
Riyan:"ram ram ,ada bahanya"
Aram:"ada apa yan"
Riyan:"masa kamu gak tau,itu penghuni gurpah tiga"
Aram:"iya ada apa"
Riyan:"ada yang kabur"
Aram:"apa yah udah kita kejar".
Merekapun berlari kemudian pergi ke security meminjam motor untuk mengejar santri yang kabur itu
Aram dan Riyan pun menyalakan motor gigi yang tua dengan sang pemilik security pondok,motor dengan nama Astrea itu pun melaju selayaknya kuda yang berlari
Aram:"dia emangnya orang mana yan(sambil serius mengendari motor)"
Riyan:"dia itu tetangga aku namanya ayad"
Aram:"jadi sekarang kita kemana?"
Riyan:"katanya dia kabur lewat tembok belakang pas tadi subuh, berarti perkiraan dia sekarang menuju pangkalan angkot"
Aram:"ok ...sambil menarik gasnya dengan cepat
__ADS_1
Merekapun sampai dan terlihat ayad sedang makan nasi goreng disisi pangkalan angkot,motor Astrea pun diparkiran dekat warteg itu,dan mereka berdua melangkahkan kakinya untuk menemui ayad
Riyan:"ayad sedang apa kamu
Ayad yang tadi makanpun kaget karna ada teman temannya maka sontak tanpa aba aba dia lari tanpa membayar dulu makanan yang telah dia makan
Aram dan Riyan pun tanpa basa basi berlari mengejar ayad yang lari tanpa alasan itu
Diiukiti dengan bapak bapak sang pemilik warteg karna ayad belum membayar nasinya.
Kejar kejarpun terjadi Aram dan Riyan mengejar ayad begitu pula dengan bapak pemilik warteg namun dia berada dibelakang Aram dan Riyan,bapak bapak tersebut sambil berteriak maling maling maka seketika itu pun warga disekitar menyangka Aram dan Riyan adalah pencuri.
Maka kejar kejar pun tak bisa dielakkan,maka Aram dan Riyan berpikir keras bagaimana bisa menangkap ayad dan bisa lari dari kejaran masa.
Maka keputusan pun mereka ambil Riyan mengejar ayad dan Aram berlari ke arah lain agar bisa mengalihkan perhatian
Riyan:"ok ok hati hati"
Aram:"iya iya nanti kita kumpul diwarteg itu lagi sambil bawa ayad"
Riyan:"siap (sambil lari seperti menggunakan saipi angin)
Kemudian Aram berdiri didepan amukan masa yang membawa peralatan seakan akan mau berperang,Aram dengan santuy nya berdiam saja dipinggir jalan .
Anehnya para masa hanya lewat saja seakan akan Aram bukan target mereka dan terus mengejar kearah larinya ayad dan Riyan
__ADS_1
Aram pun bingung dengan rencana nya yang gagal namun beberapa detik kemudian pemilik warteg datang dengan terlihat diraut mukanya yang kecapeannya minta duit
Pedagang:"aduh cape banget,udahlah lebih baik aku kembali dari pada cuman ngejar uang 20k abis tenaga mati Matian"
Aram:"pak maaf sekali"
Pedagang:"oh kamu pencurinya"
Aram:"tidak pak tidak saya temannya yang ikut mengejar barusan"
Pedagang:"oh iya iya saya ingat "
Aram:"tadi berapa pak total teman saya makan"
Pedagang:"25k"
Aram:"hmmm bapak bapak saya tau pak harganya cuman 20k,kok bapak nambah nambahin,segitu untungnya ada orang yang mau banyarin"
Pedagang:"oh iya dek maaf,bapak gak tau bersyukur,yah udah gak perlu dibanyar bapak ikhlas kok"
Aram pun tersenyum penuh bersyukur dan berbalik kebelakang yesss ucapnya
Aram:"sekarang bapak mau kemana?"
Pedagang:"yah ke warteg lagi'
__ADS_1
Aram:"yah udah pak sekalian saya juga mau kesana sabab motor saya ada disana