MENGEJAR PRIA DINGIN

MENGEJAR PRIA DINGIN
Makan bersama (2)


__ADS_3

Cici mengeluarkan suara mautnya "uhh tuan kyungso! Aku ini sangat suka pedas! Aku ini ratunya! Seperti nya tuan kyungso tidak mau aku memakannya ya! Tatapan tuan sangat mematikan!


Jihun menatap wajah kyungso seketika wajahnya berubah menjadi cling..



Kyungso : tidak kok dokter cici mungkin salah lihat! Wajah ku memang seperti itu jika tersenyum malah aneh kan..


Jihun tertawa kecil : benar dokter cici, wajah kyungso memang sudah menakutkan..


Cici : iya ya jika dia tersenyum malah terlihat seperti orang idiot..


Suasanah menjadi hening...


Krik, krik, krik...


Cici segera mencairkan suasanah : hehe bercanda kok! Ayo kita makan.


Jihun dan cici menyantap makanan dengan lahap, sedangkan kyungso menatap kesal cici,


Sambil berbicara dalam hati "wanita rakus! Aku memasak bukan untukmu! Semoga saja kamu keselekan...


Jihun tiba-tiba menyuapi kyungso sepotong kimci pedas! Apa yang terjadi! Kyungso memakan sumpahannya sendiri dia tersedak membuat nya susah bernapas.. Uhuk uhuk batuknya yang terasa pedas di leher.


Jihun dan cici panik mencari air minum.


Karena tutup botol air sangat susah di buka.


Cici segera mengambil air menggunakan cangkir besar.. Kakinya tersandung membuat airnya jatuh ke wajah kyungso...

__ADS_1


Cegukan kyungso hilang seketika....




Tapi kyungso hanya tersenyum tidak marah sama sekali mungkin karena ada jihun di sini.


Cici tidak mau melewatkan momen baik ini.


Mau menggoda kyungso habis-habisan "ohh tidak saat basah pun kamu terlihat Seeeex siiiiiii".


Kyungso hanya tersenyum sambil menahan emosi nya...


Cici : waw kamu pria favorit ku, kamu tife ku! Uhh tapi sepertinya kalian pacaran ya! Hmm sangat di sayang kan.


Jihun terkejut segera menjelaskan hubungan nua dengan kyungso "tidak! Tidak! Aku dan kyungso seperti kakak dan adik!..


Kyungso hanya diam menahan emosi dan imeg di depan jihun..


Kyungso membalas "maaf sepertinya tidak ada peluang untuk mu! Karena aku sudah menyukai wanita lain! Baiklah aku pergi...


Kyungso pergi dengan sangat kesal...


Sambil mengoceh " wanita sialan! Bagaimana mungkin dia berbicara seperti itu!!.. Awas saja aku akan membalas nya!".


**Di klinik**


Cici dan Jihun menghabiskan makanan sambil bercerita!

__ADS_1


Jihun : dokter yakin mau mengejar kyungso! Dia itu pria yang dingin terhadap wanita, sangat sulit mengambil hatinya..


Cici : itulah yang membuat nya menarik! Dan satu lagi tidak perlu memanggil ku dokter jika kita berdua saja. Cukup panggil cici..


Jihun : baiklah cici...


**di perusahaan BO**.


Chen sudah berhari-hari tidak fokus bekerja. Setiap kali mengedipkan mata teringat wajah tangis cici.


Hari ini dia izin pada ayahnya untuk pulang dengan alasan tidak enak badan..


Chen pergi menemui lily di cafe..


Lily : ada apa wajah kakak terlihat seperti banyak pikiran, ada masalah kah??


Chen : masalah nya sangat rumit!


Lily : coba ceritakan!


Chen : 2 hari lalu cici menyatakan cintanya! Dan aku masih bingung apakah sahabat boleh seperti itu!


Lily sangat geram segera memengaruhi chen!


"tidak boleh! Sahabat tidak boleh menjadi pacar! Kau tau apa ujung dari pacar yaitu putus! Sebaiknya kakak menolaknya! Demi kebaikan persahabatan kalian..


Chen : tapi setiap kali aku melihatnya bersama pria lain hati ku mulai merasa sakit! Apa aku juga jatuh cinta padanya!!


Lily : mungkin kakak salah. Tidak boleh dan tidak mungkin! Aku tidak mau kalian berpacaran!

__ADS_1


Lily pergi meninggalkan chen sendirian...


__ADS_2