Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin
Episode 23


__ADS_3

Setelah selesai bertelfon dengan Novia, Cyintia langsung menghubungi taksi untuk segera datang di depan Coctail Bar & Night Club.


Setelah taksi itu sampai Cyintia berjalan sambil membantu Djody yang tak mau lepas darinya menuju taksi. Cyintia memutuskan untuk pergi ke Hotel Wijaya Crop's tempat dia dulu di tolong oleh Djody.


" Mba kita kemana? " tanya sang supir setelah Cyintia masuk bersama Djody ke dalam mobil


" Ke arah Hotel Wijaya Corp's ya pak " ucap sopan Cyintia sambil membenarkan letak Djody yang terlalu memeluk erat tubuhnya


" Oke Mba " ucap sang supir sambil menjalankan mobil menuju Hotel Wijaya Corp' s


Sampai di hotel Cyintia memberikan uang kepada sopir tersebut dan segera masuk ke dalam hotel. Sampai di lobi karena Cyintia lupa di lantai berapa dia dahulu kesini yang Cyintia jelas ingat bahwa dia ada di kamar VVIP, akhirnya Cyintia pun memutuskan untuk bertanya kepada pihak repsesionis mengenai dikamar berapa dan lantai berapa Djody tinggal.


" Permisi .. " sapa Cyintia sambil membantu Djody berjalan setengah sadar.


" Iya kenapa mba ada yang bisa kami bantu? " tanya sang repsesionis


" Ini mba saya ingin tanya tentang kamar VVIP seseorang yang bernama Djody " ucap Cyintia


" Maaf mba untuk informasi seseorang tinggal dikamar berapa kami tidak bisa memberikan informasinya, sebaiknya mba menghubungi orang yang bersangkutan " ucap sopan repsesionis tersebut.


" Mba tapi orang yang pumya kamar itu di samping saya dia sedang dalam kondisi tidak baik, tidak bisakah mba memberitahunya? " ucap Cyintia kembali sambil mengela nafas binggung dia harus bawa Djody kemana lagi


" Maaf mba kami tidak bisa membantu karena yang namanya Djody itu ada banyak bukan hanya 1 pengunjung saja " ucap Repsesionis tersebut


" Baik Mba terimakasih " ucap Cyintia hendak berbalik dan menuju keluar sambil memikirkan harus membwa kemana lelaki tersebut.


Tiba tiba Djody seperti sadar berdiri tegak dan melihat Silvia di hadapannya, Djody pun mencium Cyintia di depan khalayak umum. Sehingga membuat orang orang yang di Lobi tersebut melihat ke arah Djody dan Cyintia.


Cyintia mencoba mendorong paksa Djody untuk emelpaskan Ciuman tersebut, setelah lepas Djody kembali menjatuhkan tubunya ke Cyintia.


" Haaa... ternyata dia hanya mengingau dan mengira aku Silvia " ucap Cyintia dalam hati sambil membantu Djody untuk berjalan perlahan keluar dari hotel tersebut.

__ADS_1


" Mba maaf .. " ucap Repsesionis tersebut sambil membawa kunci kamar dan memanggil Cyintia yang hendak keluar hotel .


" Iya mba ada apa.?" ucap Cyintia


" Mba saya tau ruangan pak Djody dimana, silahkan ikutin saya Mba, maaf soal yang tadi " ucap sang repsesionis tersubyt sambil membungkuk kan kepala kepada Cyintia


" Ha.. ba.. baik baik Mba gak masalah " ucap Cyintia sambil menyuruh repsesionis tersebut untuk berdiri tegak


" Baik Mba terimakasih " ucap sang repsesionis tersebut dan segera memanggil satpam untuk membantu Cyintia membawa Djody ke kamarnya.


" Silahkan ikutin saya Mba " ucap sopan sang resepsionis tersebut


" Kamar Pak Djody ada di lantai paling atas Mba di kamar 3006 " ucap sang repsesionis


" Ha.. Iya Mba, terimakasih " ucap Cyintia, Cyintia hanya heran kenapa repsesionis tadi tiba tiba bertindak sangat sopan dan memberitahukan kamar lelaki tersebut kepadanya.


" Ah entahlah tidak usah dipikirkan " Ucap Cyintia dalam hati


" Iya terimakasih banyak Mba " ucap Cyintia sopan dan membawa Djody masuk ke kamarnya dan segera membaringkan tubuhnya.


Saat hendak Cyintia ingin beranjak bangun setelah membaringkan tubuh Djody, tiba tiba Djody memeluk Cyintia erat dan tidak membiarkan Cyintia pergi.


Cyintia mencoba untuk melepaskan pelukan tersebut dengan menjauhkan tubuhnya, mendorong tubuh Djody dan mencoba membangun kan Djody yang masib bau alkohol dengan tubuh yang basah tetapi tidak bisa karena Djody memeluknya sangat erat sekali. Akhirnya Cyintia menyerah dan terlelap bersama di dalam pelukan Djody.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


-----‐-----------------------------------------------------------


Nb : yups yups kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..


Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...


yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..


Tenangg.. tenang para readers ...


Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...


Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..


Hay hayyy para readerrss..


Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...


Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...


Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...


Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..


Terimakasihhh para readers tersayanggg....

__ADS_1


Luv luvv luvv 💕💕


__ADS_2