Mengungkap Masa Lalu

Mengungkap Masa Lalu
Tentang ibu 3


__ADS_3

" apa ?" kaget Diana


" maksudnya mbok " Diana menahan tangis tidak menyangka ibunya akan bunuh diri karena dirinya ,dia jadi merasa tidak di inginkan oleh ibunya


" ibumu depresi, berkali-kali dia mau bunuh diri bahkan saya mengikat tangannya saat dia sadar dan saya lepaskan saat dia tertidur," mbok Darmi


" ibu coba ibu ceritakan ke kami aku juga penasaran sebenarnya kenapa setelah menikah dia tidak pernah datang ke kafe dan kenapa tiba tiba terdengar berita perselingkuhan dan sebenarnya siapa suami Vika itu " tanya Diah penasaran


" baik saya akan menceritakan tapi neng jangan pernah menyimpan dendam ya" mbok Darmi mengusap punggung Diana


"neng sebenarnya neng punya paman bernama Yanto dia sekarang ada di Bogor nanti saya kasih alamatnya yang saya tahu, kamu juga punya seorang kakak laki-laki satu ibu mungkin beda ayah,


" ibumu dulu menikah dengan anak dari seorang pemimpin Legawa group, dia anak tunggal dari strio Hermansyah Legawa ,


setelah menikah saya tidak pernah mendengar kabarnya, sampai suatu hari saya bertemu dengan dia sedang duduk sendirian di taman dengan pandangan kosong, "


flashback


" Fika . . . kamu Fika kan " mbok Darmi yang sedang pulang dari tempat saudaranya melihat Fika sedang duduk di taman sendirian karena hari sudah sore dan langsung menghampirinya


" bibi Darmi . . " Vika langsung memeluk Darmi dan menangis " aku sudah ga kuat bi mereka keterlaluan aku ingin pisah bi hiks . . .hiks. . " ungkap Vika


mbok Darmi mengelus punggung Fika dengan lembut" neng kenapa emang mereka siapa dan melakukan apa ,


sekarang kita duduk dulu ya" ajak mbok Darmi ,


mereka duduk bersama mbok Darmi memberikan air putih ke Fika " minum dulu habis itu kamu ceritakan ke bibi apa yang sebenarnya terjadi "


Fika menerima air mineralnya dan meminumnya, " iya bi . . . aku sudah di ceraikan suamiku dengan tuduhan selingkuh " kata Vika pelan sambil menahan tangis


" coba ceritakan yang sebenarnya. . . . sudah tenang . . kamu kemana aja kenapa ga pernah ke mentari cafe kenapa ga pernah ke rumah no kamu ga bisa di hubungi, Abah Digo khawatir bibi dan diyah juga khawatir sama kamu " tanya mbok Darmi beruntun


" hiks . . saya di larang keluar dari mansion bi, hp aku juga di ambil sama suamiku aku di suruh merawat ayahnya yang tidak bisa jalan ,


seharusnya aku menolak pernikahan ini bi, seharusnya dulu aku tidak jadi pacarnya bi . . . , mereka keterlaluan setelah menjadikan aku bahan taruhan, setelah menikah mereka malah membuatku m njadi menderita bi suamiku selalu membawa pacarnya ke apartemen dan melakukan itu di depan mataku, ibunya tidak pernah menganggap ku menantunya, hanya ayahnya yang mau menerimaku, mereka akan bersikap baik jika didepan ayah, tapi jika tidak mereka akan semena mena terhadapku hiks hiks hiks, sampai mereka menjualku menjebakku" Fika menjelaskan dengan tersedu sedu


" menjebakmu seperti apa " tanyanya lagi


" mereka memberikan aku minum yang sudah di beri obat perangsang lalu memasukan aku ke kamar hotel dan menguncinya sama seperti dulu bi , mereka menjualku ke rekan bisnisnya dan menfutnahku di depan ayah mertuaku, dan tadi pagi aku di paksa menandatangani surat perceraian " Fika


" jangan menangis sayang sekarang kamu sudah bebas dari mereka, lanjutkan hidupmu lagi kamu masih punya kami, bibi diya dan abangmu Seto


sekarang kita pulang kamu bisa mulai hidupmu yang baru . . ayok" mbok Darmi

__ADS_1


" iya bik ,aku ambil vaeangku di rumah mertuaku dulu dan bertemu putraku untuk yang terakhir " Fika dengan sisa tangisny


mereka pergi meninggalkan taman itu ke rumah mertuanya fika, dengan berjalan kaki karena rumah mertua Fika tidak jauh dari sana , dalam perjalanan ke rumahnya banyak Ireng yang melihat mereka dalam pandangan yang sulit di artikan


tidak lama kemudian mereka sampai di mansion mertuanya fika " bibi tunggu di sini ya " mbok Darmi


" iya bi. . . aku tidak lama ko " Fika masuk ke mansion mertuanya


setelah menunggu Du jam Fika keluar dari mansion dengan membawa koper dan dua tasnya .


