menikah dengan disabilitas

menikah dengan disabilitas
NYONYA FEBRI


__ADS_3

HAI PARA PEMBACAKU


JANGAN LUPA BANTU LIKE COMENT DAN BERIKANLAH HADIAH BUNGA JUGA NGGA APA-APA, ITU AKAN MEMBUAT AKU SEMANGAT MENULIS 🙏🙏


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Pukul 04:00 WIB


Masih di hotel seorang pengantin baru, yang sudah melaksanakan pesta pernikahan Zulfa pun bangun karna sebentar lagi azan subuh.


Zulfa menoleh ke sebelah kanan seorang pria yang sudah menjadi suaminya masih tertidur lelap.


Zulfa pun bangun dan mengikat rambutnya, lalu ke kamar mandi mencuci muka dan gosok gigi, setelah bersih-bersih badan Zulfa pun ke kamar kembali untuk membangunkan sang suami.


" Kakak bangun sudah subuh. " ucap Zulfa duduk di sebelah kiri Febri. Febri pun masih terlelap.


" Kakak bangun yuk sudah azan ini. " ucap Zulfa lagi menggoyangkan badan Febri. tak lama kemudian Febripun bangun.

__ADS_1


" Alhamdulillah sudah subuh " ucap Febri suara khas tidur.


" Iya kak, ayo ambil wudhu dulu kak. " ucap Zulfa, Febri pun mengangguk lalu bangkit dari tempat tidurnya dan bersih-bersih badan. setelah bersih-bersih badan Febri dan Zulfa pun melaksanakan sholat berjamaah.


Setelah melaksanakan sholat berjamaah, Zulfa pun ke luar kamar karna mamah Sinta memanggilnya, sedangkan Febri duduk bersantai di balkon sambil mengecek email yang di kirim Jerry.


Tok..tok...tok....


mamah Sinta pun membuka pintu kamar hotelnya, Zulfa pun masuk dan duduk di kasur.


" neng mamah mau bicara sebentar ya " ucap mamah Sinta.


" iya mamah " ucap Zulfa tersenyum.


" neng sekarang tugas mamah dan papah sudah selsai ya, sekarang tanggung jawab mamah dan papah sudah ada di tangan nak Febri. " ucap mamah Sinta yang duduk di samping Zulfa dan menggenggam tangan Zulfa.


" Iya mah, maaf kalo teteh suka nggak nurut sama mamah " ucap Zulfa meneteskan air mata.


" Sayang kamu sekarang sudah menjadi seorang istri, kamu harus nurut apa kata suami ya sayang jangan pernah membantah " ucap mamah Sinta menghapus air mata Zulfa. lalu mereka pun berpelukan dan tertawa bersama.


" Sama-sama sayang " ucap mamah Sinta.


Zulfa pun menoleh ke arah kasur, rupanya sang Beby sudah bangun.


" Eh anak bunda sudah bangun sayang " ucap Zulfa mencium Beby Zara dengan gemas. mamah Sinta hanya tersenyum melihat anaknya sudah mempunyai keluarga.


" Mah boleh nggak aku bawa ke kamar. " ucap Zulfa


" Boleh tapi mandiin dulu ya, masa mau ketemu ayahnya belum mandi bau acem ya kan Zara " ucap mamah Sinta.


" Heheh iya udah aku mandiin dulu ya mah " ucap Zulfa membuka perlahan baju Beby Zara.


Setelah memandikan Beby Zara. Zulfa pun membawa ke kamarnya.


" Assalamualaikum " ucap Zulfa membuka pintu kamar sambil menggendong Zara.

__ADS_1


" Waalaikum salam " ucap Febri menoleh seketika itu Febri tersenyum karena melihat Zulfa dan anaknya datang menghampiri Febri.


" Eh anak ayah sudah bangun, sini sama ayah " ucap Febri mengambil alih anaknya di tangan Zulfa.


" Kakak nitip dulu sebentar ya, Zulfa mau ke kamar mandi dulu " ucap Zulfa Febri pun mengangguk, Zulfa pun melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


10 menit kemudian, Zulfa pun keluar dari kamar mandi. Zulfa melihat pemandangan yang hangat melihat Febri dan Beby Zara tertidur.


Zulfa pun mendekat ke arah lemari karena harus cek out dari hotel jam 9. Zulfa pun membereskan baju-baju di dalam lemari ke dalam koper.


" Sayang kamu ngapain " ucap Febri terbangun.


" Eh kak. ini aku lagi beresin baju. " ucap Zulfa sambil memasukkan barang-barangnya ke dalam koper.


" Kamu kenapa beresin sendiri, nanti aku bisa minta asistenku yang bereskan ini semuanya " ucap Febri.


" Nggak apa kak, aku sudah terbiasa dengan semua ini. " ucap Zulfa, Febri pun bangkit dari tempat tidur dan melangkah ke arah Zulfa lalu memeluknya. zulfa nampak gugup di peluk seperti ini.


" Sayang kamu nggak usah melakukan seperti ini lagi, kamu hanya cukup mengurus aku dan Beby Zara saja. " ucap Febri.


" Tapi kak itu sudah kewajiban aku jadi seorang istri merawat rumah. " ucap Zulfa.


" iya sayang aku tahu, tapi mulai sekarang kamu hanya mengurus aku dan anak kita okey " ucap Febri Zulfa pun hanya mengangguk dan tersenyum.


" Nah begini kamu adalah nyonya Febri. " ucap Febri mencium pipi kanan Zulfa.


********bersambung........


**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE


Sosial media


ig: nengempa17


FB: neng Empa

__ADS_1


Chanel YouTube: neng Empa************


__ADS_2