Mencintai CEO

Mencintai CEO
05.Pertemuan Dua Keluarga


__ADS_3

Disebuah restaurant mewah dua keluarga sedang berbincang bincang dengan gembira sesekali mereka tertawa entah apa yang mereka bahas,sambil menunggu anak dari damian wijaya tiba. mereka sudah memesan begitu banyak makanan


Ellang pun tiba di depan restauran,dia mengedarkan pandangannya untuk mencari orangtuanya yang sudah menunggu setengah jam yang lalu,ellang langsung menghampiri meja dimana orangtuanya berada


"Maaf ellang terlambat" ucap ellang kepada semuanya


Semua orang dimeja itu mengarahkan pandangan mereka kepada ellang dan langsung mengangguk


"Duduklah ellang" ucap papa ellang


Setibanya ellang tadi hana tidak sedikitpun mengalihkan pandangannya dia hanya pokus kepada ellang seorang,sampai ia tak menyahuti ucapan sang mama


"hana ayo itu ellang,cobalah menyambutnya dengan baik" ucap sang mama "anak ini kenapa begini ohh menyebalkan" ucap mama dalam hati,karena tidak ada respon dari sang anak akhirnya sang mama menendang kaki hana di bawah meja


"Awww... " hana dengan kaget dan sang mama langsung melotot kepada hana


Hana menggaruk kepalanya yang tidak gatal,karena semua orang memandangnya dengan bertanya tanya


"Ada apa nak hana? "tanya mama ellang

__ADS_1


"Hemm... tidak apa apa tante mungkin tadi ada kucing mencakar kaki hana hehe" jawab hana sedikit ambigu,lagian mana ada kucing di restaurant mewah begini


"Masa iya si ada kucing" mama ellang bertanya tanya


"Sudahlah jeng ngapain sih bahas kucing" ucap mama hana "sebaiknya kita bahas perjodohan anak kita bener gak? "lanjut mama hana mengalihkan pembicaraan


Mereka pun membiarkan perjodohan ellang dan hana sesekali bercanda juga


Ellang melirik ke arah hana " Bukannya dia wakil CEO KMD itu ya"ucap ellang dalam hati


Hana yang dilirik pun tersenyum manis ke arah ellang padahal hatinya sudah dag dig dug serrr.Mereka membiarkan hana dan ellang pulang berdua agar lebih dekat


Didalam mobil mereka hanya diam tanpa berbicara apapun,hanya ada suara musik romantis yang di putar oleh ellang


"Hemm.. " jawab ellang


"Kau selalu saja dingin terhadapku,apa kau tidak menyukaiku?" tanya hana lagi


"Bukan tidak menyukai hanya saja terasa aneh bila dekat dengan wanita apa lagi berduaan begini" jawab ellang

__ADS_1


Fikiran hana sudah kemana mana "aneh bila dekat dengan wanita" maksudnya aneh bagaimana apa dia gay,hana bertanya tanya dalam hatinya.Tapi bagaimana kalau memang benar dia gay... oohh rasanya tidak mungkin.Hana sibuk dengan fikirannya sendiri sampai sampai hana tidak sadar kalau dia sudah sampai di depan gerbang rumahnya


"Sudah sampai,turunlah" ucap ellang mengagetkan hana


"ah-hemm ii-iya" ucap hana gugup


Ketika hendak membuka pintu mobil tangan hana ditahan oleh ellang,mereka beradu pandang beberapa saat dan ellang langsung mengalihkan pandangan ke arah lain


"Astaga matanya indah sekali tadi,jantungku ko deg degan ya" ucap ellang dalam hati


"Hemm ada apalagi ya?" ucap hana


"Besok temui aku di kafe pelangi jam istirahat" ucap ellang tanpa melihat ke arah hana


"Iya" ucap hana dengan bingung


"Turunlah" ucap ellang


Hana pun langsung turun tanpa membalikan badan kearah mobil ellang karna dia sangat gugup dan juga deg degan saat tatapan sekilas tadi "uuhh matanya indah sekali" ucap hana dalam hati

__ADS_1


Didalam kamar hana sedang menatap langit langit,membayangkan wajah ellang yang tampan hidung mancung alis tebal dan bibir seksi serta rahang koko dan juga penuh wibawa ahh rasanya ingin segera memilikinya sampai tertidur memikirkan sang pujaan hati


Dikamar ellang pun sama dia memikirkan hana yang memiliki bola mata yang indah,hidung kecil tapi mancung ohh dan janganlah lupakan bibirnya yang merah jambu itu.Dia pun tersadar dengan apa yang baru saja dia fikirkan tentang wanita yang akan dijodohkannya membuatnya tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan hana.


__ADS_2