Mencintai CEO

Mencintai CEO
04.Dikediaman Wijaya


__ADS_3

Setelah mendapatkan telpon dari mama hana,mama stefani menuju ruang kerja sang suami untuk memberitahu bahwa roy teman bisnisnya ingin mengadakan pertemuan sekalian ingin menjodohkan anak anak mereka


Tok tok tok...


"Masuk saja ma" ucap papa ellang tanpa mengalihkan pandanganya dari arah tabletnya


"papa lihat mama dong" ucap mama dengan sedikit manja


Papa ellang menghela nafasnya dengan berat.Kalau istrinya sudah manja begini pasti ada maunya


"Ada apa sayang kelihatannya ada yang di inginkan? " ucap papa sambil menarik sang istri agar duduk di pangkuannya,soalnya raut muka sang istri sepertinya bahagia sekali


"Hemm gimana ya mama ngomongnya,takut papa engga setuju" ucap sang mama sambil malu malu kucing


"Ngomong aja sayang, ada apa hemm?" ucap sang papa


Dengan memberanikan diri sang istri pun mulai menceritakan apa saja yang ia bicarakan dengan temannya itu bahwa ia ingin sekali menjodohkan anaknya dengan anak temannya tanpa ada yang terlewat sedikitpun


Dan sang suami hanya manggut manggut mendengarkan cerita sang istri,tapi sepertinya ide menjodohkan anaknya juga tidak buruk toh dia sendiri juga ingin segera menimang cucu hehe...

__ADS_1


"Baiklah kita tunggu anak kita pulang saja dulu,nanti kita bicara bersama" ucap sang papa


"Yaudah kalau gitu mama tunggu di ruang tengah saja" ucap sang mama hendak berdiri tapi langsung ditahan oleh sang suami


"Kita tunggu disini saja" ucap papa sambil mengedipkan matanya,kalau begini pasti suaminya bertindak mesum terhadapnya.Tapi ia pun tak bisa menolak toh mama stefani juga menyukainya kok hehe


Suara mobil pun terdengar oleh pasangan suami istri yang sedang bercumbu itu,dan mereka menghentikan aktifitasnya karena ingin segera menyampaikan usulan mereka itu


Dengan langkah gonta ganti Ellang memasuki pintu utama disana sudah disambut oleh mama dan papanya,tidak seperti biasanya mereka menyambut kedatangan ellang biasanya juga tidak seperti itu


Ellang pun bertanya tanya dalam hatinya "Ada apa mama dan papa menyambutku tumben sekali"


"Ellang tidak apa apa ma.. hanya akhir akhir ini banyak sekali pekerjaan dikantor" jawab ellang


"suruhlah ellang masuk dulu ma dan beristirahat" ucap sang papa


Mama pun menuntun elang untuk masuk ke dalam rumah dan menyuruh ellang untuk istirahat sekalian membersihkan tubuhnya itu karena seharian berada dikantor membuatnya lelah...


"Nanti kita ingin bicara diruang keluarga,setelah makan malam" ucap sang papa lagi

__ADS_1


Ellang hanya menganggukkan kepala,dia pun menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya dan melepaskan penatnya seharian bekerja


Setelah bersih bersih ellang pun duduk di tepi ranjangnya sambil memikirkan apa yang akan orang tuanya bicarakan,apakah masalah pekerjaan atau hal lain...


Setibanya makan malam mereka pun duduk di kursi masing masing tanpa ada yang berbicara hanya dentingan sendok dan garpu saja. Makan malam telah usai mereka menuju ruang keluarga untuk membahas perjodohan ellang dan anak temannya


"Ingin bicara apa mah, pah? " elang bertanya


"hemm.. gini loh ellang sebenarnya mama dan papa ingin menjodohkan kamu dengan anak teman mama" ucap sang mama sambil melirik papa


"Hahaha kalian ini lucu sekali" tawa elang pecah ketika mendengan ia akan dijodohkan,apa segitu tidak lakunya dia sampai mama dan papanya ingin menjodohkannya


Mama dan papa menatap heran ke arah ellang kok anak ini malah tertawa perasaan ucapan sang mama engga lucu dehh


"bagaimana ellang apa kamu mau nak? " ucap mama dengan mata yang berbinar


"hemm baiklah ma" jawab ellang tanpa ada penolakan sedikit pun karena ellang sendiri bingung wanita mana yang mau dijodohkan dengannya toh apa salahnya mencoba menerima perjodohan


Semenjak kisah cintanya kandas ia menjadi pria yang anti terhadap wanita entahlah...

__ADS_1


__ADS_2