
" Diamlah " ucap Djody dan langsung membantu memijat pelan kaki Cyintia yang terkilir
Setelah Djody memijat kaki Cyintia, kaki Cyintiapun sudah menjadi lebih baik walaupun masih agak sakit. Cyintia pun mencoba untuk turun dari tempat tidur
" Apa yang kau lakukan?? " tanya Djody yang melihat Cyintia turun dari kasur
" Aku ingin mandi, aku sudah lebih baik " balas nya
" Apa kau bisa?? " tanya Djody kembali
" Bisa.. " ucap Cyintia, Djody pun ke posisi semula duduk di sofa sambil memainkan ponselnya
" Aw.. " ucap kecil Cyintia tetapi masih bisa terdengar oleh Djody
" Djody.. " panggil Cyintia
" Hmm.. " jawab Djody
" Hmm apa kau bisa membantuku ?? " tanya Cyintia kembali
" Hmm " balas Djody
" Aku benar benar sudah lelah, aku ingin membersihkan badanku " ucapnya kembali
" Tolong bantu aku ke kamar mandi " ujar Cyintia
Djody pun segera meletakan ponselnya untuk menghampiri Cyintia dan memapahnya menuju kamar mandi.
" Djodyy " panggil Cyintia kembali yang melihat Djody hendak berlalu
" Hm " ucapnya sambil melihat ke arah Cyintia
" Apakah kau bisa membantuku kembali untuk membuka gaun ini, aku benar benar sungguh lelah dan ingin segera berendam " ucapnya kepada Djody
Djody pun segera menghampiri Cyibtia kembali untuk membuka gaunnya
" Kau jangan melihat " sela Cyintia
" Apa kau bisa diam! " balas Djody
" Hm tapi.. " ucap Cyintia
" Bagaimana aku bisa membuka gaunmu bila aku tidak melihatnya, bagaimapun aku suami mu aku sudah berhak untuk melihatnya " ucap tegas Djody yang memang sudah kesal dengan tingkah laku Cyintia
Setelah Djody membantuvmembuka gaun Cyintia pun Djody segera berlalu meninggalan Cyintia. Cyintia oun melanjutkan aktivitasnya untuk berendam menyegarkan tubuhnya yang emmang sudah benar benar lelah dengan pesta tadi.
" Astaga .. " ucap Djody setelah keluar dari kamar mandi sambil menelan salivanya
Djody pun segera berlalu ke dapur untuk mengambil minum dikarenakan dia yang merasa panas dan haus tiba tiba
" Glek glek glek.. " Djody menghambiskan segaligus botol minuman yang berada di kulkasnya.
__ADS_1
Setelah itu Djody memutuskan untuk mandi di kamar mandi tamu agar menyegarkan pikirannya dikarenakan saat ini kamar mandi dikamarnya sedang dipakai Cyintia.
----
Keesokan harinya Djody dan Cyintia membereskan baju bajunya dikarenakan mereka memutuskan untuk tinggal di rumah yang memang sudah di siapkan oleh Djody.
" Abis itu kita akan sarapan di bawah bersama keluarga " ucap Djody kepada Cyintia yang sedang membereskan barang barangnya
" Baiklah " ucap Cyintia sambil menghela nafas
" Apakah aku akan bahagia?? Cita cita ku dahulu memang ingin menikahi seorang pangeran yang tampan tapi tidak dingin dan membosankan huh " batin Cyintia setelah melihat Djody yang berlalu dari hadapannya
" Ayolah cepat " ujar Djody menarik tangan Cyintia untuk segera turun ke lift menghamoiri keluarga mereka yang emmang sudah menunggu
" Iya tunggu sebentar " balas Cyintia yang berjalan memang agak sedikit tertatih
Setelah sampai mereka pun sudah ditunggu oleh keluarga besar mereka yang memang sudah hadir untuk breakfast
" Pengantin baru yaa, wajar telat bangun hahaha " ujar Bunda Nandike
" Apa sih Bunda " ucap Djody yang mengerti maksud perkataan Bundanya
" Kamu kenapa Sayang?? " tanya Mamah Celine yang memang melihat Cyintia berjalan agak tertatih
" Oh itu Mah, tadi malam.. " ucap Cyintia.
