MENGEJAR CINTA GADIS DESA

MENGEJAR CINTA GADIS DESA
PART 30


__ADS_3

Hari pernikahan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba.


Dari pagi semua orang sibuk mempersiapkan acara pernikahan seorang Hendra Wijaya dan Nabila seorang gadis desa.


Terlihat Sarah memasuki gedung pernikahan dengan senyum diwajahnya. Dia senang karena semalam mendapat kabar bahwa Hendra mengalami kecelakaan dan berada di rumah sakit, semua itu adalah ide Sarah agar Hendra tidak jadi menikah dengan Nabila.


Sarah masih sangat kesal dengan sikap Hendra yang meninggalkannya. Padahal Sarah sangat menginginkan seorang Hendra Wijaya, bahkan cita-cita Sarah adalah menjadi menantu di keluarga Wijaya.


Sarah bingung melihat acara pernikahan yang sepertinya akan tetap terlaksana, padahal dia jelas mendapatkan kabar dari orang suruhannya bahwa dia telah berhasil menjalankan rencana yang telah Sarah siapkan.

__ADS_1


Saat Sarah belum sadar dari kebingungannya, Sarah kembali di buat terkejut dengan kedatangan Hendra dan beberapa orang yang berpakaian kemeja hitam yang mengikuti langkah Hendra dari belakang.


Hendra dengan setelah kemeja putih, menambah kadar ketampanannya. Hendra berjalan mendekat ke arah Sarah, Sarah terkejut melihat keadaan Hendra yang baik-baik saja, hanya bagian kepalanya yang masih di perban, mungkin akibat kecelakaan semalam pikir Sarah. Sarah mulai ge-er melihat Hendra yang berjalan ke arahnya.


"Akhirnya kamu datang juga" ucap Hendra saat sudah berada di depan Sarah


"Kamu? Menungguku?" Tanya Sarah yang mulai merasa bahwa Hendra menunggunya karena masih menyukainya.


"Tangkap dia" Hendra tiba-tiba memerintahkan menangkap Sarah kepada orang-orang di belakangnya, yang mengikutinya sedari tadi.

__ADS_1


Sarah yang melihat orang-orang dibelakang Hendra bergerak kearahnya langsung dapat menyadarkan diri dan membaca situasi. Tapi Sarah masih berpura-pura tidak tau apa-apa


"Tunggu, ada apa ini sayang?" Tanya Sarah masih mencoba mengambil hati Hendra dengan panggilan sayangnya. Sementara orang bodyguard Hendra telah memegang kedua tangan Sarah layaknya tahanan.


"Kamu masih tanya ada apa?" Hendra tersenyum sinis ke arah Sarah, "dan ingat satu hal lagi, jangan pernah memanggil aku dengan kata 'sayang' dari mulutmu itu" ucap Hendra mulai marah. "Saya rasa kamu sudah tau apa kesalahanmu, orang suruhannya sudah mengakui semua kesalahannya dan semua rencana mu" ucap Hendra penuh penekanan pada setiap kata-katanya.


Sarah tidak bisa berkata-kata lagi saat melihat amarah di wajah Hendra. Sarah sudah tidak bisa membela diri lagi, dia sudah tersudut kan sekarang. Sementara para undangan yang telah datang untuk menghadiri acara pernikahan Hendra dan Nabila terlihat saling bisik melihat kejadian tersebut.


"Tapi Hendra, semua ini kulakukan karena aku sangat mencintaimu, aku tidak mau kamu menikah dengan wanita lain, aku tidak rela Hendra" Sarah mulai berontak dari pegangan para bodyguard yang berada disisi kiri dan kanannya.

__ADS_1


"Bawa dia keluar dari sini dan langsung jebloskan dia ke penjara" ucap Hendra yang tidak ingin melihat Sarah lagi, apalagi sudah banyak tamu undangan yang hadir dan mulai menonton adegan tersebut.


"Untuk para tamu undangan, silahkan mengambil tempat duduk yang telah disediakan " ucap Rendi yang merangkap sebagai MC pada acara pernikahan yang sakral ini. Usaha Rendi untuk mengalihkan perhatian para undangan dari kejadian penangkapan Sarah tadi akhirnya berhasil, para undangan mulai melupakan kejadian jadi dan kembali mengambil tempat duduk mereka masing-masing.


__ADS_2