menikah dengan disabilitas

menikah dengan disabilitas
13. makan malam bersama keluarga Wijayanto


__ADS_3

malam pun tiba, Zulfa turun ke bawa karna bosen menunggu Lola dan loli yang sedang mengerjakan tugas kuliahnya.


Zulfa melihat ibu vika sedang memasak makan malam, Zulfa pun mendekat ke arah ibu vika.


"permisi Tante, boleh Zulfa bantu masak"ucap Zulfa. ibu vika yang tadinya sibuk memasak mendongakkan kepalanya dan menatap Zulfa dan tersenyum.


"eh nak Zulfa kamu disini? boleh kok sini nak"jawab ibu vika. Zulfa pun membantu memasak makan malam, Zulfa memasak ayam goreng krispi, dan ibu vika memasak sayur sup.


Febri pun turun dari lantai atas hendak mengambil minum karna haus, tak sengaja melihat Zulfa sedang membatu memasak di dapur. Febri pun terus memperhatikannya dan tak Tampa sadar Febri mengembangkan senyum manisnya.


memasak pun selsai, Zulfa membantu menata makanan di meja makan di bantu ART. lalu Zulfa memanggil Lola dan loli karna makan malam sudah tiba.


di ruang meja makan.


semua pun makan dengan hening, ibu vika pun memecahkan keheningan di meja makan.


"wah nak, masakan kamu enak banget pas lagi rasanya"ucap ibu vika.


"iya nih k, ajarin masak donk kak"timpa lola. zulfa pun tersenyum karna bahagia karna masakannya puas


"terimaksih Tante, Lola"jawab Zulfa.


"yang ada masakan kamu ancur dek, bahkan bisa-bisa dapur jadi kapal pecah"ucap Febri Lola melotot ke arah Febri.


"ais.... kakak nih ikut-ikutan aja ya, ya kan namanya juga belajar kak" jawab Lola dan nada kesal.


"ibu......liat kakak tuh"manjanya Lola dengan cemberut.


"son udah lah kamu tuh jangan bikin keributan" ucap ibu vika.


"kamu ini, disini lagi ada tamu apa kamu lupa"ucap ayah melirik ke arah Zulfa, Zulfa pun hanya tersenyum.

__ADS_1


setelah makan malam, Zulfa Lola dan loli membantu membereskan miring-miring kotor dan menyimpan di wastafel, lalu Zulfa menyuci piringnya.


"mbak mending sama bibi aja ya"ucap bi Yani Zulfa pun menoleh ke arah bi yani lalu tersenyum.


"nggak apa-apa kok bi, ini sedikit lagi beres kok"jawab Zulfa lalu meneruskannya. bi Yani menemani Zulfa cuci piring. dan mengobral sebentar.


"mbak namanya siapa" tanya bi yani


"nama saya Zulfa bi" jawab Zulfa.


"eh ini Zulfa yang ada di tv ya, putus sama aktor yang namanya siapa ya? ah iya Anggi"ucap bibi yani. Zulfa hanya tersenyum dan melanjutkan mencuci piring.


"maaf ya mbak, bibi nggak sengaja"ucap bi yani karna keceplosan.


"nggak apa-apa kok bik"jawab Zulfa.


"ya udah mbak bibi mau bikin minuman dulu ya buat nyonya dan tuan besar di ruang keluarga"ucap bik Yani


lalu Zulfa pun mendekat ke arah bik Yani dan membantu membuatkan minuman, tuan dan nyonya besarnya, lalu membuat minuman Lola loli Febri Jery dan dirinya.


setelah selsai membiarkan minuman Zulfa pun membawanya ke ruang keluarga di bantu oleh BI Yani yang membawa cemilan, lalu Zulfa menata minumannya di atas meja. zulfa pun duduk di tengah-tengah Lola dan loli. dan merekapun mengobrol.


"son gimana apa ayah membuat acara lamaran untuk kamu dan zulfa" ucap ayah memulai pembicaraannya.


Febri yang meminum teh hangat pun tersedak karena ucapan ayahnya.


Uhuk....uhuk....uhuk


"kok ayah bisa tau masalah ini ya"gumam dalam hati. Febri pun hanya diem.


"langsung nikahin aja ayah, aku pengen punya ponakan lucu nih"ucap loli.

__ADS_1


"ide yang bagus"ucap ayah


"aiss ayah, aku tidak mau"jawab Febri.


"nak ayah udah tua, ayah nggak muda lagi, ayah dan ibu pengen melihat kamu nikah nak dan menimang cucu"ucap ayah raut wajahnya pun berubah menjadi sedih. Febri yang melihat itu memikirkan apa yang di ucapkan ayahnya.


"baiklah aku akan menikah dengan pilihan kalian"jawab Febri. sedari tadi Zulfa hanya diam dan menyaksikan pembicaraan keluarga Wijayanto.


"nak Zulfa apakah kamu mau menikah dengan Febri"tanya ibu vika. Zulfa yang di tanya hanya diam bingung harus menjawab apa.


"maaf tanteu aku bingung harus menjawab apa"jawab Zulfa.


"pikirkan baik-baik nak, tanteu dan om berharap kamu mau menerima dan tanteu ingin kamu jadi menantu tenteu"ucap ibu vika.


"iya kak, apa yang di bilang ibu benar aku berharap kakak jadi kakak ipar aku, kita tidak memandang apapun itu."ucap Lola.


"baiklah tanteu om aku akan memikirkannya lagi"ucap Zulfa.


semua pun tersenyum dan berharap Zulfa mau menerima lamaran keluarga Febri.


bersambung........


**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE


Sosial media


ig: nengempa17


FB: neng Empa


Chanel YouTube: neng Empa****

__ADS_1


__ADS_2