menikah dengan disabilitas

menikah dengan disabilitas
29. PERTEMUAN KELUARGA


__ADS_3

HAI PARA PEMBACAKU


JANGAN LUPA BANTU LIKE COMENT DAN BERIKANLAH HADIAH BUNGA JUGA NGGA APA-APA, ITU AKAN MEMBUAT AKU SEMANGAT MENULIS 🙏🙏


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Setelah acara wisuda Zulfa selsai, keesokan harinya keluarga Febri bersiap-siap untuk pergi ke rumah Zulfa.


Keluarga Febri sedang mempersiapkan seserahan lamaran yang akan di bawa.


" Lola loli kalian lagi ngapain sih di sana " ucap ayah sandi. melihat Lola mondar-mandir ngga jelas dan loli sedang berusaha menelpon kakaknya ya itu Febri.


" Ini loh ayah k Febri blm pulang juga ini udah sore " ucap Lola sewot mundar mandir kaya setrikaan.


" Ya sudah kita tunggu aja sebenar lagi juga sampe, mungkin macet di jalan "ucap ayah sandi.


Tak lama kemudian akhirnya Febri, Juan dan Jerry sampai di rumah kediaman keluarga febri.


" Assalamualaikum " ucap mereka bertiga.


" waalaikumsalam " jawab ayah sandi, Lola loli.

__ADS_1


" Panjang umur baru saja di omongin " ucap Aya sandi sedang duduk di kursi.


" Kakak, kakak ini kemana sih dari tadi kita nungguin loh k " omel loli.


" Iya sebentar lagi mau magrib dan kakak baru sampe ya Allah Kaka ini " timpal Omelan Lola.


" Apaan sih kamu dek ngomel-ngomel tadi tuh kakak ada miring abis miting langsung pulang, dan macet. "jelas Febri.


" Ya sudah sekarang siap-siap abis Magrib kita langsung berangkat kakak sih lama kita sudah siap " omel Lola.


"Iya iya bawel kamu tuh kaya ibu " ucap Febri langsung pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap.


"Jerry Juan apa kalian mau di sini bareng kami apa mau nyusul " tanya ayah sandi.


" Bareng aja yah, soalnya takut macet di jalan " ucap Jerry, karna Jerry dan Juan di anggap anaknya jadi harus manggil ayah..


" Yah sudah kalian pergi ke kamar dan bersiap-siap sholat magrib habis itu kita langsung berangkat " ucap ayah Sandi.


Jerry dan Juan pun kekamar masing-masing, karna mereka di Fasilitasi kamar di rumah ayah sandi bila mereka pulang lembur ataupun pulang kerja dari luar kota.


Setelah sholat magrib semua anggota keluarga Febri bersiap-siap untuk berangkat ke rumah Zulfa.


☘️ DI KEDIAMAN KELUARGA GUNAWAN ☘️


" Mah ada yang neng bisa bantu ? " ucap Zulfa yang sudah sampai di ruang keluarga.


" Eh neng udah selsai kah siap-siap kamu " ucap mamah Sinta tersenyum. Zulfa hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyumlah.


" Neng bentar lagi kamu akan menikah, rasanya baru kemarin kamu masih kecil dan di urus sana umi kamu, di kampung dan sekarang kamu sudah besar cantik. " ucap mamah Sinta berkaca-kaca.


" Mah neng minta restu mamah ya " ucap Zulfa mencium punggung tangan mamah Sinta dan meminta restu.


" mamah restui sayang, dah jangan nangis jelek nanti " ucap mamah Sinta lalu Zulfa dan Sinta pun tertawa dan berpelukan.


Tak jauh dari sana papah Marwan tersenyum dan meneteskan air matanya karna sedih dulu tidak melihat perkembangan anak yang sekarang tumbuh dewasa, papah Marwan menyesal sudah menitipkan anak gadisnya pada ibu mertuanya, tapi mau bagai mana lagi ekonomisnya sedang kekurangan jadi terpaksa harus di titipkan pada orang tua Sinta.


tak mau berlama-lama dengan penyesalan papah Marwan pun menghampirinya dua bidadari yang di sayanginya yang sedang berpelukkan itu.


" Papah ngga di ajak nih "ucap papah Marwan mengejutkan mamah Sinta dan Zulfa. mereka pun menoleh lalu tersenyum dan merentangkan kedua tangannya untuk berpelukan, setelah berpelukan mereka pun ngobrol dan sudah ada Al dan Beby Zara.


Tak lama kemudian terdengar suara bel bunyi dan datanglah keluarga besar atau Sandi.

__ADS_1


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ." ucap Keluarga ayah sandi.


" waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " ucap Keluarga papah Marwan mereka pun bersalaman lalu duduk di ruang keluarga.


" Maksud kedatangan keluarga kami ingin melamar Zulfa putri anda Marwan " ucap ayah sandi mewakili Febri yang nampak gugup.


HAHAHAHA febri blm ijab qobul dah gugup ae gimana nanti pas ijab qobul ya pingsan ngga ya 🤣😂 ( Author )


" Saya serahkan pada putri saya saja, gimana neng kamu terima lamaran na Febri " tanya Papah Marwan Zulfa yang di tanya seketika gugup dan menjawab.


" INSA Allah neng siap pah "ucap Zulfa tersenyum. gugup.


" Alhamdulillah " ucap mereka bersamaan.


" jadi gimana tanggal pernikahannya " ucap papah Marwan.


" Saya serahkan pada anak-anak saja " ucap ayah sandi.


" nak Febri nak Zulfa gimana mau kalian " ucap ibu vika.


" Minggu depan aja gimana Bu " ucap febri langsung Zulfa yang mendengar langsing melongo dan kaget karna secepat itu.


" Tapi apa tidak kecepatan kan harus mempersiapkan semuanya " ucap mamah Sinta.


" Kalo itu serahin Saja pada kami yang penting mereka sah dan tidak terjadi fitnah " ucap ayah sandi


" Bagai mana nak " ucap papah Marwan kepada Zulfa.


" Neng ikut aja maunya gimana " ucap Zulfa.


dan merekapun menyetujui pernikahan akan di laksanakan Minggu depan setelah membicarakan tanggal pernikahan Febri dan Zulfa mereka pun makan bersama.


******bersambung........


**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE


Sosial media


ig: nengempa17


FB: neng Empa

__ADS_1


Chanel YouTube: neng Empa**********


__ADS_2