
Dewi merasakan lelah disaat ia pulang kerumah dan telah menjual habis seluruh donatnya. Dewi bergegas mengembalikan uang milik tetangganya dan ia membeli beras di toko dekat kontrakannya.
" Ibu, beras yang ini berapa? saya mau 3 kilo ya bu" Ucap dewi sambil memegang uang hasil penjualan kue donatnya. Dewi sangat gembira, akhirnya ia dapat menikmati makanan hari ini walaupun hanya beras saja, tetapi setidaknya ia dapat makan sesuap nasi.
__ADS_1
" Wah.. Ternyata lagi hamil ya nak, semoga anaknya sehat ya dan lahirannya normal serta lancar tanpa ada halangan apapun". Ujar ibu penjaga toko tersebut. Dewi tersenyum dan berterima kasih atas ucapan ibu itu.
" Nak kok berasnya saja, tidak beli lauknya nak?" Tanya ibu penjaga toko kepada dewi. Dewi hanya menundukkan kepalnya dan menjawab " Uang saya hanya itu bu, saya hanya dapat membeli beras saja, tetapi tidak papa bu disyukuri saja". Ibu penjaga toko sangat sedih melihat kondisi dewi, ia memberikan dewi beberapa mie instan beserta lauk pauk yang dibutuhkan dewi.
__ADS_1
" Terimakasih banyak ibu hiks..hiks..hiks.. Ibu sangat baik kepada saya, semoga kebaikan ibu di balas seribu kali lipat oleh yang kuasa". Ucap dewi sambil menangis di pelukan ibu itu. Dewi teringat dengan mamanya, ia sangat rindu dengan mamanya, tetapi apalah daya dewi, dewi saat ini sedang berada di posisi tersulit dan ia harus memikirkan keberlangsungan hidupnya saat ini. Sesampainya dirumah, dewi bergegas memasak dan mempersiapkan makanan untuk dirinya dan suaminya itu, tak lama setelah memasak ahmad pulang berjalan kaki. Dewi yang terkejut melihat ahmad pulang tanpa membawa mobil lantas bertanya kepada ahmad, " Mobil kita kemana? Kamu jual ya untuk main judi ?". Ucap seorang dewi yang sangat lelah dengan sikap suaminya.
" Kalo memang iya kenapa? , lagian itu kan mobil ku bukan milik mu, udah sana siapin makan aku ni sangat lapar jadi istri gak becus!". Dewi hanya terdiam dan menangis ia yang lelah mencari nafkah untuk membeli makanan hanya bisa bersabar dan terus bersabar atas sikap suaminya terhadap dirinya. Ahmad yang sedang makan menemukan beberapa padi yang terdapat di dalam nasi yang di masak oleh dewi. Sontak ahmad marah dan ia menyiram nasi di dalam piringnya menggunakan air putih, lalu ia membuangnya. " Gimana si kamu ini, di dalam beras bisa ada padi, kamu gak becus banget masak, mata kamu tidak bisa melihat ya, kalo ada padi di dalamnya! ". Dewi menangis dan ia sangat sedih nasi yang ia beli dari hasil jerih payahnya berjualan kue donat di buang begitu saja oleh suaminya. " Aku udah beli beras dari hasil jerih payah aku, kamu tega banget membuang nasi itu dan tidak menghargai perjuangan aku untuk membelinya ". Dewi benar benar tidak menyangka dan hatinya sangat terluka sehingga ia menangis. Dewi yang sangat lapar akhirnya memakan nasi beserta lauk yang di berikan oleh ibu penjaga toko. Dewi makan dengan keadaanya yang menangis dan menahan amarahnya. Dewi tidak kuat menghadapi hidup suaminya serta keadaan ekonomi yang sangat susah, apalagi dewi dalam keadaan yang hamil besar dan ia akan segera melahirkan anak ahmad.
__ADS_1