
keesokan harinya
Seperti biasa Febri bangun pagi, Febri pun turun kebawah untuk sarapan. di meja makan sudah ada ayah dan ibunya Lola dan loli yang sudah menunggu.
"Selamat pagi ayah ibu, selamat pagi Lola dan loli" menyapa semua yang ada di ruang makan.
"Pagi" jawab mereka bersamaan
"Ayo sayang, kamu mau makan apa? mau ikan apa ayam" tanya ibu vika menawarkan sarapan pagi.
"Ayam aja bu" jawab Febri sembari tersenyum hangat. menyambut pagi hari. ibu vika pun hanya mengangguk kepala.
"Makanya nikah kak, biar ada yang ngurusin" celetuk Lola
"Iya bener tuh kak, apa kata k Lola, udah tua juga masih jomblo, aku sama k Lola pengen punya kakak ipar biar bisa di ajak jalan dan gendong ponakan" timpal loli yang ikut-ikutan.
Febri pun yang mendengarkannya menatap tajam ke arah dua adiknya itu, yang di tatap hanya memutar bola matanya karena malas melihat kakaknya seperti itu.
"Iya kalo udah saatnya" jawab Febri ketus.
Sarapanpun selsai, seperti biasa Jery menjemput tuan mudanya itu di kediaman keluarga besar Wijayanto.
di jalan Jery sedang pokus mengemudi, tiba-tiba Febri teringat sesuatu hal.
"Jer lu dah dapat apa yang gue suruh kan?" tenya Febri sembari pokus membuka email.
"Tentu tuan muda, saya sudah dapat semuanya bahkan tentang asmaranya pun saya dapat tuan muda" hewan Jery.
"Baiklah berikan datanya di kantor" ucap Febri
"baik tuan muda" jawab Jery.
sesampainya di kantor
tok...tok...tok..!
Jery mengetuk pintu ruangan presdir CEO paling atas.
"Masuk"ucap Febri dari dalam.
"Permisi tuan muda" ucap Jery membungkuk
"Ya ada apa jer" jawab Febri
"Baik tuan muda, saya ingin menyerahkan data-data yang tuan inginkan tentang nona zulfa, anda pasti terkejut tuan." ucap Jery memberikan datanya kepada tuan mudanya.
"anama Zulfa Zahra Gunawan, adalah seorang gadis yang cantik usia 22. namun ia memiliki kekurangan pada fisik di bagian penglihatan.
nona Zulfa tidak mengeluh, dan menerima apa ada. nona Zulfa terlahir sebagai anak yang cukup mampu, nona Zulfa mempunyai ibu dan ayahnya yang sangat menyayanginya
Ibu Zulfa bernama nona sinta dan ayah Zulfa bernama tuan Marwan Gunawan.
Dan nona Zulfa mempunyai adik yang bernama tuan Rivaldi Gunawan." ucap Jerry.
"nona Zulfa dan keluarganya bukan berasal dari ibu kota Jakarta, tapi dari kota Sukabumi. ibu dan ayahnya nona zulfa pindah ke ibukota Jakarta 10thn yang lalu, karena ayahnya pindah bekerja di Jakarta, nona Zulfa dan tuan Rivaldi baru pinda Jakarta sekitar 3thn yang lalu karana harus menyelesaikan sekolahnya di Sukabumi, dan sekarang kuliah di jurusan xxxxx tuan Rivaldi baru lulus kuliah kuliah sekitar 1thn yang lalu, dan sekarang bekerja sebagai sekertaris tuan Gunawan grup, "Febri yang mendengarkannya terkejut, pasalnya tuan Gunawan adalah rekan kerja samanya.
"dunia ini memang sempat" gumam Febri
__ADS_1
"Lalu nona zulfa, mengambil jurusan perguruan tinggi khusus disabilitas, dan sekarang sedang mengajar di SLB Garuda, nona Zulfa orangnya tertutup terhadap laki-laki, karena nona Zulfa pernah tersakiti oleh seorang laki-laki yang bernama anggi, seorang pablik pigur yang ketahuan berselingkuh dengan nona Anisa. bahkan sempat trending topik atas putusnya nona Zulfa dan tuan Anggi. nona Zulfa sampai sekarang tidak menjalin hubungan dengan siapapun." penjelasan Jery pajang lebar.
"Baiklah nona Zulfa, akan buat aku yang meluluhkan hatimu untukku" gumam Febri di dalam hati dan tersenyum lebar.
