MENGEJAR PRIA DINGIN

MENGEJAR PRIA DINGIN
Diner


__ADS_3

Hari mulai gelap angelapun segera bangun.


"uhh sepertinya aku tertidur cukup lama".


Dimana pria berengsek itu!!


Angelapun melihat selembar kertas dan membacanya :


"ketika bangun kau harus menungguku. Dari Kai.


Aishh menunggunya memangnya dia siapa.


Apa dia menyuruhku untuk menginap tidak kuduga ternyata dia seorang mesum.


Setelah menciumku seperti kucing pasti dia akan memakanku seperti harimau. Aku tidak mau aku harus pulang.


Angela segera besiap-siap untuk pergi.


Dengan terburu-buru dia takut kai akan pulang.


Sebelum dia sempat keluar dan ingin membukak pintu, kai sudah membuka pintu duluan untuk masuk.


Angela hanya terdiam dan senyum melihat kai yang sudah pulang.


Kai menatapku dengan tatapan yang dingin dia mengeluarkan suara rendahnya "mau kemana? Ibumu berpesan bahwa kau tidak usah pulang".


Akupun terkejut ternyata ibuku ingin menyuruh aku menginap di sini idenya memang sangat bagus agar aku bisa lebih dekat dengan kai. Tapi karena ciuman yang mengejutkan oleh kai tadi siang membuat aku malu, aku harus pergi dan menenangkan diri.


"Aku ingin pulang saja" pintaku pada kai


Aku segera pergi melewati kai.


Tapi dia menarik tanganku dan memelukku.


Jantungku mulai berdegup kencang "dag dig dug" bunyi nya.


Kai mulai berbisik "menginap saja. aku sudah lama kesepian, ingin merasakan seseorang dalam hidupku.


Aku sudah tau masa lalu kai dari cerita ayahnya. tragedi tentang ibunya karena itulah dia membenci wanita. Tapi sangat aneh kenapa dia tiba-tiba berubah jadi seperti ini.


Setelah berpikir akupun menjawab "baiklah".


Kami saling bertatatapan.


Kai segera ingin menciumku.


"kruyuk brrrrr "


Terdengar suara perutku membuat kai menghentikan niatnya untuk menciumku.


Kai : " lapar??

__ADS_1


Angela : tidak!!


Perutku berbunyi lagi dan kai tertawa lepas hahahah dasar wanita lain di mulut lain dihati! Tunggu sebentar aku akan memasakanmu sesuatu.


Akupun cemberut dan memonyongkan biibir.


Tapi didalam hatiku aku sangat senang saat melihatnya tertawa lepas karena bunyi perutku. Benar katanya wanita itu lain di mulut, lain dihati.


Akupun segera menunggu di meja makan sambil melihatnya masak dari kejauhan.


*****didapur*****


Kai :


Sudah lama sekali aku tidak tertawa seperti ini terakhir kali saat usiaku 5 tahun. Apakah aku mulai menyu... Ahh tidak mungkin.


Kai pun mulai memasak


****meja makan*****


Angela menatap kai. dia terpesona melihat kai yang memasak.


Mengeluarkan suara "sangat sexy" angela memukul sambil menggelengkan kepala " aishh apa yang kupikirkan. Tidak boleh jatuh padanya. Tujuanku hanya membuatnya jatuh cinta padaku.


*****beberapa menit kemudian *****


Akhirnya kai selesai memasak.


Pas sekali taplak meja makannya berwarna putih di tengah-tengahnya ada hiasan bunga mawar yang masih segar. Membuat suasanah menjadi romantis.


Kai pun segera meletakan pasta hasil masakannya. Bentuk dan wanginya sangat meng gugah selera.


Kai juga mengambil sebotol wine untuk pendampingnya.


*****


Aku dan kai sangat menikmati diner ini.


Bisa di bilang ini diner pertama kami.


Akupun teringat saat pertama kali kami bertemu karena makanan.


Akupun tanpa sengaja tersenyum.


Dan kai membalas senyumku.


Lalu mengajaku untuk "cheers! .


Kami pun segera meneguk wine.


Rasanya sangat enak dan segar.

__ADS_1


Tidak banyak yang kami bicarakan.


Kami hanya fokus pada makanan.


" aku diam-diam curi pandang.


Menatap wajah kai dia benar-benar sangat tampan wajahnya sangat sempurna.


Andai saja dari awal dia bersikap seperti ini


Pasti aku akan jatuh cinta pandangan pertama padanya.


*****


Kai pun menatapku, aku sangat terkejut langsung memalingkan pandanganku dari matanya.


Dan langsung melahap pasta dengan cepat.


Uhuk! uhuk! suara batuk ku karena tersedak.


Kai pun segera memberikan ku air putih. Aku segera meminumnya. lalu kai menepuk punggungku.


Akhirnya aku sudah merasa lebih baik.


mataku mengeluarkan air.


Kai langsung menyeka air mataku.


Sikap nya seperti itu malah semakin membuatku menangis.


Aku merengek seperti anak kecil.


Dan Kai segera memeluk ku dengan lembut


"jangan menangis" katanya dengan lembut.


Setelah aku tenang.


Kami pun melepaskan pelukan.


Pastanya masih banyak tapi aku sudah tidak nafsu lagi


Kai segera membereskannya dan mencuci piring kotor.


Aku segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Lalu memakai kemeja milik kai. tanpa memakai pakaian dalam, tanpa sepengetahuannya.


Dan segera masuk ke dalam kasur menyelimuti diri.


Kai pun masuk, aku berpura-pura tidur

__ADS_1


Dan melihatnya berjalan menuju kamar mandi.


__ADS_2