Menguak Hitam Putihnya Pesantren

Menguak Hitam Putihnya Pesantren
malunya sampai 7turunan


__ADS_3

Assolatu Khoirum minan Naum


Suara adzan belum juga membangunkan fizi dan Aram yang terlihat kelelahan karna tingkah mereka pada larut malam tadi,dan Riyan yang melihat mereka sudah dibangunkan justru ikut ikutan tidur lagi,yah itulah Riyan sosok orang yang tidur Mulu yang lebih parahnya susah dibangunin.


"Toktoktokkkkkkkkk,hey bangun bangun"


Terlihat datang salah satu mentor yang mengetuk ngetuk pintu dengan kerasnya,namun mereka belum bangun pula


"Ih,bangun kalian(sambil menarik selimut yang menjadi penambah kehangatan lelapnya tidur mereka bertiga)


"Ada apa siaram masih malam juga,sini kembalikan selimut aku"


"Hey bangun"


"Eh ehhh maaf maaf kang mentor"


"Cepat kalian berdiri"


Merekapun langsung berdiri meskipun terlihat masih ngantuk dan pusing karna harus berdiri langsung


"Sekarang kalian bertiga kelapangan utama"


"Maaf kang kenapanya?"


"Jangan banyak tanya cepat sekarang kalian kerjakan "

__ADS_1


"Siap,ujar Riyan,sambil mengambil gayungnya yang menjadi peralatan mandinya"


"Mau ngapain kamu Riyan"


"Mandi dulu kang,masa kita keluar apalagi kelapangan utama belum mandi"


"Banyak oceh kalian cepat kalian kelapang jangan mandi dulu bahkan jangan cuci muka cepat,(sambil memukul tembok)


"Siappp(mereka lari keluar dan menuju lapangan)


"Cepat berbaris,kenapa kalian tidak sholat berjamaah subuh yang lebih parahnya kalian tidak ikut pengajian ba'da subuh, sekarang kalian tau sekarang jam berapa"


Mereka terdiam


Masih belum jawab,dan ternyata mereka masih tidur dalam keadaan duduk ditanah lapang itu


Maka sang mentor makin marah dan siap memukul mereka,namun sayang ditahan oleh mentor satu lagi.


"Biarkan saja mereka nanti juga bangun dan kapok"


"Maksud kamu?"


"Tuh liat,banyak akhwat yang akan bersih bersih disini"


"Oh iya iya aku paham,yah udah ayo kita pergi"

__ADS_1


Dari teriknya sang mentari yang mulai memanas dan waktu kini menunjukkan jam 09:00 namun sayang ketiga lelaki yang sangat malang dan seolah olah latihan mati ditengah lapang


Terlihat langkah para santri putri yang kita sebut saja santriat yang melakukan aktivitas seperti biasanya yakni bersih bersih tempat diarea pesantren Miftahul ulum ini


"Wey weyy liat tuh"ujar Aisyah orang yang segurpah dengan aila sambil menunjukkan telunjuknya kearah santri malang


"Itu tidur bukan?"


"Entahlah mungkin itu sampah lapang"


"Lebih baik sekarang kita bangunkan mereka"


"Jangan,kasihan orang cape dan ngantuk liat aja mereka meski dilapang begitu nyenyak berarti mereka benar benar ngantuk,sekarang kita lebih baik bersih bersih saja"


"Yah udah buketu aila"


Para santriat yang berjumlah sekitar 7 orang itu membersikan lapang dengan menyapu dari ranting hingga daun daun yang berjatuhan dari pohon yang berada diatas lapang.


Ditengah tengah aktivitas bersih bersih itu karomah yang juga satu gurpah dengan aila memperhatikan mereka bertiga tiga dengan teliti karna penasaran siapa mereka bertiga itu.


"Oh Aram,Riyan, fizi, ternyata sambil berteriak dan tertawa"


Maka mereka bertiga pun sontak terkejut dan diliatnya banyak para santriat yang sedang bersih bersih maka tanpa pikir panjang Aram Riyan dan fizi berlari terbirit-birit seakan akan ikan yang berada di daratan sddang berusaha berenang keair lagi ,yah karna kaki mereka yang masih keram dan kesemutan karna tidur sambil duduk


Tawa dari para santriat pun tak henti hentinya kecuali sang wanita manis yakni aila yang kelihatan sedih karna dia nyakin Aram sangat malu gara gara kejadian itu

__ADS_1


__ADS_2