ellang dengan sedikit menggoda
"Tidak aku lelah sekali" Hana sambil rebahan di sofa "Rasanya tubuhku remuk semua,apalagi bagian intiku masih perih" hana lagi
"Hehhe aku hanya bercanda ana" ucap ellang
"Kau ingin sarapan apa? " tanya ellang
"Lihat lah jam ell sekarang bukan sarapan lagi tapi makan siang" tunjuk hana kearah jam
"Hehe iya iya,kau mau makan apa biar aku ambilkan" tawar ellang
"Seadanya dimeja makan saja,aku ingin makan dikamar" ucap hana
"Baiklah aku kebawah dulu" ucap ellang
Ellang turun kebawah untuk mengambil sarapan, sesampainya di bawah dia langsung memanggil pelayan
"Bi tolong bawakan makanan ke atas ya" ucap ellang
"Iya den" ucap bibi
"Satu piring saja ya bi, tapi porsinya untuk dua orang ya" ellang
"Iya den,minumnya mau apa den?" bibi
__ADS_1
"Air putih saja bi" ellang "Yasudah saya tunggu diatas ya bi" ellang lagi
"Iya den" bibi