
Jam 7 malam.
Cici akan menutup klinik nya...
Semua pegawai pulang.
Hanya tinggal cici seorang...
Saat cici keluar menutup pintu klinik.
Terlihat mobil sport lamborgini warna hitam di depan klinik...
Entah mobil siapa itu cici tidak tau..
Seorang pria tampan keluar dari mobil mewah, ternyata,,, itu chen Bo..
Cici teriak chen sambil tersenyum sombong..
Cici melirik chen dengan sinis..
Chen mendekati cici sambil menggerak gerakan alisnya ke atas ke bawah "bagaimana bagus tidak mobil ku.." katanya dengan penuh semangat.
Cici : bukan nya kau mempunyai banyak mobil mewah ya! Aneh sekali kau terlihat seperti baru mempunyai mobil saja.
Chen merangkul cici " ini hasil uangku sendiri karena itu aku sangat senang"
Cici : ohh begituuuu...
Chen : oh oh oh, ayooo kita mengelilingi kota di malam hari naik mobil baruku...
Cici merasa senang malam ini hanya ada chen dan dia seorang..
Di perjalanan :
__ADS_1
Cici : waw kota sangat cantik ya, di malam hari.. Aku benar-benar merindukan kota X,
Cici melirik chen dengan bahagia "terimakasih telah mengajaku berkeliling".
Chen tidak sempat menjawab lily meneleponnya.
Wajah cici yang tadi bahagia berubah menjadi datar...
Chen menghela napas" uhhh! Cabe rawit itu menyuruh kita untuk makan malam di kafe nya, jika kita menolak maka dia akan meledak" keluh chen pada lily.
Cici merasa sedikit kecewa dia pikir malam ini hanya ada chen dan dia tapi lagi-lagi lily memgganggu. Cici menghela nafas "uhh! Baiklah aku juga merasa lapar".
Chen memutar mobilnya berjalan menuju kafe milik bambam ayahnya lily...
Beberapa menit kemudian akhirnya sampai.
Cici dan chen berjalan masuk ke kafe.
Pelayan menuntun arah kami ke ruangan VIP.
Lily tersenyum mellihat kami "tada!! Ini perayaan untuk kakak cici ku tersayang maksud ku dokter cici"
Cici terharu mengeluarkan air mata lily segera memeluk cici " kakak jangan menangis"
Cici mengusap air matanya menatap lily "adik! kakak tidak menangis kakak bahagia. Cici mengecup pipi lily " terimakasih untuk kejutannya lily manisku" berkata sambil berkaca-kaca.
Chen "hey! Berentihlah sayang sayangnya ayo kita makan aku sangat lapar...
Cici chen dan lily makan bersama dengan suasanah bahagia dan canda...
Makanan masih sangat banyak tapi mereka tidak sanggup lagi,,
Lily : aku tidak sanggup lagi perutku sudah penuh.
Cici : iya aku juga tidak bisa lagi.
__ADS_1
Chen : baiklah wanita memang payah kalian itu tidak Kenyang tapi takut gendut kan!?
Cici : chen kau ini kenapa sih sering sekali mengecilkan kaum wanita.
Lily : iya dasar!
Chen : aku hanya bercanda kalian terlalu baper!
Cici : lily kau tau chen membeli mobil baru dia sangat sombong.
Lily : ya aku sudah tau itu, akulah yang menemaninya membeli mobil..
Cici merasa sedih ternyata orang pertama bukan dia melainkan lily...
Lily dan chen bermain game di ponsel.
Cici tidak bisa bermain game, cici tidak suka game..
Dari tadi chen dan lily asik berdua saja.
Sedangkan cici menjadi obat nyamuk benar-benar kesal!!.
Cici segera pergi ke luar cafe untuk menghirup udara segar..
Cici berjalan sambil memainkan ponsel membaca artikel tentang cara mengejar pria..
Tanpa sengaja kakinya tersandung..
Mau terjatuh tapi berusaha untuk tidak terjatuh..
Brakk!!! Menabrak tubuh pria yang sangat keras seperti batu...
Lalu cici segera mundur namun kehilangan keseimbangan, pria yang di tabrak nya tadi segera menangkap cici.
Terjadilah adegan seperti yang di bawah ini...
__ADS_1