MENGEJAR PRIA DINGIN

MENGEJAR PRIA DINGIN
Saling berbalas kata


__ADS_3

Kyungso berjalan sambil melihat cici dengan wajah yang rumit "kenapa kau ada di sini?! Kau mengikutiku yah, cihh!!.


Kulit kepala cici terasa tebal " mengikutimu enak saja najis! "


Kyungso menebak "oh ternyata kau tukang bersih-bersih di sini ya, memang sangat cocok!"


Kuping cici terasa panas mendengar penghinaan kyungso "heyy mata belong! Apa kau ini benar-benar buta ya! Lihat di atas klinik ini".


Kyungso segera melirik ke atas membaca "klinik kecantikan DR. Cici kun"


Cici menyeringai memiringkan senyuman..


Kyungso "ternyata kau seorang dokter! Baiklah, itu tidak penting! Di mana jihun..


Cici : oh jihun kalau tidak salah dia tadi pergi di antar pria tampan dan kaya raya...


Kyungso : tidak mungkin! Aku dan dia baru saja pindah di sini beberapa minggu! Jangan-jangan dia di culik.


Cici : ahh dasar bodoh! Aku melihat nya masuk ke dalam mobil dengan bahagia.


Memangnya dia pacarmu?! Kau terlihat sangat khawatir?!


Kyungso menatap tajam cici "bukan urusanmu"...


Cici : ini urusanku karena jihun adalah pegawai ku! Jangan-jangan dia benar pacarmu yah! Berarti tadi dia selingkuh dong!.


Kyungso : mulutmu ini seperti sampah


Cici melotot mendengar hinaan kyungso segera mengoceh panjang kali lebar sama dengan kopok " apa! Mulutku sampah! Berani sekali kau!! Dasar pria batok es, batu bata, semen Padang. Hati hitam! Buaya buntung, mata belong, babi ngepet... abcdghfjabjskak!!..

__ADS_1


Telinga kyungso rasanya ingin pecah mendengar ocehan cici.. Segera membalikan badan berjalan meninggalkan cici..


Heyyyy!!! Teriak cici kesal..


Heyy!! TOMMMMMMM PEL...


Mendengar jeritan tompel membuat kyungso memberhentikan langkahnya, membalikan tubuhnya ke arah cici, menatap wanita yang di depan nya dengan aura kesal..


Kenapa!marah! Masalah ahh!!? Nama mu kan Tom jadi aku ingin menambahkan tompel..


Wahahaha wajahmu sudah seperti gunung meletus saja!! Tompel! Tompel! Tompel! Tompel!! Mengejek kyungso dengan wajah menyebalkan.



*****


Kyungso mendekati cici dengan tatapan tajam dan mematikan! aura merah menyelimutinya..



Kyungso tidak menghentikan langkahnya. Membuat cici berjalan mundur menghindari nya... Hingga langkah cici terhenti di tembok..


Cici memohon ampun "ampun! ampun! Berhentilah menatap ku seperti itu sangat menyeramkan".


Kyungso melayangkan tangannya seperti ingin memukul! cici menutup matanya namun tidak terjadi apa-apa! Kyungso malah tertawa lepas " hah dasar wanita pengecut berani di mulut saja.. Dasar cicak!!


Cici membuka matanya lebar lebar " apa kau bilang cicak! Enak saja namaku cici mengerti tidak pakai K....


Kyungso membalas "dan ingat namaku bukan tompel!!..

__ADS_1


Cici tertawa tidak bisa menahan. Lagi-lagi berimajinasi melihat wajah kyungso di penuhi tompel..


Kyungso segera pergi meninggalkan cici dia sangat lelah jika meladeni cici yang tiada ujungnya " bisa-bisa aku gila" teriak nya kesal.


Cici segera menyusul langkah besar kyungso "hey tompel! Tunggu aku, ayo kita pulang bersama".


Kyungso melirik cici segera mengeluarkan kata-kata mautnya "najis"!..


Cici sangat kesal tapi juga merasa senang.


Akhirnya ada seseorang yang bisa melampiaskan amarahnya.. Dan itu adalah si babi musuh nya dari kecil sekarang karena di sudah tampan cici mengganti si babi menjadi tompel...


Kyungso berjalan di ikuti cici dari belakang..


Kyungso memberentihkan langkahnya dengan tiba-tiba membuat cici menabrak punggungnya "aww!! teriak cici kesakitan".


Kyungso membalikan tubuhnya : heyy! Wanita tidak waras!! Sampai kapan kau akan mengikutiku!!.


Cici : hey!! Pria tidak waras di tambah dingin sama dengan tompel...


Cici tertawa geli namun kyungso hanya memasang wajah datar.....


Cici sangat merindukan kyungso tanpa sengaja dia memeluk erat tubuh kyungso..


Pas sekali cha eunwoo yang baru keluar dari tokoh bunga, melihat adegan cici berpelukan di depan umum...



Bersambung...

__ADS_1


*****


Jangan lupa comen readers


__ADS_2