Mencintai CEO

Mencintai CEO
08.Rencana Pernikahan & flashback


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, keluarga hana dan keluarga ellang kini mengadakan pertemuan kembali untuk membahas rencana pernikahan hana dan elang,ya tentu tanpa sepengetahuan hana dan ellang ya hehe


"Jadi bagaimana menurutmu wijaya?" ucap papa hana


"Ya aku sih siap siap saja,apalagi kalau ratu ku sudah berkehendak" ucap papa ellang sambil melirik sang istri


"Bagaimana kalau anakmu tidak serius dengan putriku?" ucap papa hana dengan khawatir karena dia tau hana lah yang ingin sekali dengan perjodohan ini sedangkan ellang sendiri seperti tidak menyukai putrinya.


Papa ellang menghela nafas dengan panjang"Maka taklukkan lah putraku itu,buatlah dia mencintai hana sama seperti hana yang mencintanya "Ucap papa ellang


Sedangkan untuk dua mama ini sedang asik,tema apa yang akan dipakai untuk acara resepsi nanti.sesekali mereka berbeda pendapat tapi mereka tetep kompak untuk kelancaran rencana pernikahan nanti.


" Apa tidak ada lamaran dulu"tanya mama hana,dia baru ingat kalau anaknya belum dilamar.


"Ohh iya saya lupa jeng" ucap mama ellang sambil menepuk jidat


Dan dua papa pun tersadar apa yang diucapkan mama hana ada benarnya juga,kalau mereka belum melamar hana.


Hadeuhhh gimana sih ini udah mau rencana pernikahan ehh tau nya belum lamaran nasib nasib....


"Yasudah besok malam saya mau kerumahmu jeng,untuk melamar hana" ucap mama ellang dengan antusias


"Baiklah,nanti saya tunggu dirumah dan mungkin untuk rencana pernikahannya juga kita diskusi lagi dirumah saya nanti"ucap mama hana.

__ADS_1


Setelah lama berbincang mereka kembali ke kediaman masing masing untuk memberi tahu bahwa besok acara lamaran,mungkin untuk hana sendiri ini kabar yang membahagiakan dan sedangkan untuk ellang entahlah dia belum yakin dengan semua ini.


Kepala ellang rasanya mau pecah semenjak gadis itu diutus oleh sang papa untuk menjadi sekretarisnya secara dadakan.


#falsback


"Selamat pagi CEO ku" ucap hana dengan tersenyum


"K-kau,kenapa kau bisa ada disini? " ucap ellang dengan kaget


"Tentu saja aku akan menjadi sekertaris dari calon suamiku yang dingin dan arrogant ini" ucap hana sambil mengedipkan sebelah matanya


Mata ellang melotot mendengan ucapan hana barusan"Apakah aku tidak salah dengar,SEKERTARIS DARI CALON SUAMIKU"ucap ellang dalam hati"dan tadi apa katanya DINGIN DAN ARROGANT "ucap ellang masih dalam hati.


" Kenapa kau mengikutiku"ucap ellang dengan nada kesal


"Tentu saja aku mengikutimu,karena mulai sekarang aku yang mengatur semua jadwalmu dikantor" ucap hana santai


Ellang hanya menghela nafasnya,dan dia langsung masuk ke ruangannya tanpa memperdulikan hana.


"Lagi lagi sikapnya seperti itu" ucap hana lesu


Jam istirahat pun tiba,hana yang melihat ellang keluar dari ruangannya pun langsung menghampiri ellang dan langsung menggandeng tangan ellang dengan mesra,bisik bisik karyawan pun mulai terdengar oleh ellang dan hana tapi mereka tetap tidak perduli toh bukan urusan mereka juga kan.

__ADS_1


Sesampainya dikantin kantor hana mulai mendengar cibiran yang tidak mengenakan dihatinya maka keluar lah sikap bar bar hana


"Cih sekertaris penggoda" ucap karyawan A dengan sinis


"Iya tidak tahu malu baru juga kerja sudah gandeng CEO kita saja" cibir karyawan B tak kalah sinis


BRAKKK...."Disini itu tempat untuk makan bukan untuk mencibir orang" ucap hana dengan emosi sambil menggebrak meja.


"Perlu kalian tau aku KEYHANA KAMANDA adalah calon istri ELLANG WIJAYA" ucap hana dengan bangga "dan kalian yang sudah mencibirku tadi akan aku pastikan kalian akan segera diPECAT"lanjut hana dengan sombong


"Yang benar saja cewe barbar kaya dia akan menjadi istriku" Ucap ellang dalam hati


"Ellang lihatlah mereka mengataiku sekertaris penggoda"ucap hana dengan manja


"Bubarlah kalian semua" ucap ellang tanpa memperdulikan ucapan hana


Hana yang tidak dibela oleh ellang langsung pergi meninggalkan kantin kantor dengan mata yang sudah berkaca kaca sepertinya akan turun hujan deras hehe


Ellang yang melihat hana pergi tetap acuh,dia tidak perduli toh dia juga belum bisa menerima hana.


Hana sedang menangis tersedu-sedu diruangannya,dia fikir ellang akan membelanya tapi apa dia malah di acuhkan oleh ellang dan itu membuat hana malu ya malu sekali....Tapi hana sadar dia tidak boleh lemah hanya karna cibiran.demi mendapatkan perhatian ellang dia harus semangat dan bersabar karena kalau ingin memetik buah yang manis iya harus hati hati dan bersungguh sungguh.


#falsoff

__ADS_1


__ADS_2