
Wajah bahagia chen berubah menjadi sedih, marah, kesal, campur aduk..
Padahal chen mau kerumah cici untuk meminta maaf, namun, pemandangan yang di lihat nya.. Membuat hatinya sakit.
Bunga yang dibelinya untuk cici dibuangnya di kotak sampah,....
Dengan perlahan-lahan chen membalikkan tubuhnya berjalan pergi dengan hati yang penuh kekecewaan...
******
Kyungso yang tadi melongo segera sadar mendorong cici dengan penuh tenaga..
Hingga cici terjatuh di bawah!
Awwww! Jerit cici kesakitan!
Dasar tompel warna pink...
Kyungso tersenyum "hah dasar buta! Di mana-mana tompel itu warna hitam idiot!"
Cici berdiri segera melayangkan ocehan "buta warna! Idiot! Heyy tompel pink itu kamu!!! Kenapa? Ya karena kamu kayak banci yang beraninya mengganggu wanita cantik seperti saya".
Kulit kepala kyungso terasa tebal, tidak tau seberapa tebal mulut cici yang terus mengganggu gendang telinganya...
"cihh wanita cantik dari toilet! Kamu itu lebih cocok di bilang cewek bar-bar!! "
__ADS_1
Cici mau berbicara namun kyungso menyumpat mulut cici menggunakan kaos kaki yang ada di saku jasnya..
Kyungso tertawa lepas " hah sangat cocok wajahmu itu sudah seperti alien wahaha".
Di saat kyungso tertawa geli cici mengambil lumpur di jalanan, segera menabok kan lumpur ke seluruh wajah kyungso!!
Kyungso yang tadi tertawa tampan berubah menjadi alien..
Cici melepaskan kaos kaki di mulut nya tertawa lepas sambil mengeluarkan cermin kecil dari tasnya. Mengacai wajah kyungso agar dia bisa melihat wajah lumpurnya "wahahaha! Siapa yang alien sekarang ahh!!
Lihat kamu adalah alien yang sebenarnya!! Hahah!! Tertawa geli hingga matanya mengeluarkan air....
Segera mengeluarkan sapu tangan, mengelapi wajah alien nya...
Akhirnya wajahnya bersih kembali..
Cici yang tadi tertawa sudah tidak bisa lagi, karena perut nya merasa sakit...
Kyungso menyetopi taksi untuk pulang saat dia sudah masuk di dalam.
Cici segera menyusul kyungso masuk ke dalam taksi..
Kyungso benar-benar geram rasanya ingin sekali meremat wajah cici menjadi bola..
__ADS_1
Tapi cici malah Tertawa mengejek "hehe sudah malam! Tidak baik kan jika anak perempuan pulang sendirian di malam hari!!.
Kyungso menghela nafas menurunkan emosinya sambil berbicara dalam hati " sabar! Sabar! Anggap saja wanita yang di samping mu ini setan!!!".
Cici menyuruh sopir taksi untuk pergi ke rumahnya...
Di saat perjalanan cici memgoceh panjang kali lebar sama dengan bolot...
Namun, kyungso tidak mempedulikan ocehan cici, seperti menganggap tidak ada orang di sampingnya..
Membuat cici geram! "hey! Tompel! Kau ini mempunyai penyakit tidak bisa mendengar yah! Dari tadi aku berbicara padamu!! Hey Tompel! Tompel warna pink!"
Kyungso tidak bisa menahan nya lagi "diamlah! Kau ini berisik sekali! Bisakah mulut mu itu di jait!! Membuat kuping ku ingin pecah rasanya!!.."
Cici ingin mengoceh namun kyungso menutup mulut cici menggunakan telapak tangannya! Dengan sangat kuat, hingga cici tidak bisa berbicara! Hanya mengeluarkan suara yang tidak jelas!..
Setelah beberapa menit berlalu akhirnya sampai di depan rumah cici..
Saat kyungso oleng, cici segera menggigit tangan kyungso dengan kuat seperti anjing yang kelaparan!!
Awww! Teriak kyungso kesakitan!
Cici dengan cepat keluar dari mobil "semoga kita bertemu lagi!" jerit cici dari luar.
Kyungso : amit-amit bertemu denganmu lagi, lebih baik aku bertemu hantu dari pada kamu wanita bar-bar...
Cici dan kyungso berjalan di tempat masing-masing....
__ADS_1