
Orang tua dewi yang mendengar perkataan anaknya itu merasa bahagia bahwa selama ini anaknya di rawat dengan sangat baik oleh keluarga ahmad. " Nak ayah pulang dulu ya karena toko kita lagi ramai sekali dengan pembeli, ayah harus ngawasin para karyawan kita, kamu baik baik ya nak" Ucap ayah dewi sambil mencium kening putrinya itu. Ayah dewi pun meninggalkan anaknya dan pulang dengan perasaan tenang. Jauh di dalam lubuk hati dewi, ia merasa bersalah dan berdosa karena telah membohongi orang tuanya, tetapi dewi tidak ingin orang tua kesayangannya itu tau bahwa selama ini ia hidup sengsara dan disiksa oleh keluarga ahmad. Saat keluarga dewi telah pulang meninggalkan rumah ahmad, tiba tiba ayah ahmad merasakan sakit di bagian jantungnya dan mendadak kejang kejang hingga tidak sadarkan diri. Keluarga besar ahmad sangat panik dan bergegas membawanya ke rumah sakit untuk mengetahui keadaan ayah ahmad. Dewi yang kebingungan hanya bisa menunggu kabar di rumah dan menanti berita keadaan ayah mertuanya itu.
__ADS_1
" Walaupun dia jahat kepadaku tetapi ia tetap ayah mertuaku " Gumam dewi di dalam hati. Saat dewi memakan makanan yang diberikan orang tuanya ia menangis dan mengingat apa yang di ajarkan orang tuanya selama ini ternyata sangat berguna bagi dirinya. Dewi dapat memasak dan mengurus rumah berkat mamanya yang selalu mengajarkan hal hal mandiri kepada dewi. Ayahnya juga menanamkan hal hal baik kepada dewi, agar dewi dapat menjadi seseorang yang pantang menyerah dan sangat mandiri. Tanpa disadari dewi tertidur setelah memakan makanannya itu, dewi terbangun ketika mendengar suara tangisan yang sangat kencang, dewi terkejut dan langsung terbangun dari tidurnya karena ia mendengar suara tangisan tersebut." Hiks...hiks..hiks... Ayah kamu ahmad udah gaada udah ga di dunia ini lagi... ahmad... pulang nak pulang dari luar kota tinggalkan dulu kerjaan itu nak ayahmu sudah meninggal dunia " Ucap ibu mertua dewi sambil ia menangis melalui telefon. Ahmad yang terkejut memutuskan pulang ke rumah dan dewi sangat sedih ketika mendengar bahwa ayah mertuanya itu meninggal dunia. Proses pemakaman ayahanda ahmad dilakukan dengan penuh penghormatan, mengingat ayah ahmad adalah seorang kepala desa yang kaya raya dan memiliki banyak harta. Ayah dewi yang hadir dalam prosesi pemakaman itu belum mengetahui bahwa selama ini ayah ahmad memiliki dendam kepada dirinya dan ingin menghancurkan keluarganya dengan cara menyiksa putri kesayangannya itu.
__ADS_1
" Dewi kamu yang sabar ya nak, nanti kamu sering temani ibu mertuamu agar ibu mertuamu itu tidak sedih " Ucap ayah dewi kepada dewi.
__ADS_1
Ahmad yang sangat terkejut ayahnya telah tiada menangis dengan sangat haru menghadapi kenyataan bahwa orang tuanya telah meninggal dunia. Sejak kejadian itu harta ahmad perlahan berkurang sedikit demi sedikit, ahmad yang arogan dan egois tidak ingin melanjutkan pekerjaannya lagi dan memilih untuk bermain judi serta menghambur hamburkan uangnya untuk membeli minuman keras, selain itu ahmad juga menjadi pria yang senang bermain dengan wanita wanita nakal. Dewi yang sedang hamil memikirkan nasib anaknya dan kehamilannya. Disaat ia sedang berfikir tak sengaja ia melihat ibu mertuanya membawa laki laki lain masuk ke dalam rumah dan ibu mertuanya itu berada di dalam kamar dengan laki laki yang di bawanya. Dewi yang terkejut melihat kejadian itu berkata di dalam hati " Ayah mertuaku yang meninggal belum menginjak 40 hari setelah kematiannya, tetapi ibu mertuaku dengan tega melakukan hal itu dengan laki laki lain ". Dewi benar benar tidak menyangka bahwa ia akan menyaksikan hal itu di dalam keluarga suaminya
__ADS_1