
Vincent dan Risma kaget melihat lelaki yang sedang duduk di ruang tamu berhadapan dengan Ardi.
" xi. . . xico kamu ada di sini " tanya Vincent gugup
Ardi melirik mereka dengan tersenyum sinis " xico sudah menceritakan semua ke saya " kata Ardi langsung
" apa yang mereka katakan " tanya Risma gugup
" xico sudah menceritakan apa yang kalian lakukan ke Vika dan fitnah yang kalian lakukan ke menantuku ." kata Ardi dingin.
" dan kalian sudah bisa mengusir dia dari sini, seperti keinginan kalian. "
Vincent dan Risma hanya diam mereka melihat xico dengan permusuhan .
" apa kalian puas" tanya Ardi
" ya kita puas, karena dari awal aku tidak menyukainya dan tidak akan menyukainya, aku tidak suka Dedy terlalu dekat dengan-nya ." jawab Vincent
" apa lagi Dedy memberikan perusahaan cabang padanya aku makin membencinya,akan aku pastikan dia mati dan mengembalikan perusahaan itu ke padaku pewaris kamu satu satunya " lanjut Vincent
Risma kaget mendengar Ardi memberikan perusahaan ke pada Vika , Vincen melihat Ardi dengan marah sedangkan Ardi hanya santai mendengar perkataan Vincen
" aku telah memaksa Vika untuk menandatangani surat perjanjian, jika dia virlan terbukti putramu dan dia bahagia hidup denganmu dia tidak akan pernah meninggalkanmu , tapi jika dia mengalami kdrt dan tidak bahagia denganmu maka apa yang seharusnya menjadi milikmu akan aku berikan kepadanya , dan jika virlan bukan putramu maka dia harus meninggalkan kota ini dan aku akan memberikan supermarket di kota tempat dia tinggal untuk dia mengelolanya sebagai penghidupannya .
tapi ternyata dia benar benar menderita setelah menikah denganmu, dia kau jadikan pembantu di apartemenku bukan, dan kamu juga berselingkuh dengan kekasihmu bahkan kamu sudah menikahinya " kata Ardi dingin dengan melihat Vincen tajam.
Di saat mereka masih menegang datanglah wanita dengan pakaian seksi memecahkan keheningan di ruang tamu itu.
__ADS_1
" Maaf sayang aku terlambat " katanya saat memasuki ruang tamu, dia mendekat ke Vincent dan langsung mengecup bibirnya di depan semua orang
" maaf Dedy saya telat, soalnya di jalan tadi macet sekali , karena habis ada kecelakaan " katanya setelah menghadap ke Ardi.
Ardi tidak.mendengarnya dia masih melihat Vincen dengan tajam , dia melanjutkan perkara lagi
" Vincen kamu di keluarkan dari kantor.denfan tidak hormat, dan aku akan mengirimkan kamu ke kota BL kamu akan mengelola hotel dan supermarket di sana, besok siang kamu harus sudah ada di sana, dan kamu buka pewaris keluarga Ardiansyah Miller lagi, " kata Ardi langsung pergi dari ruang tamu itu, di ikuti Dirga dan xico
sayup sayup mendengar istri barunya Vincen protes tapi tidak di perdulikan .
Di ruang kerja Ardi
" Dirga kamu sudah memberikan uangnya bukan," tanya Ardi
" sudah tuan " jawab Dirga
Xico senang mendengarnya dia mendapat uang, tempat untuk membuka cabang dan bantuan Untuk membukanya " terimakasih tuan
" Dirga anter dia keluar , lalu kamu balik lagi ke sini ada yang harus kita bicarakan " perintah Ardi
" baik tuan . . . mari tuan xico " jawab Dirga
xico dan Dirga pergi meninggalkan ruang kerja Ardi , Ardi mencoba menghubungi Vika tapi tidak bisa handphonenya tidak aktif .
Dirga datang menghadap Ardi , Ardi melihat Dirga dan bertanya " apa kamu tahu Vika di mana sekarang " tanya Ardi
" maaf tuan saya tidak tahu, saya juga pernah ke rumahnya tapi di sana sepi tuan, dan wanita yang dulu bersama Vika juga tidak tahu " jawab Dirga
__ADS_1
" cari sampai ketemu, aku mau sebelum aku dan virlan pergi ke luar negri kamu harus menemukannya, dan nanti setelah saya pergi kamu yang akan menggantikan aku sementara, nanti setelah virlan berusia 25 tahun dia ya b akan menggantikan posisimu " kata Ardi
Dirga kaget mendengar perkataan Ardi, ingin menolak tapi tidak bisa dan hanya bisa mengiyakan" baik tuan "
...****************...
Dua bulan kemudian
dua bulan berlalu Dirga tidak menemukan ke keberadaan Vika, sedangkan besok pagi Ardi dan virlan akan keluar negri.
Ardi dan Dirga sedang berada di ruang kerja Ardi.
" maaf tuan saya sudah mencari nona, tapi tidak di ketemukan " lapor Dirga
" besok aku dan virlan akan pergi, sesuai kataku waktu itu bahwa kamu akan menggantikan aku memimpin perusahaan ini selama aku pergi, dan terus kamu cari Vika sampai ketemu " kata Ardi
" baik tuan " jawab Dirga
Besok paginya Ardi dan virlan pergi keluar negri dengan di anter Dirga ke bandara, " hati hati tuan, sampai berjumpa lagi " kata Dirga
" terimakasih Dirga, kamu juga hati hati di sini, dan buatlah perusahaan lebih baik lagi " kata Ardi dengan menepuk pundaknya pelan
Dirga melihat Ardi dan virlan yang sudah memasuki pesawat pribadinya dia berbalik kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya , dia juga menyuruh orang untuk mencari Vika tapi tidak bertu sampai 19 tahun berlalu.
Flashback end
...****************...
__ADS_1
terimakasih sudah bersedia mampir, dan maaf jika cerita ini tidak jelas alurnya