
"RRAAAWWWRRR!!!"
Sekali lagi auman yang sangat keras dan menggema keluar dari goa, seluruh penjuru wilayah pasti mendengarnya.
Di kerajaan, semua bangsawan berada di kamar mereka, telinga mereka tidak tuli bahkan pendengaran mereka sangat tajam hingga dapat mendengarkan sesuatu yang bahkan itu semut berbicara, mulut mereka pun tidak bisu, namun mereka tetap menutup mata dan seolah buta, mereka acuh dan tidak bertanggung jawab, padahal mereka lah yang memprovokasi Lucas hingga Lucas menjadi Predator yang murka.
Berkali-kali auman terdengar dan tidak ada satupun dari keluarga kerajaan yang menawarkan bantuan untuk menghadapi Lucas sang Predator.
Di sebuah ruangan terasingkan di dalam kerajaan yang tak pernah ada Vampire yang tahu, ada Vampire yang tidak pernah mengikuti ritual dan acara-acara kerajaan, saat itu, ia berdiri menggunakan pakaian bangsawan yang gagah.
Pria itu memegangi gelas besi khas kerajaan, dan meminumnya sedikit demi sedikit. Itu adalah darah kental yang menyegarkan.
"Kaisar Raja melakukan tindakan bodoh." Kata nya memandangi jendela besar yang memiliki tirai besar nan tebal.
"Tuan Alaric Nopel. Apakah anda akhirnya akan menunjukkan diri?"
"Masih belum saatnya aku keluar dari penjara ini, Petrus."
"Tapi anda juga anak dari Raja Abadon."
"Lucas belum tahu jika dia sebenarnya memiliki saudara kembar, ini semua karena kondisi tubuhku, jika saja dulu aku lebih kuat dan tidak memiliki penyakit kulit yang mengerikan serta berbau busuk, mereka tidak akan malu memiliki aku. Ayah dan Ibu yang bahkan tidak pantas ku panggil begitu, aku sangat membenci mereka, terlebih lagi saudara kembarku, Lucas."
"Tapi sekarang anda juga memiliki kekuatan seperti Pangeran Lucas."
"Aku penasaran siapa yang akan menang Petrus, ketika kami sama-sama berubah menjadi monster itu dan saling menyerang. Apakah aku atau adikku?" Kata Alaric.
"Tapi, tidakkah anda berencana untuk memberitahu Kaisar atau Ibu Ratu?" Kata Petrus lagi.
"Tidak... Akan ada waktunya sendiri, dan pada saat itu mau tidak mau mereka akan menjadikanku sebagai Raja berikutnya, saat aku menjadi Raja, tentu saja Lucas harus mati, dia harus merasakan apa yang aku rasakan selama ini. Di sembunyikan, di kurung, dan perlakukan seperti Vampire yang menjijikkan, lalu angan dan jiwa ku selalu gatal, ingin sekali mencabik-cabik orang tua ku, Petrus." Kata Alaric.
Di wilayah lain yang jauh dati Kerajaan dan di dalam Goa yang gelap serta dingin, di penuhi tulang belulang kering yang telah di sesap sum-sumnya hingga mengering. Tubuh Callista terbujur telanjangg, lemas dan pucat.
Predator itu memandangi Callista dengan mata bulat hitam yang bergerak-gerak. Callista telah tak sadarkan diri. Kemudian jemari yang besar penuh dengan kuku-kuku panjang yang runcing itu pun menyentuh pipi Callista.
Predator itu menggoyangkan pipi Callista, namun kepala Callista tak bergerak dan kembali lemas ke tempat semula.
Tiba-tiba air mengalir jatuh dari mata besar milik Predator, mata hitam itu berangsur berubah menjadi merah, dan kemudian berubah lagi menjadi mata yang berwarna perak.
__ADS_1
Perlahan tubuhnya yang besar pun juga mengecil dan berubah.
Meski Lucas berubah menjadi Predator dan kembali lagi pada dirinya yang asli, dia tetap mengingat setiap rentetan kejadian, Lucas ingat apa yang telah ia lakukan pada Callista, bahkan Lucas mengingat bagaimana rakus dan ganasnya ia menggigit tubuh ramping dan kulit mulus milik Callista, Lucas juga tak pernah melupakan bagaimana Callista meminta untuk di puaskan.
Yang paling membuat Lucas marah pada dirinya adalah, ketika ia terngiang-ngiang suara lembut dan kalimat Callista ketika dia bilang bahwa ia mencintainya.
"Tidak... Callista... Istriku... Tidak... Apa yang telah ku lakukan padamu... Seharusnya kau tidak menyerahkan dirimu Callista istriku..." Kata Lucas bersedih.
Akhirnya Lucas mendapatkan kembali kewarasannya. Bagaimana bisa sampai seperti ini? Dia telah bersumpah pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah membiarkan siapa pun menggigit istrinya, bahkan dirinya sendiri. Lucas bersumpah akan menjadi benteng tebal yang tinggi untuk melindungi Callista.
Namun, matanya kini di hadap kan pada kenyataan dimana rasa haus dan rasa binatangnya jauh lebih besar daripada sumpahnya sendiri.
Lucas terduduk tak berdaya dengan kedua lututnya melihat Callista masih tak membuka mata, semua bekas gigitan itu membuat Lucas semakin terpukul, begitu banyak gigitan yang ada di tubuh Callista.
