menikah dengan disabilitas

menikah dengan disabilitas
15. bayi siapa?


__ADS_3

Zulfa masih di taman sedang menunggu taksi online, sahabat-sahabat sudah pulang duluan. taman sudah mulai sepi mungkin karna sudah siang kali ya.


Zulfa berjalan ke arah gerbang taman, Zulfa melewati pohon besar. pas melewati Zulfa mendengar suara bayi menangis.


owekkk...owekk...owekk..!!! Zulfa awalnya mungkin ibunya lagi ngajak jalan jadi bayinya nangis. karna Zulfa mendengarkan suara bayi menangis terus dan penasaran, akhirnya Zulfa pun mendekat ke arah pohon besar.


Zulfa pun terkejut bukan main melihat bayi masih merah di buang dengan ke adaan lelanjang hanya menggunakan kain dan kardus, Zulfa pun mendekat ke arah bayi tersebut dan menggendongnya.


"ya Allah siapa yang tega membuang bayi masih memerah ini"lirih Zulfa menatap bayi yang sedang di gendong nya itu.


"aku harus bagai Mana ini"ucap Zulfa


"ya sudah aku bawa saja ke rumah, entahlah mamah sama papah akan menanyakan bagaimana mana, dan aku harus menjawab sesuai apa adanya"ucapnya lagi.


Zulfa melihat kesekeliling memang suasana sudah sepi, Zulfa pun membawa bayinya pulang ke rumah.


keluarga Gunawan


sesampainya di rumah Zulfa pun turun dari mobil taksi onlinenya, dan langsung memencet bel rumahnya, dan mamah Zulfa membuka pintu rumah. mamah Zulfa pun terkejut Zulfa membawa seorang bayi.


"assalamualaikum mah"ucap Zulfa mencium tangan mamah Zulfa.


"waalaikumsalam neng, ini bayi siapa nak" ucap mamah zulfa.


"nanti aku ceritain mah, sekarang bawa aku masuk dulu"ucap Zulfa yang sedang menggendong bayi yang di bawa tadi.


mamah Sinta dan Zulfa pun masuk ke ruang keluarga, sesampainya di ruang keluarga. ada papah dan Aldi yang sedang mengobrol Karena sekarang weekend mereka pun menoleh ke arah Zulfa yang sedang menggendong bayi yang di bawanya itu. papah dan Aldi terkejut dan minta penjelasannya.

__ADS_1


"neng kenapa kamu bawa bayi"tanya papah Zulfa.


"iya, apa jangan-jangan lu nyuri bayi ya" tanya Aldi.


Zulfa pun menceritakan apa yang terjadi dengan detail. semua pun hanya diem. lalu papah Zulfa mengeluarkan suara.


"ya sudah nanti aldi akan mencari tau semuanya tentang asal usul bayi itu"ucap papah Zulfa.


"baiklah pah aku tlp anak buahku dulu"ucap aldi. Aldi pun menelpon dan menyuruh cari tau semua ini, setelah tlp hanya nunggu beberapa jam saja Aldi sudah menemukan informasi akurat.


"terus harus gimana donk?"tanya Zulfa.


"sebenarnya aku pengen merawat Malaika kecil ini mah pah "ucapnya lagi dan menatap dalam bayi yang sedang tertidur pulas di digendongnya itu.


"papah pun sama"ucap papah tersenyum.


akhirnya keluarga Gunawan memutuskan untuk mengadopsi bayi tersebut, dan mamah Sinta antusias menyiapkan berkas-berkas untuk mendaftar ke kartu keluarga.


Zulfa pun membawa bayinya kekamarnya, sesampainya di kamar zulfa pun duduk masih menggendong bayi mungilnya


"mah dia tidak memakai apapun, Hanya memakai kain pasti dia kedinginan"ucap Zulfa


"mamah masih menyimpan baju-baju kamu pas masih kecil nak"jawab mamah Sinta


"loh mamah masih merawatnya?"tanya Zulfa, mamah sinta menganggukkan kepala lalu pergi ke kamarnya untuk mengambil baju Zulfa yang masih kecil.


Zulfa pun meletakan bayinya di kasur Zulfa, dan mengelapnya dengan air hangat, mamah sinta pun datang membawa baju bayi dan setalah itu memakaikannya. lalu Zulfa memberikan batas di sisi kanan dan kiri supaya aman.

__ADS_1


Zulfa pun teringat akan Rapat, Zulfa mengambil headphonenya lalu menelpon baapk kepala sekolah. bapak kepala sekolah membatalkan rapat nya karna harus pergi ke dinas.


di ruang keluarga


Zulfa duduk bersama mamah Sinta yang sedang menggendong bayinya itu.


"Al gimana udah dapet informasinya"ucap Papah Zulfa


"sudah pah, orang tuanya meninggal di bunuh oleh saudaranya sendiri, lalu anak ini di buang di taman yang tadi Zulfa temukan, tapi untung bayinya tidak kenapa-kenapa"ucap aldi yang menjelaskan informasi dari anak buahnya itu.


"ya sudah kita rawat aja kasian malaikat kecil ini"ucap papah Zulfa yang mengelus kepalaku dengan kasih sayang.


"terus namanya siapa pah" tanya Zulfa.


"kita kasih nama zara Gunawan, bagai mana"ucap papah Zulfa, mereka pun setuju.


bersambung........


**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE


Sosial media


ig: nengempa17


FB: neng Empa


Chanel YouTube: neng Empa****

__ADS_1


__ADS_2