
Satu minggu kemudian febri pun masih mencari cewek 1 Minggu yang lalu, yang tak lain adalah Zulfa.
pagi harinya seperti biasa Febri bangun dan bersiap-siap untuk kekantor, setelah bersiap-siap Febri turun sarapan bersama kedua orang tua nya dan adik-adiknya
Febri menyapa semuanya yang ada di ruang makan.
"Selamat pagi ibu ayah dan adek-adek yang bawel" ucap Febri dengan senyum.
"Pagi" ucap mereka bersamaan.
Setelah sarapan Febri hendak pergi kekantor, namun ayahnya menghentikan Febri yang hendak pergi kekantor.
"Febri" sahut ayah yang memanggil Febri di ruang keluarga, febri pun menoleh dan ikut bergabung bersama ayah ibu dan adik-adiknya.
"Iya ayah ada apa" ucap Febri.
"Febri hari ini apakah ada hal penting di kantor" ucap ayah Febri yang bertanya.
" Mmmm kayanya ngga ada yang terlalu penting ayah, emangnya kenapa yah " ucap Febri yang penasaran.
"Ayah ingin mengajak kamu ke sekolahan disabilitas netra di slb-a Garuda, dan ayah mengajak ibu beserta adik-adikmu ke sana ingin merayakan hari pernikahan ibu dan ayah di sana. "ucap ayah yang mengajak Febri berkunjung ke sekolah.
"Ouh baiklah ayah nanti Febri menyusul ke sana, sekarang Febri mau kekantor untuk menyelesaikan pekerjaan" ucap Febri menyalimi kedua orang tuanya dan bergegas pergi.
Di kantor Febri
Jery dan Juan kebetulan sedang di ruangan Febri, sedang membahas pekerjaan yang tidak terlalu penting setelah itu Febri mengajak kedua sahabatnya ke yayasan.
"Jer, Jo kalian ikut gue ke yayasan sebelum itu kita mampir ke mal, untuk memberikan hadiah pernikahan ibu dan ayah" ucap Febri yang mengajak kedua sahabatnya ke yayasan.
__ADS_1
"Siap bos laksanakan" ucap mereka berdua, dan langsung pergi meninggalkan kantor.
Zulfa sedang di aula untuk mempersiapkan semuanya, Karan bapak kepala sekolah selalu mempercayakan kepada Zulfa meskipun dia mempunyai keterbatasan tapi bapak kepala sekolah selalu mempercayakannya.
Akirnya keluarga Febri datang membawa bingkisan dan makanan lainnya, untuk dibagikan kepada anak-anak disabilitas.
"Assalamualaikum" ucap mereka bersamaan.
"Waalaikumsalam" ucap Zulfa yang menyambut keluarga besar Febri.
"Kakak aku kangen sama kakak" ucap Lola dan loli yang histeris kegirangan bertemu dengan Zulfa.
"Eh kalian apa kabar? kakak juga kangen sama kalian" ucap Zulfa yang langsung memeluk mereka berdua.
"Alhamdulillah baik kakak" ucap loli.
"Ya udah yuk kita masuk, om tenteu silahkan masuk." Ucap Zulfa yang mempersilakan keluarga Febri masuk.dan keluarganya pun masuk kedalam aula.
"Kita tunggu dulu sebentar ya nak, tenteu nungguin Febri yang belum datang" ucap mamahnya Febri, Zulfa pun mengangguk dan bergegas kembali.
Zulfa dan keluarga Febri sudah dekat semenjak Zulfa kuliah karena keluarga Febri sering datang ke yayasan dan cuman Febri yang belum sempat ke yayasan.
Dan akhirnya Febri sudah sampai di yayasan, bersama kedua sahabatnya dan langsung ke aula yang sudah di tunggu keluarganya, sebelum masuk Febri dan kedua sahabatnya di sambut Lola loli dan zulfa.
"Assalamualaikum" ucap Febri dan beserta dua sahabatnya
"Waalaikumsalam" ucap mereka bertiga menyambut dengan senyum.
"Kakak kemana aja lama sekali kita menunggu kakak sebal" ucap loli merengek kepada kakaknya itu.
__ADS_1
"Tadi kakak ke mall dulu beli hadiah buat ibu dan ayah" ucap Febri yang menjelaskan kepada loli, fan loli pun mengangguk tanda sudah paham.
"silahkan masuk acara sebentar lagi akan di mulai" ucap Zulfa tersenyum ramah dan masuk duluan.
"eh bukannya itu cewek yang di cari tuan muda, mumpung ada kesempatan nanti aku tanya namanya" batin Jery di dalam hati memperhatikan zulfa.
" woy lu ngapain ngelamun? apa jangan-jangan lu suka sama tuh cewek itu" ucap Juan yang Melihat Jery yang memperhatikan zulfa sedari tadi Jery pun tersadar dari lamunannya.
"ah kaga gue inget cewek tuh yang pernah di tabrak tuan muda" ucap jery yang mengingat Zulfa 1 Minggu yang lalu.
"ouh itu, gue dah kenal sama dia bahkan punya nomernya" ucap Juan yang memang kenal Zulfa pas kuliah.
"yang bener lu kok bisa ?" ucap jery dan Febri karena Juan kenal sama Zulfa.
"iya dia itu kuliah tempat sama di tempat gue cuman gue seniornya" ucap Juan.
tiba-tiba loli datang menghentikan obrolannya.
"kak kenapa masih di sini sih? kapan acaranya dimulai kalau kalian disini mulu, dan ngobrol terus?" ucap loli
Mereka pun masuk ke aula yang sudah di siapkan, karena acara akan di mulai. yang di pandu acaranya oleh Zulfa, yang di cari-cari oleh tuan kuda Febri.
bersambung..........
mohon maaf bila ada kata-kata yang salah atau apalah soalnya author baru belajar, jangan di hujat ya. negur boleh 🙏
**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE
Sosial media
__ADS_1
ih: nengempa17
FB: neng Empa**