Mencintai CEO

Mencintai CEO
06.Mengganggunya dan mengikutinya


__ADS_3

Keesokan paginya hana sudah bersiap dengan rok span diatas lutut dan kemeja peach yang sangat pas di bodynya yang ideal itu.Wajahnya yang berseri sepanjang menuruni anak tangga kedua orang tua hana melihat anaknya dengan heran tidak biasanya anaknya seceah ini


"Tumben anak mama mukanya berseri seri" ucap mama


"Sedang senang saja mah,ellang mengajak aku bertemu dijam istirahat nanti" jawab hana sambil tersenyum


"oohh." mamah hanya ber oh ria saja


Hana dan papahnya pun berangkat menuju kantor dan menggunakan mobil masing masing


Setibanya dikantor hana langsung berkutat dengan komputer sampai ia tidak sadar bahwa sudah waktunya jam istirahat,hana pun memekik kaget"astaga sudah jam istirahat "ucap hana sambil menepuk jidat dia lupa kalau punya janji dengan si arrogant itu


Hana buru buru langsung ke parkiran dan menyalakan mesin mobilnya lalu melaju membelah keramaian lalulintas dijalan,sesampainya di tempat yang sudah dijanjikan dia mengedarkan pandangan untuk mencari sosok cool dan arrogant itu.Seketika tatapan mereka bertemu kembali dan membuat jantung mereka dag dig dug serrrr.... Hana langsung memutuskan pandangan itu dan mendekat ke meja dimana pria itu


"Duduklah hana" ucap ellang


Hana pun duduk "ya terimakasih" ucapnya "apa yang ingin dibicarakan?" tanya hana


"To the point saja,apa kau yang meminta perjodohan ini kepada kedua orang tua mu" ucap ellang dengan sinis dan menatap tajam kearah hana


"Ii-iyaa t-tapi m-mer-ka me-menyetujuinya bu-bukan?" jawab hana gugup karena tatapan tajam mata ellang

__ADS_1


"Ya mereka memang menyetujuinya dan aku pun terpaksa meng iyakan" jawab ellang dengan nada kesal dan dingin


"Jadi kau tidak setuju?" tanya hana "kurang apa aku ellang? apa aku tidak menarik dimata mu?ucap hana lagi sambil menangis karena ucapan ellang membuat dadanya sesak dia bukan hanya menyukai ellang tapi sudah mulai mencintainya


Ellang yang melihat hana menangis menjadi iba tapi segera iya tepis rasa itu karena ellang pikir semua wanita sama saja


" Untuk apa kau mengeluarkan air mata buaya mu itu"ucap ellang sinis


"Dasar lelaki tidak punya perasaan" ucap hana sambil berdiri hendak pergi dari kafe tersebut


"Tunggu" ucap ellang


"Kau melupakan tasmu" ucap ellang dengan datar


Rasanya ingin sekali hana menghilang dimukabumi ini ia kira ellang berubah fikiran dan meminta maaf tapi arrogant tetaplah arrogant tidak ramah sama sekali.Bahkan saat di kafe tadi hana tidak dipesankan minum apalagi makan


Selepas pulang dari kafe hana tidak kembali ke kantor tapi ia pergi kesebuah taman yang tidak jauh dari kantor ellang,dia akan terus mengganggu ellang sampai ellang tergoda oleh pesonanya


Jam pulang kantor telah tiba,hana yang menunggu ellang dilobi kantor pun sangat setia sampai sang pujaan hati keluar ya walau hana selalu ditolak tapi dia tidak akan menyerah sedikitpun


Ellang yang melihat hana menunggunya dilobi tetap berjalan lurus menuju mobilnya tanpa memperdulikan hana sedikitpun,dan hana pun mengejar ellang sampai hana ikut masuk kedalam mobil ellang

__ADS_1


"Keluar" ucap ellang datar


"Tidak mau, aku akan ikut kemanapun kau pergi" jawab hana dengan tenang


"Terserah" ucap ellang,dan langsung mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi agar hana kapok satu mobil dengannya


"Wow amazing ini seperti sedang balap saja" ucap hana dengan semangat karena dia suka sekali dengan yang namanya ngebut ngebutan


Ellang melongo dengan ucapan hana,sbenarnya apa mau gadis ini rasanya ellang sangat malas untuk bertanya


"Kita akan kemana ell? " tanya hana


"Apa tadi katanya kita akan kemana yang benar saja,menyebalkan sekali wanita ini"ucap ellang dalam hati


Setibanya di sebuah mall hana mengikuti kemana pun ellang melangkah dan terus menggandeng tangan ellang dengan mesra,ellang merasa risi dengan gadis disampingnya itu menepel seprti ulat bulu saja


"Lepaskan lah tanganmu ini" ucap ellang datar


"Kau menyebalkan sekali" jawab hana sambil memanyunkan bibirnya,bukannya melepaskan gandengan tangannya hana justru mengeratkan tangannya kepada ellang tentu saja membuat ellang kesal karena ulah hana membuat moodnya buruk


Ellang memasuki restauran Jepang untuk mendiskusikan acara reoni SMA nya minggu depan, disana sudah ada beberapa yang ingin menjadi panitia ya termasuk ellang.Pandangan ellang tertuju pada wanita yang duduk dengan anggun di depannya,Ya dia adalah Evangelista sang mantan yang mengkhianati nya sampai ellang berubah menjadi dingin dan arrogant.

__ADS_1


__ADS_2