" Oh gak usah kamu jelaskan, Djody lain kali kamu hati hati " sela Bunda Nandike tersenyum sambil merangkul Cyintia dan membantunya duduk
" Bisa saja kau Tom, hahaha wajar mungkin sudah kebelet hahaha " ucap Louis diiringi oleh tawa semua orang yang mendengar percakapan mereka berdua
" Permisi.. " ucap seseorang yang mengalihkan semua pandang mata yang berada di satu meja tersebut
" Tuan Jordan?? " ucap Ayah Tomi yang langsung memberikan berdiri dan penghormatan
" Tidak perlu sungkan aku hanya menyapa saja, dan tak usah memanggilku tuan panggil saja Jordan " ucap Jordan
" Baik Tuu.. Jordan " ucap Ayah Tomi yang memang belum terbiasa, karena siapa yang melakukan oenghornatan sopan bilamana ada seorang pengusaha perhiasan no 1 di dunia
" Apakah aku menganggu kalian semua? " tanya Jordan kepada seluruh keluarga yang memang langsung menghentikan aktivitas makan dan obrolannya semenjak kedatangan Jordan
" Ha.. Tidak Tu.. Jordan " ucap Ayah Tomi sambil menggelengkan kepala
" Duduklah Tuan Jordan, bergabunglah breakfast dengan keluarga kami " ucap sopan Daddy Louis
" Baiklah terimakasih dan cukup panggil saya Jordan saja seperti Tomi " ucap Jordan tersenyum ramah dan segera duduk di bangku kosong yang tersedia disebelah Tomi
" Apakah Tuan menginap disini semalam ? " tanya Tomi yang memang masih canggung untuk hanya memanggilnya nama saja
" Iya kemarin setelah acara dari putrimu aku memilih untuk menginap di hotel ini " ucap Jordan
" Dy kau ambilkan lah sarapan buat istrimu, kasian istrimu ssedang terluka " ujar Bunda Nandike menyuruh Djody untuk mengambilkan sarapan untuk istrinya
__ADS_1
" Baik Bunda " ucap Djody
" Apakah kau terluka ? " tanya Jordan yang mendengar percakapan antara Bunda Nandike dengan Djody
" Ha tidak Tuan hanya terkilir saja " ucap Cyintia
" Apa kau ingin ku panggilankan dokter?? " ucap Jordan yang memang menghawatirkan keadaan Cyintia
" Ti.. dak Tuan ini sudah mendingan kok hehehe Binda saja yang terlalu khwatir Tuan tadi " ucap Cyintia tersenyum sambil memamerkan gigi putihnya.
" Hmm baiklah " ucap Jordan
Louis yang melihat hal itupun heran, kenapa bisa seorang Ryan Jordan menghwatirkan Cyintia dan kemarin sampai detik ini pun aku merasa seperti Ryan Jordan bukan type seorang yang sangat ramah dan ingin menyapa sesama rekannya apalagi bisa satu meja seperti ini " Hmmm, pasti ada yang aneh dan Jordan pasti memiliki tujuan, Aku harus mencari tahu untuk keselamatan putriku dan calon besanku " batin Louis yang memang merasa heran dan menerka nerka
.
.
.
.
.
.
--‐-----------------------------------------------------------
Nb : yups yups yey kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..
Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...
yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..
Tenangg.. tenang para readers ...
Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...
Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..
Hay hayyy para readerrss..
Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...
Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...
Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...
Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..
Terimakasihhh para readers tersayang
__ADS_1
luvv luvv luvvv 💕💕💕💕