menikah dengan disabilitas

menikah dengan disabilitas
02 bertemu ( review )


__ADS_3

Sore pun tiba.


Febri dan sekertaris jery sedang di taman anggrek bersama klien. sedang miting urusan kerja sama.


Febri sedang menjelaskan kerja samanya, dan Jery mencatat apa yang mereka ucapkan, supaya tidak kelupaan.


" Jadi bagai mana pak? " ucap Febri dengan wajah dingin kaya es balok 😂


" Baiklah kalau begitu saya sepakat tuan " ucap klien tersenyum dan berjabat tangan, setelah miring selsai klien pamit. dari taman anggrek.


Febri pun melihat jam di tangannya sudah menunjukan jam 16:00 WIB.


"Jer ayo kita balik ke kantor, masih ada yang harus di tandatangani kan?" Jery pun hanya mengangguk


Di tengah jalan Febri tidak sengaja menabrak seorang wanita yang tak lain adalah Zulfa. sangking sibuk dengan hp dan tak sengaja menabraknya.


BRUUUUKKKK......


Zulfa pun terjatuh kebelakang untungnya di tahan oleh jery, karna sedari tadi Jery di samping bosnya itu.


" Mbak nggak apa-apa kan? " ucap jery yang menahan Zulfa hampir jatuh.


" Iya tidak apa-apa " jawab Zulfa dengan ramah .


" Udah lah lu ngga udah pura-pura, lu kan duluan yang nabrak gue " ucap Febri dengan wajah datarnya.


" Heeeh siapa yang main hp coba pak! kan bapak duluan yang nabrak saya " ucap Zulfa karena tak terima dan sedikit kesal di tuduh menabrak.


Febri Pun melengos pergi mungkin karena gengsi kali ya hahahaha.


" Maaf ya mbak tuan emang begitu, sekali lagi saya minta maaf ya " ucap jery yang hanya di mengangguk oleh Zulfa Jery pun pamit


" Heeeeh dasar es batu siapa yang yang salah, siapa yang minta maaf. ngga bisa kali ya dia ngucapin maaf." batinku menggerutu kesal.


Zulfa pun melanjutkan perjalannya mencari sahabatnya.


" Assalamualaikum " ucap Zulfa dan langsung duduk.


" Waalaikumsalam " ucap bersamaan.

__ADS_1


" Eh pa kamu kemana aja baru nongol, kita udah menunggu dari tadi tau. " Ucap dara.


" Aduh maaf ya tadi aku nggak sengaja ketabrak, dan terjatuh oleh lelaki menyebalkan itu " ucap Zulfa yang mulai kesal kerena mengingat kembali.


" Cih dasar lelaki itu udah nabrak sahabat gue, kalo gue ketemu sama tuh orang awas aja gue tonjok tuh orang " ucap Dira yang kesal.karna sahabatnya di tabrak.


" Udah udah ngga ada untungnya juga kita marah-marah, dan sekarang ayo kita kerjakan tugas kalian aku bantu " ucap Zulfa


Setelah mengerjakan tugas kampus, Zulfa dan sahabat-sahabatnya berpisah dan kembali pulang kerumah masing-masing.


Malam harinya pun tiba Febri pulang kerumah dan langsung beristirahat karna lelah seharian bekerja.


ke esokan harinya febri seperti biasa berangkat kerja, dan di kantor Febri Pun tidak konsen bekerja karena mengingat kejadian kemarin sore. di taman anggrek.


Febri pun mendesah pelan


" ahhhh....." sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


"Jer kenapa gue ke kepikiran sama tuh cewek ya " ucapnya Tampa menoleh ke arah Jery.


" Cewek? yang mana tuan? " ucap jery yang kebingungan.


Jery pun mengingat kembali di cewek yang di maksud Febri.


" hus tuan jangan ngomong seperti itu. " ucap jery yang memperingatkan karena secara tidak langsung menghina Zulfa.


" Oh yang itu emangnya kenapa tuan? apa tuan suka sama mbaknya yang kemarin cie " ucapnya lagi dan menggodanya.


Febri Pun menatap tajam ke arah Jery


" Sembarangan kalo kau ngomong, apa kau mau aku potong gaji 50% hah? " ucap Febri dengan wajah serius.


" Eh eh eh jangan tuan kan bercanda " ucap jery cengengesan.


" jadi tuan maunya bagai mana? apa perlu saya cari tau tentang mbaknya yang kemarin? "ucapnya lagi.


" Ah iya bener juga jer, Lo cari tau tentang tuh di buta penasaran gue " ucap Febri Tampa sadar menghinanya lagi.


" Huuuuu tuan kan saya sudah bilang jangan berkata seperti itu, tapi aku blm dapat namanya gimana aku mencarinya Tuan aku bingung." ucap jery

__ADS_1


" Ah iya benar juga kau blm dapat namanya, gimana kita akan mencarinya " dengan wajah kecewanya.


" Nanti saya akan pikirkan lagi tuan, berikan saya waktu untuk menemaninya " ucap jery.


" Ya sudahlah, kalo begitu kembali ke tempat


kerjamu " ucap Febri.


" Baik tuan, saya permisi " ucap jery dan membungkuk hormat, dan berjalan keluar ruangan untuk mengerjakan pekerjaannya.


di tepat lain


Zulfa sedang mengajar magang di SLB Garuda, Zulfa sedang mengajar di kelas SMP. mengambil jurusan bahasa Indonesia. Zulfa mengajar di kelas 1 SMP.


" Ok anak-anak kita akan belajar tentang teks laporan ya, jangan lupa Siapkan buku dan rigletnya anak-anak " ucap Zulfa yang sedang mempersiapkan pelajarannya.


" Baik Bu Zulfa " ucap mereka serempak,


Zulfa pun memulai mengajar dengan serius.


Dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 14:00 WIB karena bahasa Indonesia kelas 1 SMP paling traktir, sesudah jam istirahat ke dua.


Zulfa pun memulai mengakhiri pelajaran bahasa Indonesia kelas 1 SMP.


" Oke, anak-anak cukup sampai di sini dulu ya, pelajaran nya Minggu depan kita lanjut lagi penjelasannya. dan langsung berdoa " ucap Zulfa yang sedang membereskan buku-bukunya.


Anak-anak kelas 1 SMP pun membereskan bukunya, dan bersiap untuk pulang. dan langsung berdoa setelah berdoa anak-anak bersalam dengan ibu guru, tak lain adalah zulfa.


setelah bersalaman Zulfa pun langsung bergegas pamit pulang.


bersambung..........


**TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA JANGAN LUPA LIkE


Sosial media


IG: nengempa17


FB: neng Empa**

__ADS_1


__ADS_2