
Saat sedang fokus kerja aku mendapat notif pesan dari chen "Jam 7 di cafe night" .
Sepertinya dia menyuruhku untuk datang sendiri agar dia bisa memberiku sebuah kejutan baguslah, ini cukup membuat mood ku membaik. Apa yang akan dia lakukan, apa dia ingin meminta maaf dan memberiku suprise yang romantis, aduh ini masih jam 2 lagi, aku sudah tidak sabar lagi, rasanya ada bunga-bunga yang bermekaran dalam hayalanku......
*****
Setengah 7 malam.
Jihun : dokter kenapa tutup lebih awal
Cici : karena aku ada janji dengan...
Jihun : pacarmu
Cici : benar sekali
Tidak lama kemudian kyungso datang tapi kali ini bukan taksi yang di tumpanginya, melainkan mobil merah.
Kyungso turun dari mobil sambil tersenyum lebar "nuna aku sengaja membeli warna merah. Karena ini warna kesukaanmu".
Jihun segera berlarian kecil menghampiri kyungso dan langsung memeluk erat karena senang "aduh imut sekali, harusnya kamu membeli warna hitam saja, itukan kesukaanmu".
"itu dulu sekarang, aku menyukai warna merah" jawab kyungso
"aduh, sosweet" puji jihun sambil tersenyum bahagia.
Cici : waw aku turut senang dengan mobil baru kalian.
Jihun : oh iya, karena ini mobil baru. Bagaimana? Jika dokter cici ikut kami, kami akan mengantarmu ketempat tujuan.
Cici : tidak usah, aku bisa memesan taksi online.
Kyungso : kamu perempuan berbahaya jika naik taksi online.
Cici : baiklah jika kalian memaksa aku akan ikut. Ke kafe night ya.
Dalam perjalanan cici tersenyum senang karena tidak sabar akan kejutan apa yang di berikan chen padanya.
Jihun menegur cici yg dari tadi senyam senyum "ada apa? Dari tadi kau tersenyum"
Cici tersadar dari lamunannya "aku hanya penasaran dengan kejutan apa yang akan di berikan kekasihku, oh iya kalian boleh ikut. Mau yah please"...
Kyungso : ti...
__ADS_1
" oke" potong jihun...
*****
Cafe night
Saat sampai cici di sambut oleh pelayan ke tempat tujuan.
Saat sampai cici melihat lily yang memeluk lengan chen sambil tersenyum-senyum. Sedangkan chen memasang wajah muram..
"hai kakak cici" panggil lily sambil tersenyum
"hai juga lily" jawab cici
"oh ternyata kakak membawa teman yah" kata lily sambil melihat kyungso dan jihun.
lily memeluk chen, dan chen memalingkan wajah tidak mau melihat cici...
"kakak aku dan chen hari ini berpacaran" kata lily sontak membuat cici terkejut.
"kalian bercanda" kata cici yg tidak mau percaya.
"tidak bercanda, sebenarnya aku juga menyukai kakak chen, dan pagi hari tadi aku mencoba bunuh diri"
lily memeluk cici yg terdiam membisu "aku mohon kakak, biarkan chen dan aku bahagia, aku yakin kakak bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari chen"..
Jihun menarik cici menjauhi lily " jangan panggil dia kakak, apa pantas seorang adik merebut pacar yang kau sebut kakak!!!"
"diam! Kau tidak tau apa-apa, dan kau hanyalah orang asing. Tidak pantas ikut campur urusan orang" kata lily
Cici menghampiri chen yang sedang duduk menjauhi pandangannya pada cici.
"chen! Apa kita putus" tanya cici sambil menahan air mata...
Chen hanya mengucapkan kata "maaf" tidak mau menatap mata cici.
"chen! Aku beri kamu kesempatan, kamu pilih aku atau lily"...
"maaf" hanya kata maaf yang keluar dari mulut chen.
"baiklah chen selamat tinggal, jangan pernah muncul dalam hidupku!" peringat cici yang segera pergi dari hadapan chen.
Cici menangis terduduk di tempat parkiran...
__ADS_1
Jihun memeluk cici "ayo kita pulang"
"tinggalkan aku sendirian!"
Jihun : tap...
"TINGGALKAN AKU SENDIRIAN!"...
Jihun pun pergi meninggalkan cici, dan menyuruh kyungso untuk menenangkannya.
"hey tikus! Hanya karena seorang pria kau menangis sangat jelek" umpat kyungso sambil cengengesan
"diam kau ****" kata cici yg tidak suka dengan perkataan kyungso.
"hmmm! Cici yang ku kenal itu adalah wanita yang kuat, tapi kenapa aku malah melihatmu bersedih lemah, dan iya kamu selalu bersedih karena pria itu. Untuk apa mempertahankan cinta jika hanya mendapatkan rasa sakit dan kecewa" kata kyungso yang membuat cici membenarkan perkataannya cici pun menghapus air matanya dan memeluk chen tiba-tiba..
"hey! Kenapa memelukku"
"diam" bisik cici pada telinga kyungso.
"cici aku minta maaf, tidak ada pilihan lain, jika tidak dia akan bunuh diri. Namun, aku tidak pernah mengatakan putus pada hubungan kita. Tunggu hingga lily sadar barh kita akan kembali" kata chen yang mendatangkan cici untung mengatakan ini.
Kyungso pun melepaskan pelukan cici.
"kau se enaknya saja menyuruh dia untuk menunggu, sedangkan kau memikirkan wanita lain. Apa cinta itu sebuah lolucon bagimu" kata kyungso sambil menarik kerah kemeja chen.
"kau siapa! Beraninya ikut campur dasar anak nyasar" pelengos chen.
Cici melepaskan tangan kyungso yang menarik kerah chen.
Chen tersenyum senang karena merasa cici berada di pihaknya.
Plak!!.
Cici menampar wajah tampan chen dengan penuh kekuatan hingga meninggalkan ceplakan tangan merah.
"sudah kukatakan jangan pernah muncul di hadapanku" kata cici yang segera menggenggam tangan kyungso dan menariknya jalan ke arah mobil milik kyungso.
Saat sudah dekat cici melepaskan tangan kyungso. Sambil mengatakan "maaf dan terimakasih untuk yang tadi"..
Kyungso tersenyum " aku melakukan ini karena bujukan nunaku"..
"waw mulutmu membuatku kecewa"...
__ADS_1
Kyungso pun mengantar cici pulang ke rumah..