Menguak Hitam Putihnya Pesantren

Menguak Hitam Putihnya Pesantren
kembang pesantren


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim...


Hari pertama bagi Aram,sebagai awal perjuangannya digaris depan para muzahid dengan jalan zihadnya menuntut ilmu.


Hey! Suara yang terdengar dari pintu.


"Santri baru yah"


"Waalaikumsalam" ujar Riyan yang sedang duduk disamping Aram.


"Oh iya assalamualaikum,maaf maaf"lelaki yang berbadan kecil kekar itu berjalan mendekati Aram dan Riyan.


"Perkenalkan aku fizi"ujar lelaki itu


"Aku Aram"


"Oh Aram,dari mana asalmu?"


"Bogor"


"Oh kota hujan,aku juga punya teman cewek dibogor"


"Bogor mananya kang fizi?"


"Gak tau,cuman teman FB"


"Dasar kau ini,fizi fizi,teman FB doang juga"ujar Riyan


"Ih kan difb itu tulisannya teman,bukan lawan,sekalipun pacaran jika hanya difb itu tetap status nya teman"


"Oh iya iya,terus kalau di wa,gimana"


"Wa, ah jadi uwa Tere aja Riyan"


"Kok uwa,iya uwa kan wa(WhatsApp)uwa hampir sama.


(Uwa sebutan disunda kepada kakak ayah atau ibu)

__ADS_1


"Eh ngapain kalian diam aja digurpahkanya gak ada gizinya ,ayolah mainnyu liat liat wilayah pesantren dari pada diam mulu'



"Mmmmm,boleh juga"balas Aram dan Riyan dengan semangatnya.


Aram,Riyan,dan fizi,satu gurpah dengan urutan ke sepuluh sebagai gurpah terakhir dan teratas sekaligus terpojok


"Tuh liat,liat"


"Apasi fizi"


"Kamu ini Aram,liat tuh ada santri putri yang baru daftar"


"Hahaaa,fizi fizi dasar mata fuckboy"


"Ihhh,biarin tanda lelaki normal lah ,emang kaya kamu yah Riyan"


"Ih apa nih maksudnya"


"Udah udah akh jangan bertengkar,lebih baik Kesaung yuk,kayanya indah banget"


"Indahnya"


"Banget Kanya,janji janji dia"


"Widiw,Aram Aram LDRan yah"


"Ahh entahlah"


"Aduhh kamu sial Aram"


"Sial bagaimana"


"Miftahul ulum itu bibit unggul,aduh aduh"


"Bibit unggul gimana maksudnya nih fizi"

__ADS_1


"Hahaaaa,lemot tuh otak,ahwatnya kakang Riyan suriyan"


"Tuh tuh,ahwat yang barusan,"


"Mana mana"


"Hahaaa,kalian kena tipu"


"Ah,Riyan "


Suasana berubah menjadi sunyi,ketika ahwat benar benar ada melintas dibawah tebing yang menjadi tempat saung,yang mereka tempati,mereka terlihat membawa peralatan bersih bersih yang tinggal tarik kesimpulan mereka akan bersih bersih lapang utama dibelakang masjid ini.


ditengah gerombolan para santri putri


Terlihat ada salah satu ahwat yang anggun, berbadan sedang,dan putih ala Putri Bandung sang kota kembang yang kuning Langsat, seakan akan sang bidadari ditengah para dayang dayang suci dengan akhlak agama didikan pesantren,namun belum belum terlihat jelas karna jarak yang lumayan jauh dari saung ,namun meski tak jelas mutiara tetap mutiara meski terlihat dari kejauhan,yang entah siapa namanya.


"Dia Kanya Naila "


"Hah Naila,maksud kamu apa Aram"


(Sambil melirik Aram dengan panasaran nya)


"Ah,engak kok"


"Kok gitu ,gaje kamu ini Aram"


"ah wanita"


"kenapa"


"ketahuilah tak sedikit para mujahid ilmu yang gugur dan Mundur gara gara wanita"


"oh iya yah godaan terbesar"


"biasalah nafsu"


"apasih kalian ini Riyan Aram, sekarang kalian bilang gitu pas si wanita itu ngajak pacaran nanti kata kata kalian barusan gak bermakna lagi"

__ADS_1


Allahuakbar Allahuakbar (suara adzan ashar telah berkumandang)


"Ah udah udah ayo,Riyan,fizi kita kemasjid jangan sampai kita kena marah mentor "


__ADS_2