
Tidak terasa dewi yang malang mulai terbiasa hidup dengan penuh caci makian dari keluarga ahmad dan suaminya itu. Setiap pagi dewi selalu mencuci baju dan menyiapkan sarapan untuk keluarga besar ahmad. Kehidupan dewi berubah bagaikan mimpi buruk, semenjak menikah dewi diperlakukan layaknya seperti pembantu yang tidak dihargai keberadaanya. Pagi itu saat dewi sedang memasak sarapan untuk keluarga besar ahmad Kratakkk..... Cetarrrr..... Sebuah piring jatuh dari genggaman tangan dewi, sontak ibu dewi terkejut dan memarahi dewi dengan ucapan kasar. " Eh dewi kamu itu bagaimana si, gak becus masak doang kan kalo udah pecah gini gimana?, siapa yang mau ganti? emangnya kamu bisa gantiin piring mahal ini? ". Tubuh dewi terlihat sangat pucat dan lemas akhirnya dewi jatuh pingsan dan tak sadarkan diri setelah kejadian itu. Orang tua ahmad yang ketakutan bergegas membawa dewi ke dalam kamar dan memanggilkan dokter untuk anak mantunya itu.
__ADS_1
" Jadi gimana dok, keadaan anak mantu saya" Ucap ibu dewi dengan aktingnya agar terlihat menjadi seorang ibu mertua yang baik.
__ADS_1
Betapa terkejut keluarga ahmad mendengar perkataan dokter tersebut, ternyata dewi selama ini mengandung keturunan ahmad. Orang tua ahmad memberikan berita itu kepada ahmad yang sedang menjalankan tugas kerja di luar kota, dan ahmad menjelaskan bahwa pada malam itu ia tidak sadar melakukan hubungan suami istri dengan dewi. " Ah kamu ni gimana si ahmad, kan ibu udah bilang pernikahan ini kita jadikan momen untuk balas dendam sama keluarganya dewi, kita siksa anaknya kok kamu malah menghamili dia sih, kalo udh gini gimana dong?, gamungkin kamu bisa ceraikan dewi karna dia juga mengandung keturunan kita " ujar mama dewi lewat telefon. Ternyata selama ini orang tua ahmad memiliki dendam dan iri dengki terhadap keluarga dewi yang kaya raya. Rupanya ayah ahmad memiliki dendam ketika menjalin bisnis dengan temannya yaitu ayah dewi. Ayah dewi mendapatkan keuntungan laba yang lebih besar dibandingkan dengan ayah ahmad pada saat berbisnis, orang tua ahmad yang iri dan dengki tidak terima akan hal itu tetapi ayah ahmad menyimpan dendam yang sangat besar dan ingin menjatuhkan keluarga dewi secara perlahan. Hal itu dilakukannya agar tidak ada yang dapat menyaingi mereka dan mereka dapat menjadi satu satunya keluarga terkaya di daerahnya itu. Ayah dewi yang mendengar bahwa anaknya mengandung sangat ingin mengetahui keadaan anaknya, ayah dewi mendatangi rumah keluarga ahmad dan menjenguk dewi. Sementara itu ibu ahmad telah mengancam dewi dengan perkataanya " Pokonya awas aja kalo kamu kasih tau apapun yang terjadi sama kamu selama kamu disini, pokonya kamu dan anak kamu akan hidup lebih sengsara kalo sampe kamu kasih tau keluarga kamu inget itu !". Dewi hanya bisa menganggukkan kepalanya dan menuruti perkataan ibu mertuanya itu. Ayah dewi yang berkunjung ke rumah anak menantunya itu membawakan dewi makanan kesukaannya, " nak ini ayah sama mama bawakan makanan kesukaan kamu, di makan ya" ucap ayah dewi. " Waduh waduh ahh.. gausa repot repot pak bawain makanan itu, dewi disini sering kita beliin makanan kesukaannya bahkan dia udah keseringan makan makanan itu selama disini hehehehe.. ya kan nak dewi? Ucap ibu mertua dewi. Dewi pun meng iyakan perkataan itu dan berkata " iya yah dewi disini makan makanan yang dewi suka apalagi semenjak dewi ditinggal ahmad kerja di luar kota ibu mertua dewi sangat baik dalam hal mengurus dewi". ucap dewi kepada keluarganya itu.
__ADS_1