Menguak Hitam Putihnya Pesantren

Menguak Hitam Putihnya Pesantren
menjaili mentor


__ADS_3

Sang senja kini menjadi ikon indah disore hari Aram Riyan dan fizi kini menjadi bahan buah bibir seluruh santri putra dan putri karna kejadian tadi pagi


"Aram"


"Hmmm"


"Sumpah gua malu"


"Sama apalagi aku ada aila lagi tadi itu"


"Sekarang begini aja,kita bertiga harus balas dendam kementor mentor jail itu"


"Jail gimana maksudnya"


"Kitakan niat kelapang untuk dihukum dengan cara lari biasanya juga yah sekarang baru dalam sejarah pesantren ini dihukum dengan cara seperti itu"


"Ah apapun itu intinya aku setuju, sekarang malam ini kita lakukan misi ini"


"Tunggu kalian mentor mentor tak berkemanusiaan Agus bagus"


Saat pengajian malam mereka masih membicarakan rencana mereka yang akan menjaili para mentor namun belum tau bagaimana caranya,


Dikaranakan mereka berisik maka pak kyai menegornya,


"Aram ,Riyan , fizi sedang apa kalian ini ngobrol Mulu dari tadi"


"Maaf maaf pak kyai"


"Sekarang coba kalian baca bab yang menjelaskan tentang baris barusan"


Mereka terdiam....


"Kok diam,makanya kalau ngaji jangan ngobbbrol"

__ADS_1


"Ih dasar Aram kan ketua angkatan tapi kok tingkahnya gitu banget,udah tadi pagi tidur dilapang sekarang pas ngaji ngobrol"suara dari kumpulan para santri yang entah siapa itu


Waktu mengaji pun selesai para santri menuju gurpah masing masing dan terlihat Aram yang murung karna malu dia itu ketua tapi tingkahnya belum dewasa


Fizi:"kenapa kau ini Aram "


Aram:"entahlah "


Riyan:"tapi rencana kita tetap jadikan menjaili para mentor"


Aram:"gimana caranya?"


Riyan:"kita takut takuti mereka "


Aram:"emangnya mereka bakal takut"


Fizi:"kita coba dulu aja , iyakan Riyan"


Riyan:"betul betul betul"


Fizi:"oh ini gara gara tadi ada yang bilang ketua angkatan kok gitu,iyakn iyakn


Riyan:"hmmmm yah"


Riyan:"kamu kan belum di Sk kan sebagai ketua jadi sementara itu kamu masih bebas"


Aram:"melirik Riyan,ok gas siapkan peralatan kita kan cari sensasi kehidupan"


Mereka tertawa terbahak bahak


Waktu semakin larut malam mereka para santri yang jail itu telah usai menyiapkan perlengkapan mulai dari sarung putih,senter,mukanya yang telah dibaluri bedak,mata yang telah diberi warna hitam,pipi yang dicoret coret warna merah dan ah segitu aja:v


Mereka mulai berjalan dan menuju gurpah mentor yang mereka akan jaili.

__ADS_1


Riyan:"itu dia gurpahnya,sambil menunjuk kekamar paling ujung bawah dari bangunan dua tingkat terdapat 10kamar


Fizi:"ayo kita masuk"


Mereka masuk dan terlihat Agus dan bagus sedang tidur lelap mereka bertiga pun mengikat kaki dan tangan mereka,kemudian mereka bersiap siap dengan wajah seram sambil bersuara manis ala kuntilanak


Tetapi target mereka belum bangun juga meskipun sambil didorong dorong oleh Aram agar bangun


Aram:"udahlah kita pulang"


Riyan:"kok gitu?"


Aram"Riyan ,fizi ketahuilah tingkah kita itu adalah dendam sedangkan segala permasalahan tak akan berakhir dengan indah jika masih dilandasi rasa dendam"


Fizi:"iya juga si,cape juga gua ngelakuin hal Kanya gini malam malam"


Merekapun kembali menuju gurpahnya dengan badan yang letih karna kelakuan yang gak ada gunannya


Aram:"Aduh besok pelantikan lagi"


Riyan:"semangat ram,jiwa lidersip mu harus muncul


Aram:"iya iya makasih"


Fizi:"udah ah bersiki cape aku"


Aram:"iya iya kita ke WC dulu bersih bersih muka"


Fizi:"iya muka Kanya kuntilanak juga"


Riyan:"eh sejak kapan laki laki jadi kuntilanak"


Mereka tertawa karna mereka laku laki tapi berpakaian hantu kuntilanak,suasana menjadi hening ketika mereka melirik kearah gudang,dan tiba tiba ada suara seperti benda jatuh dari dalam gudang

__ADS_1


Merekapun lari terbirit-birit seperti dikejar kejar harimau


__ADS_2