
Zulfa pun sudah mempersiapkan acaranya, dan kepala sekolah selalu memperhatikan kinerja Zulfa.
"oke semua acara kita segera di mulai, karna keluarga Wijayanto sudah nampak hadir semuanya" ucap Zulfa yang akan memulai acaranya.
"bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " ucap Zulfa yang memulai acaranya.
"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap mereka bersama
" alhamdulillahirobbil alamin wassalatu wassalamu ala asrofil Ambiyaiwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in amma ba'du.
pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha esa tak lupa shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan alam yang di nabi Muhammad shallallahualaihi wasallam. serta para sahabat-sahabatnya, dan para ulama, umat-umatnya sampai akhir zaman" ucap Zulfa yang membacakan beberapa mata acara.
dan sampai akhirnya sambutan-sambutan pun di mulai, setelah bapak kepala sekolah
dan sambutan berikutnya adalah sambutan keluarga besar wijayanto. yang akan di wakilkan oleh sandi kepada keluarga Wijayanto.
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh? alhamdulillahirobbilalamin, apa kabar buat semuanya? disini saya perwakilan keluarga besar Wijayanto mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya, sudah menyambut kami dengan baik mohon maaf bila mengganggu waktunya. blak blak blak dan sekian terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap ayah sandi yang sambutan panjang lebar
sedangkan Febri memperhatikan zulfa yang sedang Mengmc entah kenapa Febri mulai tertarik.
"Woi lu kenapa? apa jangan-jangan lu suka sama tuh Zulfa?" ucap Juan yang sedari tadi melihat Febri yang memperhatikan zulfa terus-terusan.
"ti...ti...tidak kok. ngapain gue suka sama tuh cewek buta malahan gue benci" ucap Febri
"hati-hati loh nanti benci jadi cinta" goda Juan
"eh apa tadi cewek buta? ya walaupun dia buta, mempunyai keterbatasan fisik tapi dia tuh tidak patah semangat selalu sabar. keterbatasan bukanlah hambatan "ucapnya lagi
deg! Febri pun terdiam karena ucapan Juan itu memang benar dan Febri pun merasa bersalah sudah menghina Zulfa.
"ya Tuhan maafkan aku"batin Febri merasa bersalah.
dan acara terus berlanjut, sampai akhirnya sampai ke puncak acara yaitu menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
semua anak-anak yang ada di aula berdiri membuat lingkaran. dan menyanyikan lagu happy birthday
happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday, happy birthday happy, birthday to you.
dan salah satu murid menyanyikan lagu Jamrud selamat ulang tahun
Hari ini, hari yang kau tunggu
Bertambah satu tahun, usiamu,
Bahagialah slalu
Yang kuberi, bukan jam dan cincin
Bukan seikat bunga, atau puisi,
Juga kalung hati
Maaf, bukannya pelit,
Atau nggak mau bermodal dikit
Yang ingin aku, beri padamu
Do'a s'tulus hati ...
Semoga Tuhan, melindungi kamu
Serta tercapai semua angan dan cita citamu
__ADS_1
Mudah mudahan diberi umur panjang
Sehat selama lamanya.
happy anniversary ibu ayah Wijayanto
ucap mereka bersamaan. dan ibu Wijayanto menangis terharu ucapan dari anak-anak disabilitas.
"oke sekarang ibu dan ayah tiup lilinnya ya kita nyanyi bareng-bareng ya anak-anak"ucap Zulfa.
tiup lilinnya tiup lilinnya tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga sekarang juga.
dan ibu ayah Wijayanto meniup lilin bersamaan.
potong kuenya, potong kuenya, potong kuenya sekarang juga, sekarang juga sekarang juga.
menyanyi bersama. dan memotong kue akan di berikan kepada ibu ayah sambil suap-suapan, dan mereka pun bertepuk tangan.
prok prok prok
happy anniversary yang ke 30
ucap mereka bersamaan. mereka pun duduk kembali karena akan memulai acara selanjutnya yaitu penampilan anak-anak. ada yang puisi, hafalan Alquran, stand up comedy, dan bernyanyi.
sampai pada akhirnya yang ditunggu-tunggu yaitu keluarga besar Wijayanto yang harus ke depan untuk tampil kedepan.
"untuk memeriahkan acara anniversary keluarga besar Wijayanto mungkin ada yang mau tampil ke depan ? dari perwakilan keluarga besar Wijayanto yang mau tampil ke depan silakan"ucap Zulfa
setelah penampilan dari keluarga besar Wijayanto, tibalah Zulfa yang harus bernyanyi karena permintaan anak-anak.
"ibu nyanyi dong"ucap salah satu murid
"iya ibu nyanyi"teriakan lagi
"Baiklah sesuai permintaan anak-anakku, ibu akan bernyanyi. mungkin salah satu kalian ada yang mau bernyanyi duet bareng. mungkin dari keluarga besar Wijayanto mau duet bersama saya silakan ke depan"ucap zulfa
Entah angin apa, dan dorongan dari mana Febri pun dengan percaya diri maju ke depan untuk bernyanyi bersama Zulfa.
"Jo lihat Febri, dia akan bernyanyi bersama Zulfa apa jangan-jangan dia akan membuka hati untuk wanita lain atau untuk Zulfa, apa Febri mulai tertarik sama Zulfa"ucap Jerry yang heran karena Febri maju ke depan. Juan pun hanya mengangkat pundak karena dia juga sama berpikiran dengan Jerry.
"oke buat semuanya assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh selamat siang"ucap Febri
"dan happy anniversary untuk ibu dan ayah semoga panjang umur sehat selalu dan hanya mautlah yang memisahkan.amin di sini saya akan menyanyikan salah satu lagu, yaitu kemesraan selamat mendengarkan" ucapnya lagi.
prok prok prok prok
mereka pun bertepuk tangan, dan bersorak.
lagu kemesraan
Suatu hari
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang ombak dilautan yang kian menepi
Burung camar terbang
Bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita
__ADS_1
Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta
Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu
Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Inginku kenang selalu
Hatiku damai
Jiwaku tentram di samping mu
Hatiku damai
Jiwa ku tentram
Bersamamu
Zulfa dan Febri menyanyikan lagu kemesraan dan menghayatinya, dan menatap satu sama lain dan menatap dalam. Meraka menyanyi dengan mesra. sampai yang ada di aula dibuat baper.
"Wah lihat loli, kak zulfa dan kak Febri mesra sekali romantisnya" celetuk Lola loli pun hanya mengangguk, apa yang diucapkan Lola memang benar.
prok prok prok
cie cie romantis sekali cuit-cuit
ucap Jerry dan Juan menggoda Febri dan Zulfa.
Febri dan Zulfa hanya tersenyum malu-malu kucing, pipi zulfa sudah memerah karena menahan malu.
"uuuhhhhh menggemaskan sekali" batin Febri yang melihat rona karena menahan malu.
setelah acara bernyanyi, acara pun selesai dan ditutup dengan doa, setelah berdoa pembagian snack dan amplop memberikan rezeki sedikit buat anak-anak yang ada di SLB Garuda.
Setelah acara selesai makan bersama pun tiba. anak-anakpun beristirahat ke asramanya. tinggallah keluarga besar Wijayanto, serta guru-gurunya, akan makan bersama
yang beralaskan karpet di lantai.
**bersambung..........
mohon maaf bila ada kata-kata yang salah atau apalah soalnya author baru belajar, jangan di hujat ya. negur boleh 🙏
**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE
Sosial media
ih: nengempa17
__ADS_1
FB: neng Empa****