"Baiklah terimakasih jer, berikan bonus pada suruhanmu karma saya sudah puas" ucap Febri Jerry yang mendengarkannya pun senang, karena sudah memberikan yang terbaik untuk tuan mudanya.
"Bak tuan muda, terimakasih kembali" jawab Febri.
'kalau begitu saya permisi tuan muda" ucapnya lagi. Febri hanya berdehem tanda iya, jerypun berbungkung dan pamit.
di tempat lain
Di kelas Zulfa seperti biasa mengajar anak-anak disabilitas netra,
"ibu jadi kapan kita akan ke Monas ?" tanya salah satu murid
"Besok kan pelajaran olahraga, jadi besok kita kan ke Monas bersama k Lola dan k loli ibu akan mengajak mereka berdua, bagai mana ?" jawab Zulfa.
"Setuju" ucap mereka bersama, dan bertepuk tangan.
"Baiklah pelajaran selsai Samapi di sini ya, jangan lupa pr nya Minggu depan kumpulkan" ucap Zulfa
"Oh iya ibu lupa, jangan lupa besok memakai baju olahraga, dan membawa makanan seperlunya saja" ucapnya lagi
"Baik Bu"ucap mereka bersamaan
Anak-anakpun bubar keluar karena jam istirahat sekolah sudah tiba, zulfa masih di kelas karena akan menghubungi Lola dan loli
nama grup parterku, yang di dalam grup nya ada Lola, loli, dira, Yasmin
Zulfa: assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Lola,loli,dira,yasmin :waalaikumsalam wr WB
Zulfa: ouh iya, mau ajak anak-anak murid
SMA 3 ke Monas, dan kalian bantu aku.
Lola: ok kak kalo soal kendaraan tenang kita
punya bus mini di rumah, nanti supirku
yang membawanya.
loli: iya kak benar, nanti aku tinggal
ngomong sama ayah dan ibu kita.
zulfa: aduh kakak jadi nggak enak sama
kalian, padahal Kaka cuka ngajak kalian
sja kok.
Dira:. eh maaf baru muncul, eh iya nih
__ADS_1
lola loli kita bisa nyewa mobil mini bus
di tiket.com
Yasmin: ah aku mah ngikut aja dah.
Lola:. nggak apa-apa kak, itu bus keluarga
juga kalo kita berlibur ke luar kota.
yasmin: ambil aja fa, Ra lumayan gratis biar
nggak mengeluarkan biaya banyak.
Zulfa:. baiklah kakak stauju
loli :. kak nggak sekalian anak SMA semua
rame-rame nanti gantian SMP sama sd
Lola:. iya kak bus minimnya ada 24 kursi.
Zulfa : baiklah, ok kakak setuju.besok jam 7
ngumpul di sekolah.
meraka: laksanakan.
setelah merundingkan di grup WhatsApp, zulfa bergegas ke kantor untuk berbicara dengan kepala sekolah.
di ruang kepala sekolah
"Permisi pak"ucap Zulfa
Zulfa pun masuk ke dalam ruang kepala sekolah, untuk membicarakan picnic mona's.
"Silakan duduk Zulfa, mau bicara apa?" ucap kepala sekolah mempersilahkan zulfa masuk dan duduk.
"Begini pak, saya kemarin kan udah rencana mau ke Monas, sama anak-anak kelas 3 SMA, tapi setelah saya runding kan lagi bersama teman-teman saya di grup, gimana saya ajak semua anak SMA ikut pak, setelah itu bergantian SMP dan SD."ucap Zulfa yang menjelaskan kepada ada bapak kepala sekolah.
"Saya terserah kamu aja fa, karena Zulfa yang mengajar bapak hanya menerima laporan, saja apa kegiatannya dan bagaimana,"jawab pak kepala sekolah.
"Baik pak, saya sudah setuju teman-teman saya akan mengajak semua anak SMA, nanti dilanjutkan SMP dan SD." ucap Zulfa, zulfa pun pamit keluar, mengumpulkan semua anak SMA di aula.
**bersambung..........
mohon maaf bila ada kata-kata yang salah atau apalah soalnya author baru belajar, jangan di hujat ya. negur boleh 🙏
**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE
Sosial media
IG:. nengempa17
FB: neng Empa
channel YouTube: neng Empa ****
__ADS_1