MENGEJAR PRIA DINGIN

MENGEJAR PRIA DINGIN
Menunggu


__ADS_3

Hujan turun.


Karena sedih cici tidak nafsu untuk berteduh masuk ke dalam klinik.


Dan hujan sangat bagus untuk menyembunyikan air matanya.


Sedangkan chen masih terjebak dalam ke macetan, karena terjadi kecelakaan yang menyebabkan jalan menjadi macet!


*** Di klinik ***


Saat cici melamun,


Ada seseorang pria yang menghampirinya tanpa cici sadari.


Pria ini berhenti memayungkan cici.


Barulah cici tersadar "chen!" harapan cici,



Namun, ternyata pria ini adalah kyungso!


Kyungso memberikan tangannya ke arah cici "ayo! Kita pulang!".


Kata-kata pulang membuat cici tersadar untuk tidak menunggu chen lagi!


Cici memegang tangan kyungso.


Kyungso "bodoh! Wanita bodoh! Benar-benar bodoh!".


Cici memeluk kyungso "iya aku sangat bodoh!" rengek cici.


Kyungso : lepaskan! Aku sudah punya pacar! Nanti nunaku marah.


Cici : aku mohon! Sebentar saja! Aku benar-benar iri Jihun bisa memiliki pacar sepertimu. Meskipun kau tidak memiliki mobil. Tapi kau berusaha menjemputnya lewat taksi. Aku benar-benar iri! Sangat irihh.


Kyungso melepaskan pelukan cici "berentihlah bersedih! Aku tak sebagus itu!".


Cici : benar terkadang kau itu menyebalkan bahkan aku membencimu!


Kyungso : aku juga membencimu! Tapi aku tidak suka melihatmu bersedih!


Cici : jadi terharu!


Kyungso : jangan GR ada ujungnya. Hanya aku yang boleh membuatmu sedih!


Cici : aisss kau ini benar-benar jahat!


Kyungso : bisakah kau membuka klinik. Nunaku meninggalkan sebuah cincin.

__ADS_1


Cici : yah! Ternyata kau datang karena itu!


Kyungso : karena aku tidak ingin cincin pemberianku hilang.


Cici : apakah sangat mahal. Hingga kau tidak mau kehilangan!


Kyungso : cincin itu buatanku sendiri.


Aku ingin orang yang ku cintai memakainya setiap hari.


Cici : oh cocweet! Sangat kuno namun lumayan!


Kyungso : mungkin bagimu kuno. Tapi aku benar-benar membuat nya memakai hati!


Cici : iya iya aku hanya bercanda. Baiklah ayo kita cari!


Cici melihat ke arah bawah "ehh! Di dekat kaki mu bukannya itu terlihat seperti cincin?".


Kyungso melihat arah yang di tunjuk cici!


Benar ini cincinku.


Cici mengambil cincin dari tangan kyungso "wah! Benarkah ini buatanmu. Sangat cantik!".


Tanpa sengaja cici memasukan cincin ke jari tengah nya.



Cici " iya bawel! "


Saat cici ingin melepaskan cincin! Cincinnya tidak bisa dilepas.


" bisakah kau membantuku! Cincin nya tidak bisa di lepas!".


Kyungso sangat kaget "apa! Dasar kau ini selalu saja membuatku kesal!"


Cici "maaf! Maaf!".


Kyungso berusaha melepaskan cincin namun, cincin nya tidak bisa di lepas!


"dasar kau ini! Kenapa harus mencoba di jari tengah". Keluh kyungso.


Cici : jika di jari manis cincin ini ke besaran bodoh!


Kyungso berusaha dengan keras melepaskan cincin dari jari kyungso!


SAKIT BODOH! teriak cici dengan kencang.


Kyungso : kau bisa diam tidak! Ini salahmu berani nya memakai cincin nunaku! Lihat kan sangat sulit!

__ADS_1


Cici : kau itu! Lembut sedikit sakit tompel!


Kyungso : wanita kaleng rombeng!


Cici : apa kaleng rombeng! Kau itu wajah aspal!


Chen sampai di depan klinik.


Melihat cici berteriak membuat chen dengan cepat keluar dari mobil.


Ingin menyelamatkan cici dari pencuri!


Chen menarik kyungso dari belakang.


Menjatuhkan kyungso segera ingin memukul! Namun, pukulan nya terhenti saat melihat wajah kyungso!


Cici "chen jangan salah paham! Ini cincin milik pacar nya tanpa sengaja aku coba! Dan ketika mau melepaskannya tidak bisa!".


Kyungso mendorong tubuh chen "kau ini selalu saja ingin memukulku cihh!"


Chen "cici, apa kamu mempunyai minyak!".


Cici : iya aku punya.


Cici mengeluarkan minyak dari tasnya.


Lalu chen mengoleskan minyak ke cincin.


Dan akhirnya cincin pun terlepas.


Kyungso segera mengambil cincin nya dari tangan chen.


"ck! jangan pernah membuat wanita menunggu! Dasar pecundang!".


Ejek kyungso untuk chen.


Setelah selesai berkata chen meninggalkan mereka berdua.


Chen merasa tidak enak dengan cici segera memintak maaf dengan tulus!


"cici maafkan aku! Aku benar-benar menyesal karena telah membuat mu menunggu!".


Cici : tidak apa chen! Aku juga sudah terbiasa menunggu. Dan aku mohon aktifkan hp mu. Setiap kali menelepon nomormu tidak aktif! Tidak perlu di jelaskan pasti baterai mu habis kan!.


Chen : Cici sebagai permintaan maaf! Ayo menginap di apartemenku!.


Cici : baiklah. Tapi aku harus menelepon ayahku dulu.


Cici menelepon alex memberitahu bahwa dirinya tidak pulang.

__ADS_1


__ADS_2