Lucas telah berjanji dan bersumpah bahwa ia dan para pengikutnya tidak akan pernah menggigit Manusia, tapi sumpah dan janjinya terbakar oleh sifat binatangnya.
Lucas tahu, bahwa setelah ia menggigit Callista maka akan ada perubahan pada Callista.
Pertama adalah aroma darah manusia yang digigit akan mulai menjadi lebih kuat. Biasanya, aroma manusia, selama mereka tidak terluka, sangat samar sampai-sampai kebanyakan vampir tidak bisa mencium aroma mereka jika mereka tidak mengendusnya dari jarak yang cukup dekat. Maka hanya dengan memakai mantel yang tebal dan menutupi mereka dengan tudung itu sudah membuat manusia terlindungi.
Tapi begitu manusia digigit, aroma darah mereka akan menjadi jelas dan sangat menggoda, sangat mengundang rasa haus dan lapar.
Seina dan juga Tifani pun ikut karena ia mencemaskan Putri Callista. Meski tubuhnya gemetaran karena takut namun mereka harus menyelamatkan Putri Callista apapun yang terjadi.
Saat Elliot dan juga Zelom membawa obat-obatan serta banyak darah dan bersiap dengan para Ksatria yang akan menyerang, apalagi Lazarus sudah mengeluarkan kekuatannya untuk memimpin.
Seseorang keluar dari goa dengan hanya memakai lilitan kain yang entah di ambil dari mana.
Tapi mereka semua tidak pernah lupa, sosok tubuh yang kekar dan tampan itu.
Pria itu, dia hanya memakai lilitan kain di pinggangnya, dan menggendong seseorang yang terbungkus dengan kain pula.
Lazarus menelan ludahnya.
"Ambilkan jubah untuk Pangeran Lucas!!!" Teriak Lazarus.
"Medis lakukan yang terbaik!!!" Teriak Lazarus lagi.
__ADS_1
Semua orang sibuk dengan tugas mereka, Seina dan Tifani pun mengikuti Lazarus serta Ksatria lain yang mendekati Pangeran Lucas.
Lucas telah kembali menjadi dirinya sendiri, dia berubah kembali menjadi sosok Lucas yang tampan dan kuat.
"Meski lemah, namun detak nadi istriku masih ada, cepat selamatkan dia." Kata Lucas dengan wajah cemas.
Perasaan Lucas campur aduk, antara marah pada dirinya, mengutuk dirinya, jijik pada dirinya sendiri, sedih, khawatir, dan juga bahkan ia menangis. Tidak ada yang tahu bahwa di dalam goa Lucas telah mengeluarkan air mata yang banyak ketika bahkan ia masih menjadi predator.
Hal yang di luar nalar, seharusnya saat dirinya berubah menjadi Predator ia tidak bisa mengenali siapapun, namun, melihat Callista, Predator itu memangis dan meraung.
Sebuah tandu di bawa oleh para Ksatria lain, dan Lucas meletakkan tubuh istrinya yang terbungkus kain besar di atas tandu.
Lucas menerima jubah dari Felom dan memakainya.
"Aku sudah katakan pada kalian, bahwa keselamatan Putri Callista adalah prioritas utama kalian. Jika Callista tidak selamat, kalian tidak akan pernah tahu hukuman mengerikan apa yang akan ku berikan pada kalian semua." Kata Lucas geram dan marah.
Semua Ksatria menunduk menyesal.
"Istriku kehabisan darah, aku berharap dia selamat, namun jika dia selamat aku tidak tahu apakah dia akan berubah atau tetap menjadi manusia, karena ada sesuatu yang janggal ketika aku menghisapnya, tapi jika seandainya dia tidak selamat, aku akan mengubahnya menjadi Vampire, tentunya tidak akan menjadi Vampire Slave, aku akan mengubahnya menjadi Vampire Salvation." Kata Lucas.
Semua orang mengerti, bagaimana Lucas akhirnya jatuh cinta pada istrinya. Lucas yang dingin dan tak pernah jatuh cinta akhirnya dalam bentuk Predator pun ia selalu melihat pada Callista.
Zelom dan Elliot memeriksa Callista, mereka membuka sebagian kain hanya sebatas tangan dan sedikit di bagian paha, dan langsung menancapkan jarum, beberapa kantong darah pun di alirkan secara bersamaan, ada di beberapa titik, jarum-jarum langsung di masukkan agar selang kecil mengalirkan darah dari kantong nya.
Semua itu berlangsung secara bersamaan. Ada di lengan kanan dan kiri, bagian tangan kanan dan kiri, dan juga paha kanan dan kiri. Para Vampire memiliki teknik penyembuhan dan penyelamatan sendiri.
"Biarkan para pelayan pribadi Callista yang memeriksa, aku tidak akan ijinkan siapapun melihat tubuh istriku, jika perlu carikan dokter Vampire wanita yang paling hebat." Perintah Lucas.
"Ada satu Tuan Lucas, jika anda menginginkan Tuan Putri segera sembuh bisa di lakukan dengan sihir." Kata Felom.
Lucas terkejut mendengar Felom mengatakan tentang Sihir.
"Kita pulang dan bicarakan itu di kerajaan." Perintah Lucas.
"Baik Tuan." Kata para Ksatria serentak.
Kemudian mereka semua pulang kembali ke Kerajaan dengan membawa pulang Putri Callista, terbang.
__ADS_1
Bersambung