" maaf bi menunggu lama, aku harus menata barangku lagi dan pamitan ke ayah lebih dulu tapi aku tidak bertemu Satriya " Fika sedih


" sudah jangan sedih kamu bisa mengunjunginya nanti " mbok Darmi menenangkan Fika


Fika mengangguk dan mereka berjalan pulang dengan menaiki taksi ,dalam perjalanan sang sopir terus memperhatikan Fika sambil menyetir mobilnya


" mbak . . . mbak yang ada di Vidio itu yah " kata sopir


" Vidio apa pak " tanya mbok Darmi


" itu loh Bu Vidio wanita yang di samping ibu dengan lelaki sedang anu anuan, Vidio itu tersebar di twiter Bu dan heboh" kata sang sopir


" astaghfirullah pak jangan sembarangan yah " mbok Darmi marah


" saya ga sembarangan mbok, ini lihat kalo ga percaya" kata sopir sambil menyerahkan hpnya yang sudah di buka Vidio Fika


" Bu mereka keterlaluan bi, mereka menghancurkankunaku bi,.mereka bener jahat bi aku tidak terima !!!! " Fika marah dan sedih bermpur malu


" sudah saya v kamu tenang jangan menangis bi" mbok Darmi


" mereka menghancurkankun sebelum aku mulai hidupku yang baru" Fika menangis meraung di dalam taksi sedangkan mbok Darmi berusaha menenangkannya


tidak lama kemudian mereka sampai di depan rumahnya Fika,.mbok Darmi langsung membayar taksi dan keluar dari taksi itu, sopir membantu mengeluarkan koper dan tas Fika


" maaf Bu sudah membuat anak ibu jadi seperti itu " kata sopir menyesal


" dengar pak putriku bukan wanita seperti itu, di di jebak oleh suami dan mertuanya , jadi jaga ucapanmu itu" mbok Darmi marah membantu Fika masuk kerumahnya sopir membantu membawakan koper dan tas Fika di taruh ya di depan pintu


" sekali lagi saya minta maaf Bu, saya permisi " kata sang sopir tidak enak


mbok Darmi hanya mengangguk dan masuk ke rumah Vika dengan koper dan tasnya Fika setelah Fika sudah duduk di dalam kamarnya.


dua bulan sudah Fika Fika di rumah, dia tidak pernah keluar dari rumah sampai pagi itu mbok Darmi masuk ke rumah Fika melihatnya sedang muntah di kamar mandi " Hoek . .Hoek. .Hoek . . " suara mu tahan di kamar mandi

__ADS_1


mbok Darmi langsung masuk ke kamar mandi melihat Fika sedan duduk di dekat WC , " kamu kenapa Fik " tanya mbok Darmi


Fika hanya menggelengkan kepalanya pelan. mbok Darmi membantu Fika duduk di kamarny dan hanya diam dengan tatapan kosong " sudah neng mereka sudah pasti lupa tentang Vidio itu, mereka sudah menghapusnya pasti orang orang sudah melupakannya jadi kamu jangan seperti ini terus " kata mbok Darmi


" mbok . . mbok tolong berlikan tes pack di apotik " kata Fika lemah


" buat apa Fik" tanya mbok Darmi


" tolong bi " Fika


" baiklah " jawab mbok Darmi


mbok Darmi pergi ke apotik membeli tes pack tidak lama kemudian dia kembali dan memberikan tes pack ke Fika, Fika pergi masuk ke kamar mandi , lama menit kemudian mendengar Fika berteriak di dalam kamar mandi


" Fika ada apa tok . tok tok " mbok Darmi mengetok pintu kamar mandi


" ga aku ga mau hamil ga mau " suara Fika di dalam kamar mandi


" tok tok Fika . . tok tok . . ceklek " pintunya ternyata tida di kunci mbok Darmi langsung masuk dan melihat Fika sedang memukuli perut ya dengan meracau


" gak bi aku ga mau hamil bi gak mau hiks. hiks " Fika menangis dengan terus memukuli perutnya


" sudah Fik jangan seperti ini " mbok Darmi menenangkan Fika denga memeluknya


" Fika kamu tenang kasian janinnya jika kamu seperti ini, kita cari jalan keluarnya bersama sama " mbok Darmi masih memeluk Fika


Fika terus memukuli perutnya sampai Fika melihat pisau di meja, di Bandung berjalan ke meja mengambil pisau berusaha bunuh diri, dan langsung di cegah oleh mbok Darmi " apa yang kamu lakukan Fika, jangan seperti ini " mbok Darmi merebut pisau dan langsung membuangnya


tuan mau mengambil pisaunya fanlangsung di cegah mbok Darmi, karena terus ingin mengambil pisau dengan terpaksa mbok Darmi mengingkat tangan dan kaki Fika sampai tenang dan tertidur baru di lepas ikatannya


mbok Darmi melihat Fika tidur, langsung mengumpulkan benda tajam yang ada di rumah itu dan menyimpannya dia juga melepas ikatan tangan dan kaki Fika,


selama dua Minggu selalu seperti itu, sampai suatu hari mbok Darmi membawanya ke pesantren yang ada di desanya,


selang satu bulan di pesantren Fika pergi dari pesantren dan menghilang sampai sekarang dan datangnya Diana ke rumahnya


flashback end


"itu yang terjadi pada ibumu sayang, ibumu tidak tahu siapa ayahmu yang tahu hanya suami ibu u dan mertua ibumu " mbok Darmi menakhiri cerita ya


" aku ga terima mbok, mereka benar benar menyiksa dan menghancurkan ibu , aku akan membalas rasa sakitnya ibu mbok" Diana mengeratkan kepalan tangannya


" aku ga tangkap Fika semenderita itu Bu " bibi Diah

__ADS_1


...* * *...


"


__ADS_2